<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>thinkrooms &#187; IT</title>
	<atom:link href="http://www.thinkrooms.com/tag/it/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.thinkrooms.com</link>
	<description>Web Developer, Web Designer, Internet Solution, Network  and System Integration</description>
	<lastBuildDate>Sun, 08 Nov 2009 04:43:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Hasil survey gaji pekerja IT di Indonesia</title>
		<link>http://www.thinkrooms.com/2008/10/09/hasil-survey-gaji-pekerja-it-di-indonesia/</link>
		<comments>http://www.thinkrooms.com/2008/10/09/hasil-survey-gaji-pekerja-it-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Oct 2008 15:52:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tyohan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Article]]></category>
		<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[Recommended]]></category>
		<category><![CDATA[gaji]]></category>
		<category><![CDATA[survey]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.thinkrooms.com/?p=89</guid>
		<description><![CDATA[ZDNETAsia melakukan survey gaji pekerja IT di Indonesia. Survey dilakukan kepada 3.267 responder di Indonesia. Menurut hasil survey, gaji pekerja IT meningkat dibandingkan dengan survey yang sama tahun lalu. Namun hal ini sepertinya disebabkan kenaikan inflasi di Indonesia yang diikuti oleh kenaikan BBM dan kebutuhan pokok di Indonesia. Jadi sepertinya kenaikan gaji pekerja IT tidak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>ZDNETAsia melakukan survey gaji pekerja IT di Indonesia. Survey dilakukan kepada 3.267 responder di Indonesia. Menurut hasil survey, gaji pekerja IT meningkat dibandingkan dengan survey yang sama tahun lalu. Namun hal ini sepertinya disebabkan kenaikan inflasi di Indonesia yang diikuti oleh kenaikan BBM dan kebutuhan pokok di Indonesia. Jadi sepertinya kenaikan gaji pekerja IT tidak terlalu berpengaruh terhadap kesejahteraan pekerja IT. Berikut adalah hasil survey yang menunjukkan gaji rata-rata pekerja IT dalam setahun menurut industri dan fungsi kerjanya.</p>
<p><a href="http://www.thinkrooms.com/wp-content/uploads/image.png"><img style="border-right: 0px; border-top: 0px; border-left: 0px; border-bottom: 0px" title="statistik gaji" src="http://www.thinkrooms.com/wp-content/uploads/image-thumb.png" border="0" alt="statistik gaji" width="432" height="341" /></a></p>
<p>Sedangkan untuk profesi pekerja IT juga terjadi perubahan tren yang sedang laku di dunia kerja. Profesi pekerja IT yang saat ini paling banyak berdasarkan jumlah responder adalah pengembang aplikasi. Berikut adalah tabel profesi responder dan rata-rata gaji pertahun:</p>
<p><a href="http://www.thinkrooms.com/wp-content/uploads/image1.png"><img style="border-right: 0px; border-top: 0px; border-left: 0px; border-bottom: 0px" title="statistik reponder" src="http://www.thinkrooms.com/wp-content/uploads/image-thumb1.png" border="0" alt="statistik reponder" width="439" height="147" /></a></p>
<p>Kalau melihat dari hasil survey diatas bisa dilihat profesi yang saat ini paling banyak dilakoni adalah pengembang aplikasi sedangkan yang paling sedikit adalah administrator sistem. Walaupun paling sedikit namun administrator sistem memiliki gaji yang paling tinggi dibanding 4 profesi IT lainnya. Sepertinya memang karena tanggung jawab administrator sistem lebih vital dibandingkan yang lain.</p>
<p>Itulah hasil survey gaji para pekerja IT yang sebenarnya cukup baik. Namun sepertinya survey dilakukan di Jakarta karena memang rata-rata gaji di Jakarta lebih tinggi dibandingkan di kota lain. Misalnya di Bandung salah satu kota penghasil IT profesional yang cukup banyak tapi gaji profesional IT termasuk rendah dibandingkan statistik diatas. Untuk Staff IT di Bandung masih berada pada kisaran 1,5 juta hingga 2,5 juta untuk staff IT yang fresh graduate.</p>
<p>Tentu pasti banyak yang terheran-heran dan protes “Kok gaji saya jauh dibawah itu?” Ya begitulah dunia kerja, tidak semua perusahaan dapat menghargai kemampuan pegawainya. Tapi banyak juga yang menghargai kemampuan pegawainya.</p>
<p>Statistik diatas jangan dijadikan acuan ya. Cuma informasi aja sebagai referensi pada saat anda melamar pekerjaan baru. Semoga ke depan para profesional IT lebih dihargai di Indonesia.</p>
<img src="http://www.thinkrooms.com/?ak_action=api_record_view&id=89&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.thinkrooms.com/2008/10/09/hasil-survey-gaji-pekerja-it-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kuliah, Kursus, dan Profesionalisme</title>
		<link>http://www.thinkrooms.com/2007/11/22/kuliah-kursus-dan-profesionalisme/</link>
		<comments>http://www.thinkrooms.com/2007/11/22/kuliah-kursus-dan-profesionalisme/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Nov 2007 06:19:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tyohan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Article]]></category>
		<category><![CDATA[Recommended]]></category>
		<category><![CDATA[Web Developer]]></category>
		<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[IT Solution]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://thinkrooms.com/2007/11/22/kuliah-kursus-dan-profesionalisme/</guid>
