<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>thinkrooms &#187; web</title>
	<atom:link href="http://www.thinkrooms.com/tag/web/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.thinkrooms.com</link>
	<description>Web Developer, Web Designer, Internet Solution, Network  and System Integration</description>
	<lastBuildDate>Sun, 08 Nov 2009 04:43:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Metodologi Pengembangan Aplikasi Web</title>
		<link>http://www.thinkrooms.com/2009/06/09/metodologi-pengembangan-aplikasi-web/</link>
		<comments>http://www.thinkrooms.com/2009/06/09/metodologi-pengembangan-aplikasi-web/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2009 08:08:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tyohan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Article]]></category>
		<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[Recommended]]></category>
		<category><![CDATA[Web Developer]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[IT Solution]]></category>
		<category><![CDATA[project management]]></category>
		<category><![CDATA[web]]></category>
		<category><![CDATA[web app]]></category>
		<category><![CDATA[web develop]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.thinkrooms.com/?p=143</guid>
		<description><![CDATA[Metodologi adalah cara-cara yang digunakan oleh seseorang secara rutin dalam menyelesaikan suatu pekerjaan. Itu menurut pemahaman saya. Kata metodologi banyak digunakan dalam manajemen proyek. Karena kesuksesan proyek juga ditentukan oleh pemilihan metodologi yang akan digunakan dalam proyek itu. Demikian juga dalam proyek pengembangan aplikasi website kita memerlukan metodologi yang tepat agar dapat menghasilkan aplikasi web [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Metodologi adalah cara-cara yang digunakan oleh seseorang secara rutin dalam menyelesaikan suatu pekerjaan. Itu menurut pemahaman saya. Kata metodologi banyak digunakan dalam manajemen proyek. Karena kesuksesan proyek juga ditentukan oleh pemilihan metodologi yang akan digunakan dalam proyek itu. Demikian juga dalam proyek pengembangan aplikasi website kita memerlukan metodologi yang tepat agar dapat menghasilkan aplikasi web sesuai yang diinginkan.</p>
<p>Dalam dunia software engineering, metodologi paling klasik terdiri dari 5 fase yaitu:</p>
<ol>
<li>Fase requirement atau penelusuran kebutuhan, pada fase ini kita mencari tau sebenarnya apa sih yang dibutuhkan, tujuan dari suatu proyek pengembangan aplikasi, dan seperti apa hasil yang diinginkan.</li>
<li>Fase analisa, pada tahapan ini berdasarkan hasil penelusuran kebutuhan maka kita akan memutuskan seperti apa aplikasi yang ingin dibuat, feature apa saja yang diperlukan, masalah yang kemungkinan kita hadapi, apa saja yang kita perlukan dalam proses pengembangan, dsb.</li>
<li>Fase perancangan, pada tahapan ini kita akan membuat rencana atau rancangan mengenai aplikasi yang akan dibuat berdasarkan hasil analisa sebelumnya. Misalnya berdasarkan hasil analisa kita akan membuat aplikasi dengan beberapa feature, nah kita perlu merancang table database yang kira-kira diperlukan untuk feature tersebut. Selain itu sesuai dengan hasil analisa kita membuat tampilan dari aplikasi. Struktur aplikasi yang dibutuhkan kayak bagaimana, fungsi apa saja yang akan dibuat, dsb.</li>
<li>Fase pengembangan, tahapan implementasi hasil dari analisa dan perancangan. Pada tahap ini kita akan menulis kode program sesuai yang telah direncanakan sebelumnya pada fase perancangan. Pada tahapan ini juga dilakukan pengujian terhadap suatu fungsi apakah telah berjalan sesuai yang diinginkan.</li>
<li>Fase installasi, setelah memastikan bahwa semua fungsi telah berjalan baik dan telah memenuhi kriteria yang diinginkan pada fase requirement maka aplikasi akan si setup pada server atau komputer yang akan digunakan untuk menjalankan aplikasi ini.</li>
</ol>
<p>Fase diatas adalah fase standar yang bersifat dinamis. Tidak selamanya tiap fase yang dilewati akan ditinggalkan. Terkadang kita perlu kembali ke fase sebelumnya untuk memperbaiki kekurangan yang ada. Beberapa fase juga ada yang digabungkan agar lebih sederhana atau dipisahkan agar lebih detail.</p>
