<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>thinkrooms &#187; Internet</title>
	<atom:link href="http://www.thinkrooms.com/tag/internet/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.thinkrooms.com</link>
	<description>Web Developer, Web Designer, Internet Solution, Network  and System Integration</description>
	<lastBuildDate>Sun, 08 Nov 2009 04:43:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Social bookmarking, cara efektif meningkatkan trafic web anda.</title>
		<link>http://www.thinkrooms.com/2008/07/04/social-bookmarking-cara-efektif-meningkatkan-trafic-web-anda/</link>
		<comments>http://www.thinkrooms.com/2008/07/04/social-bookmarking-cara-efektif-meningkatkan-trafic-web-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Jul 2008 15:59:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tyohan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Article]]></category>
		<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[promosi web]]></category>
		<category><![CDATA[web 2.0]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.thinkrooms.com/?p=66</guid>
		<description><![CDATA[Social bookmark semacam digg, stumbleupon, de.icio.us, dan social bookmarking lainnya sangat membantu meningkatkan trafic ke suatu website. Bila website kita dimasukkan kedalam social bookmarking oleh pengunjung kita berarti web kita direkomendasikan oleh pengunjung tersebut ke pengguna internet lainnya. Hal ini menandakan bahwa konten kita menarik untuk dilihat. Dengan layanan semacam ini maka untuk mempromosikan website [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Social bookmark semacam digg, stumbleupon,  de.icio.us, dan social bookmarking lainnya sangat membantu meningkatkan trafic ke suatu website. Bila website kita dimasukkan kedalam social bookmarking oleh pengunjung kita berarti web kita direkomendasikan oleh pengunjung tersebut ke pengguna internet lainnya. Hal ini menandakan bahwa konten kita menarik untuk dilihat. Dengan layanan semacam ini maka untuk mempromosikan website kita akan lebih mudah sebelum ada layanan social bookmarking. Kita hanya dapat mengandalkan search engine menampilkan web kita pada hasil pencariannya. Tentu bukan hal yang mudah.</p>
<p>Bahkan ada semacam istilah di dunia internet yaitu &#8220;dig proof&#8221; atau bisa diartikan kebal terhadap efek digg. Kenapa demikian? Karena pada awal perkembangan social bookmarking dimana digg merupakan pemain awal layanan ini maka bila suatu web dimasukkan ke dalam digg maka website tersebut akan kebanjiran trafic dari pengguna digg. Akibatnya beberapa website yang kurang dioptimasi menjadi down karena tidak dapat meng-handle trafic yang jumlahnya sangat banyak. Seperti kena serangan DDOS, web servernya langsung mampus. Hal yang membanggakan tentu web kita kebanjiran trafic pengunjung yang ingin melihat konten kita bukan untuk mematikan web kita seperti DDOS. Namun hal ini tentu merugikan kita bila web server kita sampai down, jadi perlu optimalisasi web server seperti penggunaan cache yang sangat membantu.</p>
<p>Anda sudah mengetahui pentingnya social bookmarking. Bila pengguna social bookmarking mampir di web anda dan ingin merekomendasikan web anda apa yang mereka lakukan? Pada dasarnya mereka akan login ke web mereka, meng-copy url web anda, dan memasukkan ke account social bookmarking mereka. Alangkah baiknya pengunjung tersebut bila ingin melakukan pekerjaan itu. Ada beberapa pengunjung yang menemukan konten yang pantas dilihat karena isinya yang menarik namun karena malas membuka account mereka, serta meng-copy paste url anda ke account mereka akibatnya web anda kehilangan kesempatan muncul di social bookmarking. Anda kehilangan kesempatan mempopulerkan konten anda.</p>
<p>Belakangan para pengguna web mulai memasukkan tombol-tombol social bookmarking yang bila diklik maka otomatis akan memasukkan url web anda ke social bookmarking. Hal ini akan sangat memudahkan dan tidak membuat pengunjung anda malas memasukkan web anda ke social bookmarking. Beberapa tombol ditampilkan sekaligus dengan icon-icon yang mewakili beragam web social bookmarking. Namun karena social bookmarking mulai menjadi layanan yang sangat menarik maka provider social bookmarking mulai banyak bermunculan dan kita kerepotan memasukkan tombol-tombol social bookmarking yang sangat banyak dan beragam. Belum jumlah yang banyak dapat merusak tampilan web kita. Bagaimana mengatasinya?</p>
<p>Solusinya adalah <a href="http://www.addthis.com">addthis.com</a>. Dimana web ini akan menggenerate hanya 1 tombol yang bila diklik akan memasukkan konten anda ke beragam pilihan social bookmarking. Menarik bukan, selain tidak merusak tampilan web anda namun juga akan memberi kemudahan kepada pengunjung web anda karena tidak harus mengklik banyak icon yang membingungkan. Sebelum mempromosikan web anda ke social bookmarking jangan lupa aktifkan cache dan optimalkan web anda untuk antisipasi lonjakan trafik ke web anda. Anda juga dapat mendaftar ke beberapa layanan social bookmarking dan mempromosikan web anda melalui layanan mereka. Beberapa layanan social bookmarking yang layak anda coba antara lain:</p>
<ul>
<li><a href="http://www.digg.com">Digg</a></li>
<li><a href="http://www.stumbleupon.com">Stumbleupon</a></li>
<li><a href="http://del.icio.us">Del.icio.us</a></li>
<li><a href="http://www.facebook.com">Facebook</a></li>
<li><a href="http://www.lintasberita.com">Lintasberita</a></li>
<li><a href="http://www.infogue.com">Infogue</a></li>
<li><a href="http://www.kafeinfo.com">Kafeinfo</a></li>
</ul>
<p>Khusus untuk 3 link social terakhir adalah layanan khusus untuk pengguna Indonesia. Bila web anda berbahasa Indonesia ada baiknya anda menggunakan layanan tersebut karena akan lebih memudahkan pengguna internet dari Indonesia menemukan web anda.</p>
<img src="http://www.thinkrooms.com/?ak_action=api_record_view&id=66&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.thinkrooms.com/2008/07/04/social-bookmarking-cara-efektif-meningkatkan-trafic-web-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>43</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dapat uang dari internet tanpa pasang iklan, mau?</title>
		<link>http://www.thinkrooms.com/2008/06/30/dapat-uang-dari-internet-tanpa-iklan-mau/</link>
		<comments>http://www.thinkrooms.com/2008/06/30/dapat-uang-dari-internet-tanpa-iklan-mau/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Jun 2008 19:34:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tyohan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Article]]></category>
		<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[adsense]]></category>
		<category><![CDATA[uang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://thinkrooms.com/?p=64</guid>
		<description><![CDATA[Saat ini sedang musim adsanse, paidperclick, dan konsep-konsep internet marketing lainnya yang memungkinkan seorang pemilik website menjadikan websitenya sebagai sumber penghasilan dollar. Bukan tidak mungkin bahkan menjadi penghasilan utama. Dimulai dari memasang iklan, kemudian dilanjutkan dengan paid for click , lalu paid for review para pemilik web mulai menggalang dana dari web mereka. Lumayan minimal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saat ini sedang musim adsanse, paidperclick, dan konsep-konsep internet marketing lainnya yang memungkinkan seorang pemilik website menjadikan websitenya sebagai sumber penghasilan dollar. Bukan tidak mungkin bahkan menjadi penghasilan utama. Dimulai dari memasang iklan, kemudian dilanjutkan dengan paid for click , lalu paid for review para pemilik web mulai menggalang dana dari web mereka. Lumayan minimal bisa menutupi biaya hosting dan domain web mereka.</p>
<p>Blogger adalah salah satu praktisi web yang sangat banyak mencari uang dengan cara ini, bahkan beberapa blogger melakukan tindakan yang tidak pantas untuk seorang blogger yaitu copy paste konten menarik dari blog lain untuk dikumpulkan di web miliknya dengan harapan webnya berisi konten-konten menarik. Konten is the king adalah penyebab banyaknya kejadian plagiat seperti yang baru saya alami. Konten yang baik diburu untuk di copy ke blog mereka. Sebenarnya saya bangga juga beberapa artikel saya di copy paste ke web lain, namun yang bikin kesal hal itu dilakukan tanpa konfirmasi. Belum lagi masalah duplikasi konten yang bisa berakibat konten saya kena penalti oleh google. <span id="more-64"></span></p>