		<description><![CDATA[Sekarang lagi banyak diperbincangkan apakah profesional IT memerlukan kuliah di bidang IT. Contoh kuliah IT seperti jurusan Informatika, Sistem Informasi, Komputer, dan jurusan-jurusan IT lainnya. Bahkan hingga dibahas di suatu acara TV swasta dimana disitu menyinggung masalah tidak berperannya kuliah dalam dunia nyata profesional IT. Kalau demikian buat menghabiskan waktu 3-7 tahun untuk memperoleh gelar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sekarang lagi banyak diperbincangkan apakah profesional IT memerlukan kuliah di bidang IT. Contoh kuliah IT seperti jurusan Informatika, Sistem Informasi, Komputer, dan jurusan-jurusan IT lainnya. Bahkan hingga dibahas di suatu acara TV swasta dimana disitu menyinggung masalah tidak berperannya kuliah dalam dunia nyata profesional IT. Kalau demikian buat menghabiskan waktu 3-7 tahun untuk memperoleh gelar yang katanya tidak ada gunanya. Sebagian orang berpendapat bahwa profesional IT hanyalah berdasarkan skill saja. Bila orang punya kemampuan programming hebat, bisa membangun jaringan skala besar, dan merancang database berkapasitas raksasa maka mereka sudah pantas dipandang sebagai profesional IT. Semua kemampuan itu bisa didapat dari kursus singkat yang paling lama ditempuh selama setahun. Bila demikian kenyataan buat apa kuliah?<span id="more-40"></span></p>
<p>Buat saya hal di atas salah. Pandangan orang bahwa profesionalisme bisa didapat  hanya dari kursus sangatlah salah. Ingin jadi profesional IT tapi  cuma bermodalkan kemampuan super di bidang programming, networking, atau database tidaklah cukup. Kenapa karena hanya dengan bermodalkan kemampuan hebat maka kita cuman bisa jadi seorang pekerja suruhan atau hanya seorang engineer yang melakukan pekerjaan sesuai apa yang diberikan atau diminta. Buat saya orang berjiwa profesionalisme adalah  seseorang yang memiliki sikap, kemampuan, dan keinginan untuk memberikan yang terbaik dari dirinya. Ia berjiwa mandiri, berinisiatif, mampu mengambil keputusan terbaik, dan bertanggung jawab. Semua itu tidak mungkin didapat dari kursus setahun. Semua itu bisa didapat dari proses pembelajaran dan pengalaman dalam jangka waktu yang cukup lama. Hal-hal inilah yang dapat diperoleh di bangku kuliah.</p>
<p>Anda mau cuma jadi pesuruh dan seumur hidup anda bekerja sesuai kenginan orang lain bukan keinginan anda? Buat sebagian orang hal tersebut bukanlah masalah, sepanjang kebutuhan hidupnya terpenuhi. Tapi menurut saya melakukan hal yang betul-betul merupakan keinginan diri sendiri bukan keinginan orang lain adalah hal terbaik dalam menjalani hidup ini. Tapi ingat bukan berarti semua keinginan itu harus diwujudkan, bila itu merupakan hal yang baik kenapa tidak?</p>
<p>Pengalaman saya dalam dunia programming memang belum seberapa, tapi di jalan saya yang masih pendek ini saya sudah dapat merasakan manfaat kuliah di IT. Di kuliah bukan kemampuan programming yang saya dapat, tapi dasar yang sangat baik, kemampuan mandiri, menghadapi masalah, menganalisa, dan mengambil keputusan yang baik. Kita belajar bertanggung jawab dalam menjalani perkuliahan. Di kursus programming sebagian besar tidak mengajarkan bagaimana membangun aplikasi yang optimal, mudah digunakan, aman, tampilan mudah dipahami, dan mudah dikembangkan lebih lanjut. Kebanyakan hanya mengajarkan bagaimana menggunakan bahasa pemrograman, dan bagaimana menyelesaikan suatu masalah dengan programming. Kenapa, karena untuk mempelajari itu semua tidak cukup dalam waktu singkat seperti pada kursus-kursus IT. Hal inilah yang dapat diperoleh dari kuliah. Di kuliah kita diberikan dasar  dan pemahaman yang kuat, serta di latih untuk mengembangkan kemampuan sesuai dasar yang telah diberikan.<br />
Istilahnya klo kita masak kita tuh diberikan bahan, alat masak, dan resep bagaimana membuat makanan yang enak. Sedangkan di kursus kita diberi mie instant yang penting dimakan bisa membuat kenyang.</p>
<p>Tapi semuanya kembali lagi ke diri masing-masing. Bila tidak punya keinginan untuk menjadi profesional IT hal diatas akan menjadi percuma. Kita juga harus mampu mandiri tanpa bisa menunggu diberi dan harus dapat mengembangkan diri tanpa tergantung pada hal lain atau orang lain. Bila kita punya modal (bukan uang) banyak  seperti kemampuan, tanggung jawab, keinginan, dan lain-lain maka kita dapat menjadi penolong buat yang lain, bukan ditolong. Kita bisa menjadi bos, bukan anak buah. Kita bisa memberi, bukan diberi. Kita bisa mandiri, tidak tergantung pada yang lain. Dan banyak lagi. Jadi carilah ilmu kemanapun. Jangan sia-siakan waktu selama kuliah tanpa memperoleh apa-apa. Karena jalan kita ditentukan oleh diri kita sendiri, bukan orang tua, teman, pacar atau orang lain.</p>
<img src="http://www.thinkrooms.com/?ak_action=api_record_view&id=40&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.thinkrooms.com/2007/11/22/kuliah-kursus-dan-profesionalisme/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic page generated in 0.288 seconds. -->
<!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2010-07-31 05:05:54 -->