<p>Itu tadi metodologi klasik dalam proyek pengembangan aplikasi. Bagaimana dengan proyek pengembangan aplikasi web. Pada dasarnya karena sama-sama mengembangkan aplikasi maka metodologi diatas juga dapat digunakan. Namun terkadang kita memerlukan metodologi khusus yang bagi kita lebih nyaman. Saya sendiri memiliki metode tersendiri dalam proses pengembangan aplikasi web. Namun sebenarnya mengadopsi metodologi diatas namun dengan beberapa perubahan atau hanya perubahan kata-kata agar cocok dengan cara saya.</p>
<p>Berikut adalah metodologi pengembangan web yang biasa saya gunakan:</p>
<ol>
<li>Fase requirement, sama dengan metodologi diatas. Pada fase ini saya mencoba mencari tahu beberapa pertanyaan berikut:
<ul>
<li>apa yang dibutuhkan?</li>
<li>apa tujuan dari aplikasi ini?</li>
<li>apa yang ingin dicapai?</li>
<li>apakah ada referensi atau contoh?</li>
<li>siapa sasaran penggunaan aplikasi ini?</li>
</ul>
<p>Setelah memperoleh jawaban dari pertanyaan itu maka saya baru memulai fase berikutnya.</li>
<li>Fase penentuan feature dan fungsi, pada tahapan ini berdasarkan hasil penelusuran kebutuhan dari aplikasi maka saya menentukan feature dan fungsi apa saja yang akan dibuat untuk memenuhi kebutuhan yang ada. Feature dibagi menjadi feature utama atau bagian besar terlebih dahulu baru kemudian didefenisikan menjadi bagian yang lebih kecil. Misalnya pada aplikasi CMS salah satu feature utama adalah blog, kemudian feature blog didefenisikan seperti feature tagging, category, comment, dsb. Pada tahapan ini yang perlu diperhatikan adalah apakah daftar feature dan fungsi yang dibuat telah memenuhi kebutuhan yang diinginkan.</li>
<li>Fase pengumpulan data, konten, gambar, dan file lain yang dibutuhkan dalam pengembangan aplikasi. Berdasarkan daftar feature dan fungsi yang akan dikembangkan maka saya akan mengumpulkan data-data dan file yang diperlukan untuk feature dan fungsi tersebut.</li>
<li>Fase analisa dan perancangan, pada tahapan ini saya mencoba menganalisa data yang telah dikumpulkan pada tahapan sebelumnya dan menuangkan hasil analisa kedalam sebuah rancangan. Misalnya berdasarkan feature yang ada maka saya merancang tabel database yang dibutuhkan oleh tiap feature. Berdasarkan konten dan data  yang ada saya juga melakukan perancangan tampilan aplikasi. Selain itu saya juga menyusun struktur aplikasi seperti menu, sitemap, dsb.</li>
<li>Fase coding, pada tahapan ini saya memulai menulis kode program. Biasanya dimulai dengan mengubah template dari file image Firework ke html. Setelah itu membuat kerangka aplikasi seperti struktur folder dan file dan memulai pengembangan fungsi untuk tiap feature.</li>
<li>Fase setup and testing, pada tahapan ini saya melakukan setup di server dimana aplikasi web nanti akan akan dijalankan. Tentu setelah melakukan testing di komputer lokal terlebih dahulu dan memastikan bahwa semua fungsi berjalan baik. Pada server juga akan dilakukan testing untuk memastikan aplikasi dapat berjalan baik pada server tersebut. Pada tahapan ini juga akan dilakukan beta test dimana beberapa orang akan mencoba menggunakan aplikasi dan memberikan komentar atau feedback terkait dengan fungsi aplikasi.</li>
<li>Fase launching, pada fase ini setelah dipastikan aplikasi berjalan baik pada server maka saya akan melakukan sosialisasi baik di dunia nyata atau maya. Beberapa diantaranya adalah melakukan posting di forum, aplikasi social network seperti facebook, membuat posting di blog, dan sosialisasi lainnya.</li>
</ol>
<p>Itulah metodologi yang saya gunakan dalam pengembangan aplikasi web. Seperti sebelumnya tiap fase tidak bersifat mengikat tapi sebisa mungkin mengikuti alur yang ada. Sebenarnya metodologi diatas juga saya adaptasi dari salah satu metode <a title="Agile Software Development" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Agile_software_development" target="_blank">Agile Development</a> yaitu <a title="Feature Driven Development" href="http://www.featuredrivendevelopment.com/" target="_blank">Feature Driven Development(FDD)</a>. FDD merupakan metode pengembangan aplikasi yang mengfokuskan pada feature atau fungsi yang ingin dikembangkan.</p>