<p>Blog yang banyak pengunjungnya memang bisa diandalkan sebagai sumber penghasilan. Cara yang paling banyak dilakukan adalah dengan memasang iklan contohnya iklan dari <a title="adsense" href="https://www.google.com/adsense/" target="_blank">google adsense</a>. Adsense akan membayar pemilik web untuk setiap klik dari pengunjung web pada iklan yang dipasang. Masalahnya untuk menjadi publisher iklan adsense website kita harus direview terlebih dahulu apakah website kita pantas untuk memasang google adsense. Bila anda adalah seorang penulis yang baik mungkin bisa mempertimbangkan program paid per review yang contohnya adalah <a title="reviewme" href="http://www.reviewme.com" target="_blank">reviewme</a>. Program ini akan membayar para blogger untuk menulis review dari advertiser yang ingin direview.</p>
<p>Kelemahan dari iklan adalah iklan tersebut harus ditampilkan di website kita agar diklik oleh pengunjung dan kita dibayar oleh pemilik iklan. Namun untuk menempatkan iklan tidaklah mudah, harus disesuaikan dengan tampilan web kita. Selain itu website kita harus cukup pengunjung, karena bayaran untuk iklan adsense dan semacamnya adalah perklik. Kalau website kita kurang pengunjung otomatis iklan kita juga jarang diklik. Terkadang iklan gambar juga malah merusak tampilan web kita dengan gambarnya yang menyala dan tidak singkron dengan desain tampilan web kita. Paid for review merupakan alternatif dari iklan. Selain bayarannya lebih besar dari iklan yang dibayar perklik yaitu berkisar $5 &#8211; $200 tergantung populeritas website kita paid for review juga sudah pasti karena kita dibayar untuk setiap review yang kita tulis. Masalahnya diperlukan skill menulis yang baik agar dapat menjadi reveiewer dan apakah kita akan mendapat job untuk menulis review dari publisher kita.</p>
<p>Selain cara diatas sebenarnya ada cara lain yang lebih baik untuk memperoleh penghasilan dari internet. Tapi teknik ini sebenarnya tidak tampak seperti iklan, berbeda dengan paid per click dan paid for review yang jelas menonjolkan atau menampilkan iklan. Namanya bisa disebut paid for link, ini istilah saya soalnya saya belum tahu nama populernya apa.  Cara kerjanya adalah kita dibayar untuk setiap link yang kita buat. Hebatnya link ini tidak diharuskan berada di website milik kita. Bisa berada dimana saja sepanjang kita yang membuat dan mengontrol link. Bila kita memiliki web sendiri maka kita dapat memasukkan script yang otomatis membuat semua link di website kita bila dklik akan dibayar. Tidak perlu mencamtumkan iklan gambar tau teks apapun cukup dengan mengubah alamat url. Jadi konsepnya adalah link kita akan mampir selama 5 detik di web iklan dan selanjutnya diteruskan ke alamat URL sebenarnya, jadi iklan tidak dimunculkan di website kita. Selain mampir 5 detik ada pilihan lain seperti popup dan banner top pada URL yang dituju bukan pada website kita. Jadi konsep ini tidak akan terlihat oleh pengunjung kita sebelum mereka.</p>
<p>Menurut anda cara mana yang lebih baik untuk mendatangkan penghasilan dari internet? Kalau menurut saya link for cash adalah yang terbaik karena tidak merusak tampilan web saya, dan saya bebas menempatkan link dimana saja tidak tertutup hanya diwebsite saya saja. Anda tertarik ingin mencobanya klik link dibawah ini:</p>
<p style="text-align: center;"><a style="text-align:center;color:#FFFFFF;padding:5px;font-size:1.5em;background-color:#006699" title="join link for cash" href="http://www.linkbucks.com/referral/18855" target="_blank">JOIN LINK FOR CASH</a></p>
<img src="http://www.thinkrooms.com/?ak_action=api_record_view&id=64&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.thinkrooms.com/2008/06/30/dapat-uang-dari-internet-tanpa-iklan-mau/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>34</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>12 Langkah Menjadi Seorang Web Developer</title>
		<link>http://www.thinkrooms.com/2008/06/23/12-langkah-menjadi-seorang-web-developer/</link>
		<comments>http://www.thinkrooms.com/2008/06/23/12-langkah-menjadi-seorang-web-developer/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Jun 2008 16:06:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tyohan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Recommended]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[Web Developer]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[web]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://thinkrooms.com/?p=62</guid>
		<description><![CDATA[Tentu anda sudah mengenal apa web itu. Namun mungkin ada yang belum mengerti bagaimana sih membuat web tersebut. Apa yang harus dipelajari untuk menjadi web developer, dan bagaimana untuk hidup dari profesi web developer. Saya mencoba membuat daftar langkah-langkah yang dapat anda tempuh untuk menjadi seorang web developer berdasarkan pengalaman saya sebagai web developer. Semoga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tentu anda sudah mengenal apa web itu. Namun mungkin ada yang belum mengerti bagaimana sih membuat web tersebut. Apa yang harus dipelajari untuk menjadi web developer, dan bagaimana untuk hidup dari profesi web developer. Saya mencoba membuat daftar langkah-langkah yang dapat anda tempuh untuk menjadi seorang web developer berdasarkan pengalaman saya sebagai web developer. Semoga daftar ini dapat membantu anda untuk memulai karir sebagai web developer. Tidak panjang lebar inilah langkah-langkah menjadi seorang web developer: <span id="more-62"></span></p>
<ol>
<li>
<div><strong>Belajar bahasa pemrograman web</strong>, untuk memulainya tentu anda harus menguasai bahasa pemrograman web. Dan bahasa yang dikuasai tidak cukup 1 bahasa pemrograman saja karena web dibangun diatas beberapa faktor pendukung.  Bahasa yang sebaiknya anda pelajari untuk menjadi web developer adalah:</div>
<ul>
<li>HTML, merupakan bahasa pemrograman web paling dasar dan mutlak harus dikuasai. HTML adalah bahasa untuk menciptakan tampilan web yang anda lihat di browser. HTML membangun struktur tampilan web seperti header, content, footer, menu, dan sebagainya. Namun untuk menciptakan tampilan yang lebih baik tidak cukup dengan HTML saja masih diperlukan bahasa lain untuk menciptakan tampilan yang lebih baik.</li>
<li>CSS, inilah bahasa pelengkap HTML. Tanpa CSS kita tak akan dapat menciptakan tampilan yang indah. CSS adalah bahasa yang mengatur layout dan tampilan dari web tersebut misalnya warna background, tulisan, font, ukuran, dan sebagainya. Dengan kombinasi HTML dan CSS maka kita dapat menciptakan tampilan yang baik dan indah.</li>
<li>Bahasa scripting web misalnya PHP, ASP, ColdFusion, Python, dan lainnya. Bahasa pemrograman ini adalah bahasa yang akan kita gunakan untuk membangun aplikasi web. Kalau tadi HTML dan CSS merupakan pembangun tampilan dari web tersebut maka bahasa scripting ini adalah pengontrol logika aplikasi web. Bahasa ini menghubungkan aplikasi web kita dengan database dan mengolah input output dari aplikasi kita.  Sebaiknya anda memilih salah satu bahasa untuk didalami. Saya menyarankan menggunakan PHP karena bahasa inilah yang paling banyak digunakan untuk membuat aplikasi web. Dengan sifatnya yang terbuka dan bebas biaya maka kita dengan mudah mempelajari dan membuat aplikasi web dengan mudah. Kelengkapan dokumentasi dan tutorial PHP juga sangat banyak sehingga anda tidak akan kesulitan mempelajari bahasa yang satu ini.</li>
<li>SQL, merupakan bahasa scripting database. Database adalah aplikasi pengolah data yang menyimpan data untuk digunakan bersama aplikasi web kita. Database ada bermacam-macam misalnya MySQL, SQLite, Oracle, PostgreSQL, SQL Server, dan database lainnya. Sangat disarankan untuk memilih salah satu untuk didalami. Walaupun SQL merupakan standar bahasa scripting database namun dengan mempelajari salah satu scripting database yang ada maka kita akan dimudahkan dalam menyimpan, mengelola, dan memberikan output data dengan tersedianya fungsi-fungsi yang akan membantu anda bekerja dengan database.</li>