<p>Pada dasarnya metodologi dikembangkan untuk membuat hasil suatu pekerjaan menjadi lebih baik. Namun tentu metodologi yang anda gunakan harus sesuai dengan diri anda sendiri. Gunakan metodologi yang paling nyaman menurut anda dan lihat apakah hasil yang dicapai lebih baik. Bila tidak pertimbangkan metodologi lain namun tetap cocok dengan anda.</p>
<h3>Referensi:</h3>
<ul>
<li><a href="http://www.martinbauer.com/articles/fdd_web_development" target="_blank">http://www.martinbauer.com/articles/fdd_web_development</a></li>
<li><a href="http://www.sitepoint.com/article/successful-development/" target="_blank">http://www.sitepoint.com/article/successful-development/</a></li>
<li><a href="http://www.greynium.com/services/web-development-methodology.html" target="_blank">http://www.greynium.com/services/web-development-methodology.html</a></li>
</ul>
<img src="http://www.thinkrooms.com/?ak_action=api_record_view&id=143&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.thinkrooms.com/2009/06/09/metodologi-pengembangan-aplikasi-web/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Internet Explorer 6 PNG Fix Terbaik</title>
		<link>http://www.thinkrooms.com/2009/04/07/internet-explorer-6-png-fix-terbaik/</link>
		<comments>http://www.thinkrooms.com/2009/04/07/internet-explorer-6-png-fix-terbaik/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Apr 2009 07:23:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tyohan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Web Design]]></category>
		<category><![CDATA[CSS]]></category>
		<category><![CDATA[web]]></category>
		<category><![CDATA[Web Developer]]></category>
		<category><![CDATA[website]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.thinkrooms.com/?p=137</guid>
		<description><![CDATA[Saya menemukan PNG fix untuk internet explorer 6 yang bukan berita baru lagi kalau internet explorer 6 merupakan mimpi buruk untuk web designer manapun. Tidak mendukung tranparansi PNG pada IE 6 dan dukungan terbatas pada IE 7 membuat web designer kudu extra hati-hati dalam membuat design web agar bisa ditampilkan di seluruh browser dengan baik. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya menemukan PNG fix untuk internet explorer 6 yang bukan berita baru lagi kalau internet explorer 6 merupakan mimpi buruk untuk web designer manapun. Tidak mendukung tranparansi PNG pada IE 6 dan dukungan terbatas pada IE 7 membuat web designer kudu extra hati-hati dalam membuat design web agar bisa ditampilkan di seluruh browser dengan baik.</p>
<p>Setelah mencoba berbagai hack yang ada makan saya menjatuhkan pilihan pada script yang saya dapat di <a title="DD Belated PNG fix for Internet explorer" href="http://www.dillerdesign.com/experiment/DD_belatedPNG" target="_blank">http://www.dillerdesign.com/experiment/DD_belatedPNG</a>. Kelebihan yang tidak dimiliki oleh beberapa script PNG hack lainnya adalah transparansi pada background yang berulang. Beberapa script lainnya yang memiliki fungsi yang sama kebanyakan tidak dapat memperbaiki masalah transparansi pada background yang berulang. Tapi script ini melakukannya dengan sempurna.</p>
<p>Cara penggunaannya juga cukup mudah. Cukup meng-include script javascript di halaman yang ingin kita perbaiki dan memanggil fungsi yang akan memperbaiki background dan image pada elemen DOM yang kita inginkan. Kodenya bisa seperti ini</p>
<pre>&lt;!--[if IE 6]&gt;
&lt;script src="DD_belatedPNG.js"&gt;&lt;/script&gt;
&lt;script&gt;
DD_belatedPNG.fix('.png_bg');
&lt;/script&gt;
&lt;![endif]--&gt;</pre>
<p>Kode diatas hanya akan dieksekusi bila browser terdeteksi sebagai Internet Explorer 6. Kita dapat memasukkan parameter pada fungsi fix sama dengan format CSS selector seperti contoh diatas yang akan melakukan perbaikan pada elemen denga CSS class .png_bg.</p>
<p>Saya kira solusi untuk masalah transparansi PNG di Internet Explorer bukan masalah lagi untuk para web designer untuk menciptakan web yang terlihat sama disemua browser. Selamat mencoba.</p>
<img src="http://www.thinkrooms.com/?ak_action=api_record_view&id=137&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.thinkrooms.com/2009/04/07/internet-explorer-6-png-fix-terbaik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Website Referensi, Bacaan, dan Tutorial Untuk Web Developer dan Web Designer</title>
		<link>http://www.thinkrooms.com/2008/12/06/website-referensi-bacaan-dan-tutorial-untuk-web-developer-dan-web-designer/</link>