<li>Javascript, bahasa scripting yang berjalan di browser.  Bahasa ini tidak mutlak dipelajari, namun kalau anda ingin membuat web dengan efek animasi, dan web yang lebih interaktif maka javascript akan membantu anda. Dibandingkan dengan flash untuk membuat efek tertentu, saya lebih memilih Javascript. Kenapa, karena Flash masih memerlukan installasi plugin sedangkan Javascript sudah didukung secara default oleh browser modern.</li>
</ul>
</li>
<li><strong>Pelajari teknik penyelesaian kasus-kasus pemrograman web</strong>. Misalnya bagaimana pemrograman yang berhubungan dengan tanggal, bagaimana menghubungkan web dengan aplikasi lainnya, bagaimana mengakses database, dan beragam teknik lainnya. Dengan mengetahui teknik pemrograman dan penyelesaian kasus-kasus pemrograman web maka anda dapat lebih efektif dalam pemrograman aplikasi web anda.</li>
<li><strong>Pelajari metode pengembangan web yang baik</strong>. Ada banyak metode pengembangan seperti RUP, Agile, dan USDP tapi pada dasarnya mengfokuskan pada analisa, perancangan, pengembangan, dan pengujian. Lakukan pengembangan aplikasi dengan tahapan-tahapan diatas. Lakukan analisa apa yang diperlukan oleh aplikasi ini, kemudian rancang terlebih dahulu aplikasi anda sebelum melakukan coding, lakukan pengembangan atau coding, dan uji coba terlebih dahulu sebelum dirilis atau didelivery. Anda dapat kembali ketahap sebelumnya bila diperlukan. Yang penting, tentukan sendiri metode yang paling baik seusai dengan diri anda.</li>
<li><strong>Belajar mengolah gambar</strong>. Buat apa? Karena dengan gambar maka kita dapat memberikan informasi lebih cepat dan efektif dibandingkan dengan mendeskripsikan dalam text yang panjang. Cukup pelajari Adobe Photoshop atau Adobe Firework yang merupakan software paling umum untuk keperluan gambar web. Pelajari bagaimana membuat gambar seperti icon, background, patern, dan gambar lainnya. Sebenarnya bukan merupakan keharusan karena untuk menciptakan gambar untuk tampilan web karena hal ini lebih cenderung merupakan pekerjaan web designer. Namun bila anda bs membuat gambar untuk web maka akan lebih membantu dibandingkan anda harus meminta tolong teman anda untuk keperluan gambar web anda.</li>
<li><strong>Gunakan framework</strong>, framework merupakan sekumpulan fungsi dan library yang dapat memudahkan pemrograman anda. Gunakan framework sesuai dengan bahasa pemrograman anda. Misalnya ASP menggunakan .NET Framework. Ruby dengan Rails Framework, Python dengan Django Framework, dan PHP yang lebih banyak lagi seperti Prado, Symfony, CakePHP, dan framework lainnya. Lakukan riset dan tentukan pilihan anda framework mana yang akan anda gunakan dan dalami framework tersebut. Jangan terlalu banyak berpindah-pindah framework karena anda tidak akan memperoleh manfaat maksimal karena pemahaman yang terpecah-pecah. Jadi tentukan framework pilihan anda sesuai minat, dan teknik yang anda senangi.</li>
<li><strong>Pelajari teknik-teknik mengoptimalkan aplikasi anda</strong>. Agar aplikasi anda dapat berjalan lebih cepat dan responsif maka anda harus dapat melakukan tuning atau optimalisasi. Pelajari teknik pemrograman web yang baik, pemecahan masalah programming yang efektif, tuning dan optimalisasi database, serta optimasi web server.</li>
<li><strong>Pelajari web server</strong>, akan sangat bermanfaat bila anda mempelajari web server agar anda dapat mengetahui bagaimana menjalankan aplikasi anda di web server. Atau bagaimana cara mengoptimalkan aplikasi di web server. Misalnya penggunaan module caching seperti APC, eAccelerator, dan sebagainya. Atau penggunaan file .htaccess untuk menciptakan friendly URL atau URL yang lebih enak dibaca. Dengan mempelajari web server maka anda dapat mengoptimalkan dan menambahkan feature aplikasi anda di server.</li>
<li><strong>Pelajari penggunaan control panel hosting</strong>. Karena anda akan banyak berhubungan dengan control panel bila anda menyewa hosting untuk web anda. Control panel yang banyak digunakan antara lain Cpanel, Pleks, ISPConfig, dan sebagainya. Dengan memahami penggunaan control panel maka anda dapat mengoptimalkan aplikasi anda di provider hosting anda.</li>
<li><strong>Ikuti perkembangan teknologi web terbaru</strong>. Teknologi web selalu berkembang misalnya munculnya teknologi RSS, PODCasting, dan teknologi lainnya. Pelajari bagaimana membuat dan menggunakan teknologi tersebut di aplikasi anda. Karena aplikasi yang ketinggalan jaman akan ditinggalkan penggunanya juga.</li>
<li><strong>Pelajari manajemen proyek</strong>. Suatu pengembangan aplikasi merupakan suatu proyek yang harus di atur, direncanakan, dan dilakukan dengan baik. Dengan mempelajari manajemen proyek maka anda dapat melakukan kolaborasi dengan yang lain dalam mengembangkan aplikasi.  Anda juga dapat memperoleh efektifitas dan efisiensi waktu dalam menyelesaikan suatu proyek.</li>
<li><strong>Untuk meningkatkan kemampuan anda, selalu asah kemampuan anda dengan mengerjakan aplikasi web</strong>. Entah pekerjaan, atau proyek pribadi. Karena makin banyak aplikasi yang anda buat maka kemampuan anda akan makin baik. Kembangkan ide anda dan realisasikan menjadi suatu aplikasi.</li>
<li>Yang terakhir, jangan mau selalu menjadi web developer yang hanya mengerjakan proyek orang lain. <strong>Anda harus membuat suatu aplikasi yang dapat dijadikan produk atau layanan anda sebagai wujud kemampuan anda</strong>. Produk dan layanan ini dapat anda jual sehingga anda dapat memperoleh hasil dari kemampuan anda dan menikmati hasilnya. Dibandingkan dengan mengerjakan proyek orang lain secara terus-terusan dan dibayar per-proyek tentu akan lebih baik bila anda mengerjakan 1 produk namun anda memperoleh hasil terus-terusan dengan syarat produk anda memiliki nilai jual yang baik.</li>
</ol>
<p>Itulah langkah-langkah dasar untuk menjadi seorang web developer menurut pengalaman saya. Langkah diatas tidaklah cukup, hanya langkah dasar saja. Semoga daftar diatas dapat menjadi pembimbing anda dan bahkan dapat menjadikan anda web developer yang lebih baik lagi. Anda harus terus belajar dan berlatih terus serta selalu menerima perkembangan yang ada agar kemampuan anda terus terasah.</p>
<img src="http://www.thinkrooms.com/?ak_action=api_record_view&id=62&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.thinkrooms.com/2008/06/23/12-langkah-menjadi-seorang-web-developer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengakses situs yang diblokir</title>
		<link>http://www.thinkrooms.com/2008/04/12/mengakses-situs-yang-diblokir/</link>
		<comments>http://www.thinkrooms.com/2008/04/12/mengakses-situs-yang-diblokir/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Apr 2008 03:41:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tyohan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://thinkrooms.com/?p=57</guid>
		<description><![CDATA[Saat ini beberapa website telah diblokir pemerintah. Baik dari situs berkategori pornografi, kekerasan, atau dengan alasan lainnya. Situs pornografi dan kekerasan menurut saya memang pantas diblokir, yang menurut saya adalah pemakan bandwith internet paling rakus. Menurut google pencarian pornografi menduduki peringkat pertama yang dicara oleh pengguna internet jadi hal ini menunjukkan internet paling banyak menghabiskan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saat ini beberapa website telah diblokir pemerintah. Baik dari situs berkategori pornografi, kekerasan, atau dengan alasan lainnya. Situs pornografi dan kekerasan menurut saya memang pantas diblokir, yang menurut saya adalah pemakan bandwith internet paling rakus. Menurut google pencarian pornografi menduduki peringkat pertama yang dicara oleh pengguna internet jadi hal ini menunjukkan internet paling banyak menghabiskan bandwith internet. Saya tidak berpendapat apakah pornografi dan kekerasan harus diblokir atau tidak? Menurut saya internet sebaiknya digunakan secara efektif dan efisien karena internet merupakan resource terbatas yang harus kita jaga.</p>
<p>Yang paling heboh adalah pemblokiran situs Youtube karena masalah penyebaran situs Fitna. Hal ini tentu akan merepotkan sebagian besar pengguna internet broadband. Sudah tidak dapat bertukar video lagi lewat Youtube. Menurut saya Youtube tidak pantas diblokir karena penyebaran film Fitna tidak terbatas pada YouTube, kita dengan mudah mendapat film tersebut dari Torrent atau situs peer to peer lainnya. Seharusnya kita sebagai penggunalah yang menentukan web mana yang boleh kita akses dan mana yang tidak. Untuk itu buat pengguna YouTube yang tidak senang dengan blokir pemerintah ke situs ini bisa menggunakan teknik-teknik berikut untuk mengakses YouTube atau situs lainnya yang diblokir:<span id="more-57"></span></p>
<ol>
<li>Google Accelerator, dengan menggunakan aplikasi dari google ini maka semua akses internet kita tidak langsung melalui ISP tetapi di relay melalui server Google melalui tunnel. Tunnel adalah private network yang dibangun antara client dan server sehingga hubungan antar client dan server bersifat privat dan tidak dapat dibaca oleh yang tidak berhak. Beberapa keuntungannya adalah aplikasi ini berjalan seperti proxy cache pada komputer kita dan akan mempercepat akses ke internet karena melakukan cache lokal di komputer kita dan kompresi data pada koneksi internet kita. Akses internet kita akan di alirkan melalalui tunnel ke server google dan server google akan mengambilkan data yang diminta melalui tunnel juga. Hasilnya ISP tidak dapat mencegah akses ke situs yang diblokir karena request data dianggap ke google bukan ke situs yang diblokir. Aplikasi ini bisa diperoleh dari <a title="Google Accelerator" href="http://webaccelerator.google.com" target="_blank">http://<span class="a">webaccelerator.google.com</span></a></li>
<li>Toonel, aplikasi yang mirip dengan Google Accelerator. Namun bedanya aplikasi ini tidak melakukan cache lokal. Bekerja seperti proxy yang dipasang di komputer kita dan data yang diakses akan dialirkan ke server Toonel di Jerman melalui tunnel. Kelebihannya kompresi data dan image yang hebat, kita bisa menghemat bandwith hingga 60% sehingga membantu pengguna internet yang berbasis jumlah data seperti 3G atau GPRS. Aplikasi ini bisa diperoleh dari <a title="Toonel" href="http://toonel.net" target="_blank">http://toonel.net</a>.</li>
<li>Menggunakan tor + vidalia. Applikasi ini merupakan aplikasi anonymizer yang akan mengalirkan akses internet kita melalui node-node yang yang menggunakan aplikasi tor juga. Jadi setiap pengguna aplikasi tor akan menjadi proxy untuk pengguna tor lainnya. Hasilnya akses internet kita susah untuk dilacak karena request kita akan dimintakan oleh node-node Tor secara acak. Karena sifatnya sama dengan software lainnya yang menggunakan tunnel maka akses kita tidak dapat diblokir oleh ISP karena request kita akan dialihkan oleh node-node Tor tersebut. Kelebihannya dengan menggunakan software ini kita memperoleh proteksi terhadap privasi kita. Berbeda dengan google dan toonel yang dengan mampu melacak akses kita karena hanya melalui satu server yang server google dan toonel. Aplikasi ini dapat diperoleh dari <a title="Tor" href="http://www.torproject.org" target="_blank"><span class="a">www.torproject.org</span></a></li>
<li><span class="a">Menggunakan google translator untuk menerjemahkan website yang diblokir dan ditampilkan hasilnya dibrowser. Dengan teknik ini maka kita melakukan request data ke Google dan google akan mengambilkan data dan menampilkannya kepada kita melalui server Google. Teknik ini membuat ISP membaca akses kita ke Google bukan ke situs yang diminta karena request dan menampilkan data ke situs dan dari situs tersebut dilakukan oleh Google bukan oleh kita. Caranya adalah dengan mengakses situs yang diblokir dengan URL berikut:<br />
</span></p>
<pre><span class="a">http://www.google.com/translate?u=http%3A%2F%2Fyoutube.com&amp;langpair=de|en&amp;hl=en&amp;ie=UTF8
</span></pre>
<p><span class="a">Anda cukup mengganti youtube.com dengan alamat web terblokir yang ingin anda akses. Google akan menampilkan web tersebut dalam sebuah frame. Hasilnya youtube dapat dibuka. Google melakukan tidak dapat melakukan translate dari english ke englis. Namun bila kita memilih Germany ke English maka text yang dideteksi sebagai English tidak akan ditranslate jadi konten tidak berubah. Anda juga bisa membuka <a title="Google Translate" href="http://www.google.com/translate_t" target="_blank">http://www.google.com/translate_t</a> untuk memasukkan input web yang ingin anda akses. Triknya pastikan konten anda terjemahkan ke english bila web yang anda akses berbahasa inggris agar hasil konten tidak berubah. Sedangkan untuk bahasa asal bisa menggunakan bahasa apa saja.<br />
</span></li>
</ol>
<p>Sebenarnya masih ada trik lain untuk mengakses situs yang diblokir, namun konsep yang digunakan sebagian besar sebenarnya sama saja yaitu tunneling, dan anonim proxy. Saya tidak menjamin teknik diatas mampu melakukan bypass pada firewall di kantor atau ditempat lainnya. Namun untuk tingkat ISP kemungkinan berhasil adalah 90% karena ISP tidak mungkin melakukan blokir pada Google dan website lainnya tanpa alasan yang fatal.</p>
<img src="http://www.thinkrooms.com/?ak_action=api_record_view&id=57&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.thinkrooms.com/2008/04/12/mengakses-situs-yang-diblokir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Web 2.0 Malah Menyusahkan Pengguna Internet Lambat</title>
		<link>http://www.thinkrooms.com/2008/04/02/web-20-malah-menyusahkan-pengguna-internet-lambat/</link>
		<comments>http://www.thinkrooms.com/2008/04/02/web-20-malah-menyusahkan-pengguna-internet-lambat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Apr 2008 01:29:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tyohan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Article]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[ajax]]></category>
		<category><![CDATA[web 2.0]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://thinkrooms.com/2008/04/02/web-20-malah-menyusahkan-pengguna-internet-lembat/</guid>
		<description><![CDATA[Sejak AJAX dikenal sekitar 3-4 tahun lalu para penyedia layanan di internet rame-rame mengubah web dan layanan mereka agar mendukung teknologi Web 2.0 seperti Ajax, dan user interface yang bercirikan Web 2.0. Dimulai dari raksasa internet Google yang meluncurkan produk-produk barunya kurang lebih 3 tahun yang lalu seperti Gmail, kemudian dilanjutkan dengan Google Reader, Google [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sejak AJAX dikenal sekitar 3-4 tahun lalu para penyedia layanan di internet rame-rame mengubah web dan layanan mereka agar mendukung teknologi Web 2.0 seperti Ajax, dan user interface yang bercirikan Web 2.0. Dimulai dari raksasa internet Google yang meluncurkan produk-produk barunya kurang lebih 3 tahun yang lalu seperti Gmail, kemudian dilanjutkan dengan Google Reader, Google Docs, dan layanan Google lainnya, raksasa internet lainnya Yahoo mengikuti langkah Google dengan mengubah tampilan web email mereka menjadi full Ajax dan mirip desktop UI. Sebenarnya hal ini sangat membantu dan memberi pengalaman interaksi komputer yang berbeda. Kita seperti menggunakan aplikasi desktop pada layanan web tersebut. Akses ke menu dan halaman-halaman menjadi lebih cepat, karena feature ajax yang tidak perlu mereload seluruh halaman untuk sekedar mengganti konten suatu halaman. Pengalaman internet berbeda dengan sebelumnya memberi sensasi kenyamanan internet yang baik.<span id="more-56"></span></p>