		<comments>http://www.thinkrooms.com/2008/12/06/website-referensi-bacaan-dan-tutorial-untuk-web-developer-dan-web-designer/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Dec 2008 08:54:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tyohan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Web Developer]]></category>
		<category><![CDATA[referensi]]></category>
		<category><![CDATA[web]]></category>
		<category><![CDATA[web 2.0]]></category>
		<category><![CDATA[Web Reference]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.thinkrooms.com/?p=115</guid>
		<description><![CDATA[Setiap pagi saya memulai hari saya dengan segelas kopi dan Google Reader. Google Reader ini adalah aplikasi untuk aggregator RSS dari website yang telah kita pilih sebelumnya. Website dan blog yang saya aggregate untuk dibaca sehari-hari kebanyakan berisi informasi seputar teknologi dan web. Selain untuk mengikuti perkembangan dunia teknologi dan web, bacaan ini juga menjadi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setiap pagi saya memulai hari saya dengan segelas kopi dan <a href="http://www.google.com/reader" target="_blank">Google Reader</a>. Google Reader ini adalah aplikasi untuk aggregator RSS dari website yang telah kita pilih sebelumnya. Website dan blog yang saya aggregate untuk dibaca sehari-hari kebanyakan berisi informasi seputar teknologi dan web. Selain untuk mengikuti perkembangan dunia teknologi dan web, bacaan ini juga menjadi sumber update skill mengenai web development. Melalui blog dan website yang saya baca saya dapat mempelajari beragam teknik pengembangan web dan trend pengembangan yang sedang naik daun.</p>
<p>Berikut adalah beberapa website yang saya aggregate di Google Reader saya yang dapat anda jadikan referensi, bacaan, dan tutorial untuk mengembangkan skill web development anda:</p>
<ol>
<li><a href="http://www.smashingmagazine.com/" target="_blank">Smashing Magazine</a>, salah satu blog favorit saya karena selalu mengumpulkan link-link menarik dan terbaik yang berisi referensi, teknik, dan beragam informasi lainnya yang sangat berguna untuk web development. Salah satu yang banyak dicari adalah theme gratis WordPress, Icon gratis, referensi design web yang menarik, font, tutorial, dan kumpulan informasi lainnya yang sangat berguna untuk mengembangkan skill anda.</li>
<li><a href="http://www.sitepoint.com" target="_blank">Sitepoint</a>, website yang banyak berisi artikel, tutorial, dan referensi buku yang sangat menarik dan berguna untuk pengembangan skill web development.</li>
<li><a href="http://www.webappers.com/" target="_blank">Webappers</a>, website yang banyak memberikan informasi yang menarik untuk para web developer dan web designer misalnya icon gratis, library baru, website menarik, dan beragam informasi seputar dunia web.</li>
<li><a href="http://nettuts.com/" target="_blank">Nettuts</a>, berisikan tutorial web design dan web development. Juga ada beberapa hasil wawancara terhadap para praktisi dunia web yang pengalamannya dapat berguna untuk para praktisi web. Selain itu Nettuts juga memberi informasi resource untuk praktisi web seperti theme, buku wajib, dan lain-lain</li>
<li><a href="http://www.webmongkey.com" target="_blank">WebMongkey</a>, membagi kontennya menjadi 3 kategori yaitu tutorial, artikel, dan kode program. Sangat berguna untuk membantu meningkatkan pengetahuan anda di dunia web development.</li>
<li><a href="http://www.readwriteweb.com/" target="_blank">ReadWriteWeb</a>, blog yang selalu memberikan update informasi mengenai dunia web. Saya biasanya melihat review aplikasi web terbaru di blog ini. Dengan demikian kita dapat mengikuti trend aplikasi web di internet.</li>
<li><a href="http://www.ajaxian.com" target="_blank">Ajaxian</a>, blog yang sangat sering diupdate seputar web programming. Bisa dibilang web ini merangkum informasi yang ada di internet.</li>
<li><a href="http://www.techcrunch.com/" target="_blank">TechCrunch</a>, blog yang memberikan informasi mengenai bisnis di internet. Di blog ini kita bisa menemukan informasi perusahaan-perusahaan yang ada di internet dan perkembangannya.</li>
<li><a href="http://mashable.com/" target="_blank">Mashable</a>, blog yang selalu memberikan update berita dan informasi dunia internet meliputi internet, aplikasi web, programming, online marketing, dan bisnis.</li>
</ol>
<p>Tentu masih banyak resource lainnya, tapi list diatas bisa menjadi langkah awal sumber informasi untuk anda para web maniak. Kalau ada yang ingin menambahkan silakan komentar disini ya. Terima kasih.</p>
<img src="http://www.thinkrooms.com/?ak_action=api_record_view&id=115&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.thinkrooms.com/2008/12/06/website-referensi-bacaan-dan-tutorial-untuk-web-developer-dan-web-designer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>12 Langkah Menjadi Seorang Web Developer</title>
		<link>http://www.thinkrooms.com/2008/06/23/12-langkah-menjadi-seorang-web-developer/</link>
		<comments>http://www.thinkrooms.com/2008/06/23/12-langkah-menjadi-seorang-web-developer/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Jun 2008 16:06:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tyohan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Recommended]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[Web Developer]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[web]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://thinkrooms.com/?p=62</guid>
		<description><![CDATA[Tentu anda sudah mengenal apa web itu. Namun mungkin ada yang belum mengerti bagaimana sih membuat web tersebut. Apa yang harus dipelajari untuk menjadi web developer, dan bagaimana untuk hidup dari profesi web developer. Saya mencoba membuat daftar langkah-langkah yang dapat anda tempuh untuk menjadi seorang web developer berdasarkan pengalaman saya sebagai web developer. Semoga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tentu anda sudah mengenal apa web itu. Namun mungkin ada yang belum mengerti bagaimana sih membuat web tersebut. Apa yang harus dipelajari untuk menjadi web developer, dan bagaimana untuk hidup dari profesi web developer. Saya mencoba membuat daftar langkah-langkah yang dapat anda tempuh untuk menjadi seorang web developer berdasarkan pengalaman saya sebagai web developer. Semoga daftar ini dapat membantu anda untuk memulai karir sebagai web developer. Tidak panjang lebar inilah langkah-langkah menjadi seorang web developer: <span id="more-62"></span></p>
<ol>
<li>
<div><strong>Belajar bahasa pemrograman web</strong>, untuk memulainya tentu anda harus menguasai bahasa pemrograman web. Dan bahasa yang dikuasai tidak cukup 1 bahasa pemrograman saja karena web dibangun diatas beberapa faktor pendukung.  Bahasa yang sebaiknya anda pelajari untuk menjadi web developer adalah:</div>
<ul>
<li>HTML, merupakan bahasa pemrograman web paling dasar dan mutlak harus dikuasai. HTML adalah bahasa untuk menciptakan tampilan web yang anda lihat di browser. HTML membangun struktur tampilan web seperti header, content, footer, menu, dan sebagainya. Namun untuk menciptakan tampilan yang lebih baik tidak cukup dengan HTML saja masih diperlukan bahasa lain untuk menciptakan tampilan yang lebih baik.</li>
<li>CSS, inilah bahasa pelengkap HTML. Tanpa CSS kita tak akan dapat menciptakan tampilan yang indah. CSS adalah bahasa yang mengatur layout dan tampilan dari web tersebut misalnya warna background, tulisan, font, ukuran, dan sebagainya. Dengan kombinasi HTML dan CSS maka kita dapat menciptakan tampilan yang baik dan indah.</li>
<li>Bahasa scripting web misalnya PHP, ASP, ColdFusion, Python, dan lainnya. Bahasa pemrograman ini adalah bahasa yang akan kita gunakan untuk membangun aplikasi web. Kalau tadi HTML dan CSS merupakan pembangun tampilan dari web tersebut maka bahasa scripting ini adalah pengontrol logika aplikasi web. Bahasa ini menghubungkan aplikasi web kita dengan database dan mengolah input output dari aplikasi kita.  Sebaiknya anda memilih salah satu bahasa untuk didalami. Saya menyarankan menggunakan PHP karena bahasa inilah yang paling banyak digunakan untuk membuat aplikasi web. Dengan sifatnya yang terbuka dan bebas biaya maka kita dengan mudah mempelajari dan membuat aplikasi web dengan mudah. Kelengkapan dokumentasi dan tutorial PHP juga sangat banyak sehingga anda tidak akan kesulitan mempelajari bahasa yang satu ini.</li>