<p>Apakah sensasi itu dirasakan semua orang? Hmmm tidak, termasuk saya saat ini. Saya baru merasakan betapa teknologi baru justru akan malah menyusahkan bila tidak diimbangi dengan perkembangan pendukung teknologi tersebut. Sejak saya pulang kampung dari Bandung ke Sorowako, di kota tambang Nikel terbesar di Indonesia yang berlokasi di Sulawesi Selatan saya merasakan kesulitan akses internet yang sangat mengganggu saya. Rutinitas mengunjungi beberapa website menjadi sangat terbatas dikarenakan akses internet yang sangat parah. Akses internet di Sorowako hanya memiliki 2 cara yaitu dialup Telkomnet Instan dan GPRS Telkomsel atau Indosat. Saya sendiri memilih menggunakan GPRS Indosat karena tarif yang lebih murah dibanding penyedia layanan lainnya. Namun infrastruktur yang kurang seperti belum dicakup oleh 3G membuat akses internet saya hanya menggunakan GPRS. Itupun GPRS yang sangat lambat. Kalau di Bandung saya bisa memperoleh kecepatan akses hingga 5kbps namun disini paling cepat juga 2kbps. Itupun terkadang dibawah 1 kbps dan terkadang tidak bisa nyambung. Kondisi internet yang sangat tidak baik tersebut membuat saya tidak dapat merasakan sensasi yang sama ketika di Bandung berinternet dengan akses 3G XL dan HDSPA Indosat. Gmail? Saat ini saya lebih memilih menggunakan pop3 ketimbang harus membuka Gmail dari browser. Walaupun Gmail bisa diakses tanpa Ajax namun secara default Gmail diload dengan Ajax yang hasilnya kemudian pesan gagal dan diarahkan menggunakan webmail dengan HTML biasa. Apalagi Yahoo, dengan iklan-iklan yang bertebaran dan dukungan Ajax membuat akses webmail menjadi lebih lama dan terkadang gagal pada saat pertama kali membuka layanan web email dari Yahoo tersebut.</p>
<p>Kenapa bisa terjadi? Web dengan Ajax menjadi susah dibuka pada saat internet lambat? Hal ini dikarenakan untuk mendukung tampilan menyerupai desktop maka web-web tersebut meload hampir semua komponen walaupun komponen itu tidak ditampilkan pada saat pertama kali di load. Setelah diload semua baru kemudian kita dapat merasakan manfaat AJAX dan Javascript. Karena perpindahan antar bagian tidak perlu diload secara keseluruhan cukup dengan men-switch tampilan dengan Javascript dan meload isinya dengan Ajax. Hasilnya lebih cepat karena tidak perlu meload lagi panel yang ingin ditampilkan karena telah diload pada saat pertama kali diakses namun disembuyikan terlebih dahulu. Hasilnya untuk pengguna internet lambat seperti saya pada saat pertama kali membuka website dengan full AJAX tersebut maka semua komponen yang diload membutuhkan waktu sangat lama dan terkadang hingga melewati timeout akses pada web tersebut dan dinyatakan gagal mengakses. Hasilnya website yang kita inginkan tidak bisa dibuka. Dengan percobaan dan reload beberapa kali baru website full AJAX bisa ditampilkan. Sungguh pengalaman yang tidak nyaman buat saya, dan mungkin buat pengguna internet yang lambat lainnya.</p>
<p>Selain itu penggunaan Javascript yang berlebihan seperti meload content dari server dengan XML membuat website melakukan loading content dan data pada sisi client bukan pada sisi server. Hal ini membuat client akan menghabiskan proses dan mungkin bandwith lebih banyak dari sebelumnya. Seharusnya content dan data diload dan digenerate oleh server dan langsung ditampilkan sebagai HTML pada saat pertama kali dibuka. Bukannya diload sabagai XML dan baru kemudian ditampilkan dengan Javascript. Beberapa contoh penggunakan Jquery UI, ExtJS, dan framework Javascript lainnya yang berorientasi pada user interface menggunakan XML untuk meload data ke browser bukan digenerate server sebagai HTML. Akibatnya browser akan melakukan request yang lebih banyak untuk meload data XML dari server. Padahal makin sedikit request maka akses akan lebih cepat dan hemat.</p>
<p>Seharusnya kemunculan teknologi AJAX bukan dipandang sebagai suatu teknologi web yang yang diterapkan pada semua bagian web. Ada beberapa bagian yang memang sangat cocok menggunakan AJAX namun ada beberapa bagian web yang sebaiknya tidak menggunakan AJAX. Bukankan kenyamanan pengguna diatas segalanya, bukan seberapa canggih website kita? Selain itu perkembangan teknologi harusnya didukung dengan perkembangan teknologi pendukungnya, karena kita tidak dapat memandang pengguna internet secara berpetak-petak. Website untuk AJAX bukan hanya ditujukan untuk pengguna broadband saja tapi harus dapat dinikmati semua pihak.</p>
<img src="http://www.thinkrooms.com/?ak_action=api_record_view&id=56&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.thinkrooms.com/2008/04/02/web-20-malah-menyusahkan-pengguna-internet-lambat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Blocking Situs-Situs Pornografi dan Kekerasan</title>
		<link>http://www.thinkrooms.com/2008/03/27/blocking-situs-situs-pornografi-kekerasan/</link>
		<comments>http://www.thinkrooms.com/2008/03/27/blocking-situs-situs-pornografi-kekerasan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Mar 2008 12:18:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tyohan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Article]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Networking]]></category>
		<category><![CDATA[Open Source]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://thinkrooms.com/2008/03/27/blocking-situs-situs-pornografi-kekerasan/</guid>
		<description><![CDATA[Saat ini pemerintah sedang berniat untuk memblokir akses internet ke situs-situs pornografi bahkan memberi ancaman hukuman bagi pelanggarnya. Beberapa langkah disiapkan oleh MenKomInfo untuk memantapkan langkah ini antara lain undang-undang, software, dan sosialisasi ke masyarakat. Langkah ini sebenarnya sangat baik ditengah kekisruhan dan makin tingginya peredaran pornografi melalui situs internet. Kemudahan memperoleh hosting gratis untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saat ini pemerintah sedang berniat untuk memblokir akses internet ke situs-situs pornografi bahkan memberi ancaman hukuman bagi pelanggarnya. Beberapa langkah disiapkan oleh MenKomInfo untuk memantapkan langkah ini antara lain undang-undang, software, dan sosialisasi ke masyarakat. Langkah ini sebenarnya sangat baik ditengah kekisruhan dan makin tingginya peredaran pornografi melalui situs internet. Kemudahan memperoleh hosting gratis untuk menyimpan file dan kemudahan dalam membuat situs sendiri untuk menyebarkan konten yang tidak pantas membuat situs-situs amatir bermunculan untuk menyebarkan konten-konten pornografi. Pemerintah tidak dapat menutup situs-situs tersebut dengan mudah karena sebagian besar ditempatkan diluar negeri dimana konten pornografi dianggap legal di negara tersebut. Oleh karena itu satu-satunya langkah untuk meredam penyebaran pornografi di negara ini adalah dengan membatasi akses internet ke situs-situs pornografi dan melarang masyarakat untuk mengaksesnya. <span id="more-55"></span></p>
<p>Bukan cuma situs pornografi yang menjadi ancaman bagi negeri ini. Situs-situs kekerasan juga mengancam masyarakat kita dengan berbagai konten kekerasan yang dapat mempengaruhi yang mengaksesnya. Di Jepang bahkan sering terjadi aksi bunuh diri secara bersama-sama setelah melakukan perjanjian melalui sebuah situs. Bahkan ada beberapa situs yang menyediakan informasi cara-cara untuk melakukan bunuh diri. Bukan tidak mungkin masyarakat kita akan mengikuti kejadian di Jepang tersebut, apalagi dengan kesengsaraan dan kemiskinan yang diderita oleh sebagian masyarakat kita.</p>
<p>Untuk mencegah pengaruh buruk konten-konten tidak pantas menyebar di masyarakat kita maka tidak terlambat pemerintah melakukan blokir pada situs-situs tersebut. Salah satu yang bisa dilakukan oleh masyarakat adalah upaya mencegah akses ke situs tersebut. Hal ini harus dilakukan oleh para penyedia akses internet yaitu pengusaha warnet dan para provider internet. Tanpa campur tangan para penyedia layanan maka pemerintah tidak akan berhasil membatasi akses ke situs-situs tidak pantas tersebut. Langkah awal dari pemerintah adalah mengeluarkan software untuk membatasi akses ke situs yang dilarang. Beberapa pengusaha warnet juga mulai memasang software sejenis. Namun memasang software tersebut pada tiap komputer bukanlah pekerjaan mudah. Jumlah komputer yang sangat banyak dan kemampuan pengguna yang kurang mengerti mengenai software tersebut akan mengurangi efektifitas dari penggunaan software tersebut.</p>
<p>Namun selain proteksi pada komputer, pemerintah juga akan melakukan pemblokiran pada gateway/proxy lokal. Dan yang paling penting pada internet service provider, mereka sebenarnya dengan mudah memblokir akses ke situs-situs tidak pantas dengan membuat filtering pada gateway dan proxy internet mereka. Dengan demikian para pengguna yang menggunakan jasa mereka tidak perlu menginstall software apapun namun akses mereka akan lebih aman karena akses terlarang itu diblokir di pintu keluar masuk internet Indonesia. Pemblokiran pada pintu keluar masuk tersebut memang tidak 100% mampu mencegah akses ke situs tersebut. Karena dengan sedikit pengetahuan maka kita dengan mudah mengakses konten tersebut tanpa diketahui pihak provider internet sehingga akses kita tidak akan mampu di filter.</p>