<li>SQL, merupakan bahasa scripting database. Database adalah aplikasi pengolah data yang menyimpan data untuk digunakan bersama aplikasi web kita. Database ada bermacam-macam misalnya MySQL, SQLite, Oracle, PostgreSQL, SQL Server, dan database lainnya. Sangat disarankan untuk memilih salah satu untuk didalami. Walaupun SQL merupakan standar bahasa scripting database namun dengan mempelajari salah satu scripting database yang ada maka kita akan dimudahkan dalam menyimpan, mengelola, dan memberikan output data dengan tersedianya fungsi-fungsi yang akan membantu anda bekerja dengan database.</li>
<li>Javascript, bahasa scripting yang berjalan di browser.  Bahasa ini tidak mutlak dipelajari, namun kalau anda ingin membuat web dengan efek animasi, dan web yang lebih interaktif maka javascript akan membantu anda. Dibandingkan dengan flash untuk membuat efek tertentu, saya lebih memilih Javascript. Kenapa, karena Flash masih memerlukan installasi plugin sedangkan Javascript sudah didukung secara default oleh browser modern.</li>
</ul>
</li>
<li><strong>Pelajari teknik penyelesaian kasus-kasus pemrograman web</strong>. Misalnya bagaimana pemrograman yang berhubungan dengan tanggal, bagaimana menghubungkan web dengan aplikasi lainnya, bagaimana mengakses database, dan beragam teknik lainnya. Dengan mengetahui teknik pemrograman dan penyelesaian kasus-kasus pemrograman web maka anda dapat lebih efektif dalam pemrograman aplikasi web anda.</li>
<li><strong>Pelajari metode pengembangan web yang baik</strong>. Ada banyak metode pengembangan seperti RUP, Agile, dan USDP tapi pada dasarnya mengfokuskan pada analisa, perancangan, pengembangan, dan pengujian. Lakukan pengembangan aplikasi dengan tahapan-tahapan diatas. Lakukan analisa apa yang diperlukan oleh aplikasi ini, kemudian rancang terlebih dahulu aplikasi anda sebelum melakukan coding, lakukan pengembangan atau coding, dan uji coba terlebih dahulu sebelum dirilis atau didelivery. Anda dapat kembali ketahap sebelumnya bila diperlukan. Yang penting, tentukan sendiri metode yang paling baik seusai dengan diri anda.</li>
<li><strong>Belajar mengolah gambar</strong>. Buat apa? Karena dengan gambar maka kita dapat memberikan informasi lebih cepat dan efektif dibandingkan dengan mendeskripsikan dalam text yang panjang. Cukup pelajari Adobe Photoshop atau Adobe Firework yang merupakan software paling umum untuk keperluan gambar web. Pelajari bagaimana membuat gambar seperti icon, background, patern, dan gambar lainnya. Sebenarnya bukan merupakan keharusan karena untuk menciptakan gambar untuk tampilan web karena hal ini lebih cenderung merupakan pekerjaan web designer. Namun bila anda bs membuat gambar untuk web maka akan lebih membantu dibandingkan anda harus meminta tolong teman anda untuk keperluan gambar web anda.</li>
<li><strong>Gunakan framework</strong>, framework merupakan sekumpulan fungsi dan library yang dapat memudahkan pemrograman anda. Gunakan framework sesuai dengan bahasa pemrograman anda. Misalnya ASP menggunakan .NET Framework. Ruby dengan Rails Framework, Python dengan Django Framework, dan PHP yang lebih banyak lagi seperti Prado, Symfony, CakePHP, dan framework lainnya. Lakukan riset dan tentukan pilihan anda framework mana yang akan anda gunakan dan dalami framework tersebut. Jangan terlalu banyak berpindah-pindah framework karena anda tidak akan memperoleh manfaat maksimal karena pemahaman yang terpecah-pecah. Jadi tentukan framework pilihan anda sesuai minat, dan teknik yang anda senangi.</li>
<li><strong>Pelajari teknik-teknik mengoptimalkan aplikasi anda</strong>. Agar aplikasi anda dapat berjalan lebih cepat dan responsif maka anda harus dapat melakukan tuning atau optimalisasi. Pelajari teknik pemrograman web yang baik, pemecahan masalah programming yang efektif, tuning dan optimalisasi database, serta optimasi web server.</li>
<li><strong>Pelajari web server</strong>, akan sangat bermanfaat bila anda mempelajari web server agar anda dapat mengetahui bagaimana menjalankan aplikasi anda di web server. Atau bagaimana cara mengoptimalkan aplikasi di web server. Misalnya penggunaan module caching seperti APC, eAccelerator, dan sebagainya. Atau penggunaan file .htaccess untuk menciptakan friendly URL atau URL yang lebih enak dibaca. Dengan mempelajari web server maka anda dapat mengoptimalkan dan menambahkan feature aplikasi anda di server.</li>
<li><strong>Pelajari penggunaan control panel hosting</strong>. Karena anda akan banyak berhubungan dengan control panel bila anda menyewa hosting untuk web anda. Control panel yang banyak digunakan antara lain Cpanel, Pleks, ISPConfig, dan sebagainya. Dengan memahami penggunaan control panel maka anda dapat mengoptimalkan aplikasi anda di provider hosting anda.</li>
<li><strong>Ikuti perkembangan teknologi web terbaru</strong>. Teknologi web selalu berkembang misalnya munculnya teknologi RSS, PODCasting, dan teknologi lainnya. Pelajari bagaimana membuat dan menggunakan teknologi tersebut di aplikasi anda. Karena aplikasi yang ketinggalan jaman akan ditinggalkan penggunanya juga.</li>
<li><strong>Pelajari manajemen proyek</strong>. Suatu pengembangan aplikasi merupakan suatu proyek yang harus di atur, direncanakan, dan dilakukan dengan baik. Dengan mempelajari manajemen proyek maka anda dapat melakukan kolaborasi dengan yang lain dalam mengembangkan aplikasi.  Anda juga dapat memperoleh efektifitas dan efisiensi waktu dalam menyelesaikan suatu proyek.</li>
<li><strong>Untuk meningkatkan kemampuan anda, selalu asah kemampuan anda dengan mengerjakan aplikasi web</strong>. Entah pekerjaan, atau proyek pribadi. Karena makin banyak aplikasi yang anda buat maka kemampuan anda akan makin baik. Kembangkan ide anda dan realisasikan menjadi suatu aplikasi.</li>
<li>Yang terakhir, jangan mau selalu menjadi web developer yang hanya mengerjakan proyek orang lain. <strong>Anda harus membuat suatu aplikasi yang dapat dijadikan produk atau layanan anda sebagai wujud kemampuan anda</strong>. Produk dan layanan ini dapat anda jual sehingga anda dapat memperoleh hasil dari kemampuan anda dan menikmati hasilnya. Dibandingkan dengan mengerjakan proyek orang lain secara terus-terusan dan dibayar per-proyek tentu akan lebih baik bila anda mengerjakan 1 produk namun anda memperoleh hasil terus-terusan dengan syarat produk anda memiliki nilai jual yang baik.</li>
</ol>
<p>Itulah langkah-langkah dasar untuk menjadi seorang web developer menurut pengalaman saya. Langkah diatas tidaklah cukup, hanya langkah dasar saja. Semoga daftar diatas dapat menjadi pembimbing anda dan bahkan dapat menjadikan anda web developer yang lebih baik lagi. Anda harus terus belajar dan berlatih terus serta selalu menerima perkembangan yang ada agar kemampuan anda terus terasah.</p>
<img src="http://www.thinkrooms.com/?ak_action=api_record_view&id=62&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.thinkrooms.com/2008/06/23/12-langkah-menjadi-seorang-web-developer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Aplikasi Web Berbasis Flash/Flex dan PHP</title>
		<link>http://www.thinkrooms.com/2007/12/06/aplikasi-web-berbasis-flashflex-php/</link>
		<comments>http://www.thinkrooms.com/2007/12/06/aplikasi-web-berbasis-flashflex-php/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Dec 2007 03:03:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tyohan</dc:creator>
				<category><![CDATA[IT Solution]]></category>
		<category><![CDATA[Multimedia]]></category>
		<category><![CDATA[Web Developer]]></category>
		<category><![CDATA[amfphp]]></category>
		<category><![CDATA[aplikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Flash]]></category>
		<category><![CDATA[flex]]></category>
		<category><![CDATA[web]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://thinkrooms.com/2007/12/06/aplikasi-web-berbasis-flashflex-php/</guid>
		<description><![CDATA[Aplikasi web sedang mencapai masa kejayaannya. Banyak aplikasi yang dikembangkan berbasis web. Kenapa? Karena kelebihan aplikasi web yang sangat baik untuk aplikasi dengan model client server. Inilah beberapa kelebihan aplikasi web dibanding aplikasi desktop: Running anywhere, kita cukup menginstall aplikasi web pada satu server dan tanpa perlu menginstall apapun selama browser pada client terinstall maka [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Aplikasi web sedang mencapai masa kejayaannya. Banyak aplikasi yang dikembangkan berbasis web. Kenapa? Karena kelebihan aplikasi web yang sangat baik untuk aplikasi dengan model client server. Inilah beberapa kelebihan aplikasi web dibanding aplikasi desktop:</p>