<p>Beberapa software yang sudah terbukti kehandalannya adalah DansGuardian. Software ini memiliki engine filtering canggih yang memcegah akses berdasarkan analisa konten dan domain web yang ingin diakses. Software ini dipasang pada gateway atau proxy internet sehingga pengguna yang mengakses internet melalui pintu keluar masuk ini akan dibatasi aksesnya secara otomatis. Hebatnya lagi software ini bersifat Open Source atau bisa dibilang gratis dengan penggunaan yang sesuai ketentuan. Selain software pada gateway, ada juga software yang dapat dipasang pada terminal akses atau komputer tempat kita mengakses internet. Pada Windows Vista sudah terdapat fitur Parental Control yang mampu membatasi akses internet dan konten yang tidak pantas pada komputer tersebut. Bila anda belum menggunakan Windows Vista maka ada banyak software lainnya yang bisa anda temukan di Google dengan keyword &#8220;Parental Control Software&#8221;. Silakan pilih yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan anda.</p>
<p>Niat pemerintah untuk membatasi akses internet akan membari dampak positif bagi pengguna internet Indonesia. Bukan sekedar pencegahan kerusakan moral dan jiwa masyarakat Indonesia tapi juga akan mengurangi penggunaan bandwith internet yang tidak penting. Seperti kita ketahui download film dan gambar yang tidak pantas merupakan salah satu pemborosan bandwith internet terbesar karena ukuran file-file tersebut yang sangat besar dibandingkan dengan bandwith internet kita yang masih sangat terbatas. Dengan adanya pembatasan ini maka pengguna internet akan mengakses informasi dan konten yang diinginkan dengan lebih nyaman, aman, dan cepat.</p>
<img src="http://www.thinkrooms.com/?ak_action=api_record_view&id=55&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.thinkrooms.com/2008/03/27/blocking-situs-situs-pornografi-kekerasan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Referensi Web 2.0</title>
		<link>http://www.thinkrooms.com/2008/01/20/referensi-web-20/</link>
		<comments>http://www.thinkrooms.com/2008/01/20/referensi-web-20/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Jan 2008 14:40:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tyohan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Article]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[web 2.0]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://thinkrooms.com/2008/01/20/referensi-web-20/</guid>
		<description><![CDATA[Web 2.0 merupakan booming yang terjadi di internet dari sekitar 2006 atau bahkan sebelumnya. Web 2.0 merupakan perubahan konsep, konten, dan teknik yang digunakan dalam berbagi, dan mengakses informasi melalui internet. Pada awal internet atau disebut Web 1.0 (demikian saya menyebutnya walaupun mungkin kita belum pernah mendengar istilah ini) internet bersifat 1 arah dalam pemberian [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Web 2.0 merupakan booming yang terjadi di internet dari sekitar 2006 atau bahkan sebelumnya. Web 2.0 merupakan perubahan konsep, konten, dan teknik yang digunakan dalam berbagi, dan mengakses informasi melalui internet. Pada awal internet atau disebut Web 1.0 (demikian saya menyebutnya walaupun mungkin kita belum pernah mendengar istilah ini) internet bersifat 1 arah dalam pemberian dan pengaksesan konten. Penyedia menyediakan konten dan media melalui internet dan pengguna mengakses dan menggunakannya. Untuk generasi kedua atau disebut Web 2.0 maka penggunalah yang lebih banyak memberikan konten. Penyedia hanya menyediakan media berupa aplikasi internet dan pengguna yang akan mengisi kontennya dan diakses serta digunakan oleh pengguna lainnya. Berikut adalah contoh aplikasi dan konsep yang banyak dikenal dalam awal internet kedua atau Web 2.0: <span id="more-48"></span></p>
<ol>
<li><strong>Blog</strong><br />
Blog adalah aplikasi web yang memudahkan seseorang untuk mempublish berita, ide, cerita, pendapat, dan tulisan-tulisan di internet agar dapat dibaca kembali oleh orang lain ataupun untuk konsumsi pribadi. Dengan blog seseorang bisa menuangkan semua isi pikirannya kedalam suatu web aplikasi yaitu blog dan dapat diakses darimana saja melalui internet karena blog merupakan website dengan bentuk khusus untuk memudahkan menulis konten. Untuk mengakses blog sama saja dengan mengakses website yang lain yaitu menggunakan browser seperti Internet Explorer, Firefox, dll. Berikut adalah contoh kegunaan blog bagi pengguna internet:</p>
<ul>
<li>Suatu perusahaan menggunakan blog untuk menulis perkembangan perusahaannya baik berita, event, atau review produk terbaru. Dengan blog maka konsumen dapat mengikuti perkembangan perusahaan sehingga konsumen dapat lebih mengenal perusahaan dan tentu dapat membuat seorang konsumen menjadi pelanggan.</li>
<li>Programmer menggunakan blog untuk menuliskan teknik dan pengetahuannya dalam pemrograman. Blog ini bukan sekedar berbagi pengetahuan tetapi terkadang juga mencatat info atau ilmu yang baru ditemukan dan bisa dijadikan referensi oleh programmer bila sewaktu-waktu dibutuhkan. Programmer juga bisa menunjukkan kemampuannya dengan menulis pengetahuannya tentang pemrograman sehingga orang lain mengetahui bahwa sang programmer tahu dan mampu melakukan apa yang ditulisnya pada blog. Kegunaan blog seperti ini juga sama dengan praktisi lain seperti arsitek, dokter, teknisi, dan profesi lainnya.</li>
<li>Penulis menggunakan blog untuk menuangkan ide, cerita, dan karya tulis yang kemudian di publish di internet untuk dibaca oleh pengguna internet lainnya ataupun hanya sekedar disimpan untuk konsumsi pribadi.</li>
</ul>
</li>
<li><strong>RSS</strong><br />
RSS merupakan suatu konsep content sharing melalui internet. Konten yang dimaksud adalah tulisan-tulisan yang dibuat melalui blog, website, atau aplikasi web lainnya. Konten di sharing dengan standarisasi bentuk dimana format datanya berupa XML dengan skema sesuai standar RSS yang telah ditentukan. Dengan RSS maka tulisan dapat dengan mudah diakses dengan beberapa aplikasi RSS Reader. Kebanyakan konten dari RSS sebenarnya bisa diakses dari website langsung tapi dengan RSS maka pembaca tidak perlu membuka satu persatu website yang akan dikunjungi cukup dengan RSS Reader seperti Mozilla Thunderbird, Google Reader, dan RSS Reader lainnya maka kita dapat mendownload semua berita terbaru dari setiap website yang menyediakan RSS Service dan telah kita daftarkan sebelumnya pada RSS Reader kita hanya dengan 1 klik. Semua berita terbaru langsung dapat muncul pada 1 window. Tidak perlu membuka website satu persatu untuk mengecek berita terbaru.</li>
<li><strong>POD Cast</strong><br />
POD Cast merupakan konsep yang sama dengan RSS. Namun bila RSS membagikan konten berupa tulisan maka POD Cast membagikan konten berupa audio.  Dengan POD Cast maka kita dapat menerima dan mendengar file Audio yang dibagikan dengan cara yang sama RSS dibagi. Jadi hampir semacam radio tetapi terbagi-bagi dalam beberapa file. Isinya biasanya berupa interview seseorang, pengenalan produk oleh seseorang, atau pidato dan sebagainya.</li>
<li><strong>Video Cast</strong><br />
Video Cast sama dengan saudaranya POD Cast dan RSS. Namun yang membedakan adalah bentuk kontennya. Video Cast merupakan konsep pembagian konten atau info dalam bentuk video. Contohnya pengenalan sistem operasi handphone yang dilakukan oleh google yaitu OS Android.</li>
<li><strong>Wiki</strong><br />
Ensiklopedia merupakan suatu media yang merupakan referensi mengenai segala sesuatu yang ada di dunia. Biasanya ensiklopedi berupa buku tebal dan besar karena memuat berbagai informasi mengenai apa, siapa, dan bagaimana sesuatu itu. Untuk internet ensiklopedia yang dibangun dan ditulis oleh pengguna internet secara gotong royong disebut wikipedia. Wikipedia merupakan ensiklopedia terbesar yang ada diinternet. Bila kita mencari sesuatu informasi mengenai apa, siapa, dan bagaimana sesuatu itu maka kita dengan mudah menemukannya di wikipedia. Tidak cuma itu, wikipedia juga menyediakan link ke referensi yang menjadi referensi penulisan kontennya. Bila kita tidak menemukan yang kita cari maka kita dengan mudah menambahkan ke wikipedia sehingga dapat membantu pengguna lain yang mencarinya. Bila konten yang kita peroleh kurang lengkap maka kita juga dapat menambahkan isinya dengan mudah.</li>