<ol>
<li>Running anywhere, kita cukup menginstall aplikasi web pada satu server dan tanpa perlu menginstall apapun selama browser pada client terinstall maka kita langsung  dapat menjalankan aplikasi tersebut tanpa konfigurasi apapun. Secara default browser pada system operasi apapun telah tersedia sehingga kebutuhan akan browser untuk menjalankan aplikasi bukanlah suatu kendala berarti.</li>
<li>Easy to update, cukup update pada sisi server maka aplikasi pada client akan langsung menggunakan versi terupdate tanpa harus menginstall dulu pada server.</li>
<li>Requirement pada client tidak terlalu besar. Karena running aplikasi bersifat stateless dan pada sisi client hanya sebagai interface maka spesifikasi hardware pada client tidak harus cangih. Dengan Pentium II 300 &amp; 128MB memori sudah cukup untuk menjalankan browser untuk menggunakan aplikasi web.</li>
<li>Tampilan yang dapat dibuat sesuka hati. Dengan XHTML + CSS maka tampilan apapun bisa dibuat pada aplikasi. Memberikan user experience yang berbeda.</li>
</ol>
<p>Itulah beberapa kelebihan dari web. Mungkin aplikasi desktop bisa memiliki kelebihan diatas dengan menggunakan terminal server semacam citrix untuk mempublish aplikasi. Tapi dengan feature tersebut tentu memerlukan biaya yang tidak sedikit.<span id="more-45"></span></p>
<p>Flash merupakan salah satu teknologi web yang mampu menyajikan animasi dan multimedia canggih pada web. Salah satu kekurangan Flash bila digunakan pada website biasa sebagai penyedia informasi adalah tidak dapat di index oleh search engine semacam google karena bentuknya bukan berupa teks tapi berupa binary yang telah dicompile. Namun untuk aplikasi maka flash merupakan teknologi yang sangat baik. Apalagi menggunakan Flex yang merupakan teknologi Flash yang mampu memudahkan perancangan interface aplikasi dengan mudah karena berbasis komponen. Kekurangan Flash/Flex untuk aplikasi adalah ketidakmampuan berkomunikasi langsung dengan database.</p>
<p>Untuk menggunakan Flash/Flex dengan database maka harus menambahkan layer antara keduanya. Salah satunya bisa menggunakan PHP dengan framework AMFPHP. AMFPHP adalah kumpulan fungsi yang akan membantu komunikasi antara PHP dengan Flash. AMFPHP merupakan framework yang ditulis dengan PHP dimana akan digunakan untuk menerjemahkan panggilan fungsi dari Flash ke aplikasi PHP . Konsep AMFPHP adalah RPC(Remote Procedure Call) yaitu suatu konsep pemanggilan fungsi remote yang dimiliki oleh object yang berbeda. Dengan AMFPHP maka Flash dapat memanggil fungsi-fungsi pada PHP dan akan menerima hasil output panggilana fungsi-fungsi tersebut. Contohnya adalah Flash memanggil fungsi di file PHP dengan metode yang menggunakan model AMFPHP, kemudian AMFPHP akan menserialisasi panggilan tersebut dan diberikan pada file PHP. Pada file PHP panggilan akan dideserialisasi kemudian dibaca dan akan memberikan kembalian sesuai dengan apa yang diminta oleh Flash. Bila memerlukan akses ke database maka file PHP akan meminta ke database dan akan memberikan hasilnya ke flash melalui AMFPHP. Jadi AMFPHP merupakan gateway atau translator antara Flash dan PHP untuk menerjemahkan panggilan dan kembalian antara Flash dan PHP.</p>
<p>Dengan kombinasi ini maka kita dapat membuat aplikasi yang sangat powerfull. Dengan kombinasi kelebihan web ditambah dengan fitur multimedia dan  animasi maka aplikasi kita memiliki kelebihan portable, run anywhere, very nice interface, light and fast performance.Tinggal kita yang memikirkan konsep dan ide untuk aplikasi. Dengan semua kelebihan tersebut seharusnya kita bisa membuat aplikasi unik dan fungsional.</p>
<h3>Referensi:</h3>
<ul>
<li><a href="http://www.amfphp.org">http://www.amfphp.org/</a></li>
<li><a href="http://www.adobe.com/go/flex">http://www.adobe.com/go/flex</a></li>
<li><a href="http://www.adobe.com/go/flex">http://www.adobe.com/go/flash</a></li>
</ul>
<img src="http://www.thinkrooms.com/?ak_action=api_record_view&id=45&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.thinkrooms.com/2007/12/06/aplikasi-web-berbasis-flashflex-php/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic page generated in 0.386 seconds. -->
<!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2010-07-31 04:51:34 -->