<li><strong>VOIP</strong><br />
Sebenarnya voip sudah lama jauh sebelum booming Web 2.0. Akan tetapi dengan munculnya Skype yang memudahkan orang menelpon kemanapun dengan biaya sangat rendah bahkan gratis membuat VOIP ikut terangkat dengan booming web 2.0. VOIP merupakan cara komunikasi suara dengan dua arah seperti telepon namun melalui media internet sehingga bisa menekan biaya hingga gratis.</li>
<li><strong>Social Networking Application</strong><br />
Siapa tidak punya account Friendster, Facebook, atau MySpace? Mungkin bahkan beberapa orang memiliki lebih dari satu account untuk layanan social networking melalui internet ini. Social networking merupakan suatu konsep pertemanan melalui internet. Dengan aplikasi yang disediakan para provider diatas maka seseorang dapat berinteraksi dengan pengguna lain seperti chating, kirim pesan, komentar atau testimonial. Pengguna juga dapat mempublish profil dirinya dan melihat profil orang lain kemudian diajak bertaman dan selanjutnya berinteraksi lebih jauh dengan temannya itu. Tiap pengguna bisa mengajak berkenalan orang lain yang ditemuinya di jaringan temannya, atau dari sumber lainnya tanpa benar-benar tahu siapa orang tersebut. Dengan demikian seseorang dapat mengembangkan jaringan sosialnya hanya melalui internet.</li>
</ol>
<img src="http://www.thinkrooms.com/?ak_action=api_record_view&id=48&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.thinkrooms.com/2008/01/20/referensi-web-20/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Biaya akses internet via GPRS dan ADSL dan cara menghemat biaya akses</title>
		<link>http://www.thinkrooms.com/2007/12/29/biaya-akses-internet-via-gprs-adsl-dan-cara-menghemat-biaya-akses/</link>
		<comments>http://www.thinkrooms.com/2007/12/29/biaya-akses-internet-via-gprs-adsl-dan-cara-menghemat-biaya-akses/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Dec 2007 03:23:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tyohan</dc:creator>
				<category><![CDATA[IT Solution]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[3G]]></category>
		<category><![CDATA[website]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://thinkrooms.com/2007/12/29/biaya-akses-internet-via-gprs-adsl-dan-cara-menghemat-biaya-akses/</guid>
		<description><![CDATA[Saat ini akses internet dapat dilakukan dengan berbagai cara. Mulai dari classic way, dial-up via telepon kabel yang lemot gak terkira,  ADSL yang katanya cepat tapi terkadang kalah ama dial-up, dan GPRS /3G/CDMA yang menggunakan modem selular. Kalau dial-up dan ADSL hanya bisa dilakukan dirumah atau tempat yang punya akses telepon tetap, maka akses internet [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saat ini akses internet dapat dilakukan dengan berbagai cara. Mulai dari classic way, dial-up via telepon kabel yang lemot gak terkira,  ADSL yang katanya cepat tapi terkadang kalah ama dial-up, dan GPRS /3G/CDMA yang menggunakan modem selular. Kalau dial-up dan ADSL hanya bisa dilakukan dirumah atau tempat yang punya akses telepon tetap, maka akses internet via modem selular memberikan mobilitas yang hanya dibatasi oleh sinyal selular yang digunakan. Internet dimanapun tentu memberi kenikmatan tersendiri. Lagi makan siang dan butuh informasi penting maka walaupun lagi di kafe maka bisa langsung membukan internet dan cari info yang diinginkan.</p>
<p>Sebenarnya semuanya kedua cara diatas sama-sama dial-up. Untuk menggunakan internet kita harus melakukan dial-up terlebih dahulu. Namun sepertinya dial-up lebih identik dengan penggunaan telpon tetap sebagai akses internet. Dari segi biaya terdapat 2 macam perhitungan biaya internet yaitu:<span id="more-47"></span></p>
<ol>
<li>Time Based, perhitungan biaya sesuai waktu online. Jadi biaya akses internet berdasarkan waktu dari kita dial-up hingga memutuskan koneksi internet tersebut. Sebagai contoh untuk akses internet via TelkomNet Instan yang biayanya Rp 160/menit + ppn 10% = Rp 176/menit. Maka bila kita mengakses internet selama 60 menit/1 jam maka perhitungannya adalah 60 X 176 = Rp  10.560/jam. Cukup mahal ya. Untuk ADSL Speedy juga menggunakan metode yang sama dimana Speedy memberikan akses 50 jam/bulan dengan biaya Rp 200.000. Kelebihannya permenit akan dikenakan tambahan biaya Rp 25/menit. Sebenarnya cukup sih karena biaya perjamnya jadi 200.000/50=Rp 4.000/jam, biaya ini hampir sama dengan di warnet.<br />
Keuntungan dari timebased adalah kita tidak perlu memikirkan website apa yang akan kita buka, apakah website penuh video dan gambar tidak akan mempengaruhi biaya akses. Tapi kerugiaannya bila akses melambat entah dikarenakan apapun maka pembayaran tetap sama sesuai dengan lama kita melakukan akses. Terkadang kita perlu membaca email, berita, blog, atau apapun sehingga internet kita tidak berjalan karena pada saat kita membaca beberapa site tidak akan melakukan download/upload namun biaya atau waktu akses terus berjalan. Dulu jaman dialup saya ingat untuk internet hemat maka 5 menit pertam saya gunakan untuk mebuka semua web yang ingin saya baca per window sehingga komputer saya dipenuhi browser. Setelah semua terbuka maka internet saya putus dan mulailah membaca satu  persatu, dengan demikian akses lebih hemat namun repotnya bila ada yang belum terbuka dan ingin membaca yang lain maka harus dial lagi.</li>
<li>Data Based, perhitungan biaya berdasarkan jumlah upload dan download data yang kita gunakan selama akses. Contohnya adalah GPRS/3G/CDMA sebagian besar menggunakan metode ini. Demikian juga dengan Speedy Personal yang menerapkan metode biaya yang sama. Biasanya provider memberikan jatah akses berkisar 250MB-5GB perbulan dengan biaya Rp 100.000 &#8211; Rp 500.000. Untuk perhitungan jumlah data maka kita tidak perlu khawatir bila kita sedang membaca email, blog, dan berita karena biasanya website-website tersebut tidak melakukan upload/download bila semua data sudah selesai di load ke browser. Namun seiring perkembangan beberapa website terutama website type Web 2.0 yang memiliki feature AJAX terkadang melakukan aktifitas dibelakang walaupun kita hanya sedang melihat atau membaca isinya saja. Apalagi website yang dipenuhi content video flash. Video flash walaupun kita pause atau tidak dijalankan namun secara background dia akan terus mendownload isi video ke buffer player agar dapat dijalankan dengan mulus pada saat kita mainkan lagi. Hal inilah yang terkadang tidak disadari pengguna internet dengan perhitungan jumlah data. Pada saat kita membuka profile teman di Friendster, MySpace, atau Facebook maka secara tidak sadar data terus didownload dibelakang walaupun halaman telah tampil sepenuhnya.Untuk 1 halaman profile yang penuh animasi, video, dan gambar maka data yang terdownload bisa berkisar 2MB &#8211; 5MB. Jadi bila kita membuka profile sebanyak 10 teman maka kita membuang sekitar 20MB-50MB. Dengan akses cepat seperti Speedy maka kita tidak akan merasakan bahwa data yang terpakai sudah banyak dalam waktu hanya sekitar 15 menit.<br />
Karena itu akses internet dengan perhitungan jumlah data maka kita harus memperhatikan halaman yang dibuka. Bila halaman yang dibuka penuh gambar, video, dan animasi dan halaman tersebut tidak terlalu penting maka sebaiknya segera close/tutup window halaman tersebut sebelum halaman tersebut menghabiskan jatah internet anda.</li>
</ol>
<p>Nah itulah 2 metode perhitungan biaya akses internet di Indonesia. Tinggal kita yang menentukan pilihan paket internet mana yang ingin kita gunakan. Bila kita menggunakan internet untuk download lagu, program, video, dan lain-lain saya sarankan menggunakan perhitungan waktu akses atau kalau perlu ambil yang unlimited akses dengan biaya tetap. Sedangkan untuk yang menggunakan internet untuk buka email, baca berita, blogging, mencari info, dan aktifitas internet lainnya yang tidak menggunakan akses data besar maka sebaiknya menggunakan internet dengan perhitungan biaya berdasarkan pemakaian data. Selain itu ada beberapa cara yang bisa digunakan agar penggunaan internet dengan perhitungan jumlah data tidak mendownload data yang tidak diinginkan seperti iklan. Cara tersebut antara lain:</p>
<ol>
<li>Gunakan Mozilla FireFox, atau IE 7 keatas yang memiliki proteksi baik dari  PopUp, AdWare, atau MalWare yang banyak di internet.</li>
<li>Gunakan AdBlock Plus yang merupaka  plugin dari Firefox. Plugin ini kan memblok gambar ataupun multimedia lainnya bila memiliki URL, filename yang di identifikasi sebagai iklan. Kita juga bisa menambahkan filternya sehingga bila kita mengunjungi suatu website berikutnya gambar yang tidak ingin kita lihat bila tidak ditampilkan dan tidak terdownload. Dengan demikian bisa menghemat penggunaan data untuk gambar atau media yang ingin kita lihat saja.</li>
<li>Gunakan antivirus dan anti spyware yang selalu terupdate. Karena bila komputer anda terkena virus atau spyware maka komputer anda bisa melakukan aktifitas yang tidak anda tahu dan menghabiskan jatah internet anda.</li>
</ol>
<p>Gambaran dan cara diatas cuma merupakan pandangan saya saja. Bila ada kesalahan maupun ketidakakuratan data mohon dimaafkan. Semoga tulisan ini dapat membantu teman-teman dalam memilih cara akses internet anda.</p>
<img src="http://www.thinkrooms.com/?ak_action=api_record_view&id=47&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.thinkrooms.com/2007/12/29/biaya-akses-internet-via-gprs-adsl-dan-cara-menghemat-biaya-akses/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>10 langkah meningkatkan penetrasi teknologi di Indonesia</title>
		<link>http://www.thinkrooms.com/2007/11/26/10-langkah-meningkatkan-penetrasi-teknologi-di-indonesia/</link>
		<comments>http://www.thinkrooms.com/2007/11/26/10-langkah-meningkatkan-penetrasi-teknologi-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Nov 2007 04:16:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tyohan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Article]]></category>
		<category><![CDATA[IT Solution]]></category>
		<category><![CDATA[Recommended]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[lokal]]></category>
		<category><![CDATA[opini]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://thinkrooms.com/2007/11/26/10-langkah-meningkatkan-penetrasi-teknologi-di-indonesia/</guid>
		<description><![CDATA[Bangsa Indonesia sangat tertinggal jauh dibandingkan negara-negara tetangga semacam Malaysia dan Singapura dari segi penggunaan teknologi oleh masyarakatnya. Contohnya rasio penggunaan internet dalam kehidupan masyarakat Indonesia sangat kecil karena jumlah masyarakat Indonesia juga yang sangat banyak. Infrastrukture yang kurang, biaya akses yang mahal, serta kurang meratanya pembangunan di daerah-daerah hanyalah sebagian kecil penyebab kelambatan perkembangan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bangsa Indonesia sangat tertinggal jauh dibandingkan negara-negara tetangga semacam Malaysia dan Singapura dari segi penggunaan teknologi oleh masyarakatnya. Contohnya rasio penggunaan internet dalam kehidupan masyarakat Indonesia sangat kecil karena jumlah masyarakat Indonesia juga yang sangat banyak. Infrastrukture yang kurang, biaya akses yang mahal, serta kurang meratanya pembangunan di daerah-daerah hanyalah sebagian kecil penyebab kelambatan perkembangan teknologi di Indonesia. Iklim investasi yang kurang mendukung juga menghambat investor teknologi untuk masuk ke Indonesia dan mengembangkan bisnis IT di Indonesia.</p>
<p>Sudah saatnya kita bergerak dan membuat perubahan agar IT menjadi bagian dari semua bangsa Indonesia. Pergerakan dan perjuangan telah dimulai dari jauh-jauh hari dibawah bayang-bayang pemerintah yang terlalu banyak memberikan aturan penghambat penetrasi IT di Indonesia. Gerakan independen seperti VOIP Rakyat, RT-RW Net, IIX, dan gerakan-gerakan lainnya menunjukkan keinginan bangsa Indonesia untuk berkembang. Pemerintah yang perlahan-lahan mulai mendukung penetrasi IT sepertinya kekurangan SDM dan ide agar mampu membuat terobosan besar dalam dunia IT nasional.</p>
<p>Saat ini perkembangan IT masih berpusat di kota-kota besar. Daerah hampir terlupakan sehingga mereka sangat tertinggal dengan kota-kota besar. Di daerah saya di Sulawesi Selatan warnet sangatlah langka, walaupun ada tapi akses menggunakan dial-up yang saat ini tidak pantas untuk dibagi menjadi hambatan terbesar. Broadband akses sama sekali tidak ada yang mampu membantu penetrasi internet di daerah.<span id="more-43"></span></p>
<p>Sudah saatnya Indonesia mengambil langkah-langkah efektif dan nyata yang mampu meningkatkan penetrasi Internet di Indonesia. Berikut merupakan pemikiran saya apa yang bisa kita lakukan:</p>
<ol>
<li>Bentuk ISP Sosial, bukan ISP komersil. Seperti yayasan yang bertujuan membantu masyarakat dalam mengakses internet. Pemerintah bisa mendukung dengan mengawasi ISP tersebut agar jangan menjadi ISP komersil.</li>
<li>Subsudi akses internet, melalui ISP sosial pemerintah dapat memberi subsidi agar akses internet dapat lebih murah. Akses internet bersubsidi dapat digunakan oleh sekolah, perpustakaan, internet publik, dan tempat-tempat yang sifatnya sosial bukan komersil. Untuk daerah-daerah terpencil bisa mendapat akses broadband dengan fasilitas VSAT atau satelit. Nanti didaerah tersebut akses broadband baru dibagi-bagi lagi ke masyarakat setempat. Alangkah indahnya dunia internet bila tiap desa memilki akses broadband dengan VSAT yang kemudian dibagi-bagi ke masyarakatnya. Hal seperti ini cuma bisa dilakukan oleh ISP Sosial bukan ISP komersil.</li>
<li>Perbanyak konten lokal. Konten lokal akan membantu masyarakat memperoleh informasi yang diinginkan. Internet merupakan informasi serba ada. Akan tetapi konten lokal masih terbatas sehingga masyarakat yang tidak mengerti bahasa Inggris akan kesulitan dalam memperoleh informasi yang diinginkan. Salah satu langkah mudah adalah dukung dan kembangkan aktifitas blog. Karena blog merupakan penyedia konten lokal yang saat ini berkembang pesat.</li>
<li>Lokalisasi website Indonesia. Dengan menglokalisasi penyedia konten-konten berbahasa Indonesia maka akan menghemat bandwith internasional. Ada ratusan atau bahkan lebih website berbahasa Indonesia yang di hosting di luar negeri termasuk blog ini. Kenapa? Karena biaya hosting lokal lebih mahal daripada hosting di luar negeri. Seharusnya pemerintah membantu penyedian data center lokal ekonomis yang diperuntukan untuk blogger, dan penyedia konten lokal. Hal ini tentu akan memacu perkembangan konten lokal lebih cepat. Apalagi bila pemerintah memberi subsidi untuk data center lokal ini tentu lebih menarik.</li>
<li>Dukung perkembangan aplikasi internet lokal. Globalisasi google,yahoo, facebook, friendster, dan website lainnya sangat pesat. Penggunaan aplikasi internet luar sangat tinggi di Indonesia. DI China pemerintahannya selalu berusaha mengembangkan aplikasi lokal yang bisa meminimalisasi akses keluar. Kreatifitas dan pengembangan aplikasi lokal harus ditingkatkan agar akses ke aplikasi internet luar bisa diminimalisasi. Dulu ada group.or.id yang berusaha memindahkan milis yahoo ke lokal sehingga diskusi milis berbahasa Indonesia tidak perlu pulang balik ke Amerika. Namun kurangnya dukungan membuat aplikasi ini tidak terdengar lagi. Alangkah bagusnya bila ada search engine Indonesia yang setara dengan Google dan betul-betul memberikan hasil pencarian lokal yang semuanya berbahasa Indonesia.</li>
<li>Perbanyak akses internet publik. Dengan memberikan akses internet publik yang gratis seperti di stasiun, rumah sakit, terminal, perpustakaan, sekolah, kampus, dan tempat umum lainnya akan membantu memperkenalkan internet ke masyarakat.</li>
<li>Kembangkan website-website e-learning seperti <a href="http://ilmukomputer.com" title="ilmu komputer - elearning content" target="_blank">IlmuKomputer.com</a>. Konten pembelajaran online berbahasa Indonesia sangat berguna membantu masyarakat untuk belajar. Tidak terbatas ilmu komputer saja, ilmu lain juga seperti pertanian, peternakan, dan bidang-bidang lainnya akan membantu meningkatkan pengetahuan dan pendidikan masyarakat kita.</li>
<li>Sosialisasi pentingnya teknologi dalam kehidupan masyarakat. Iklan-iklan sosial mengenai pentingnya internet dan teknologi masih sangat kurang dibandingkan iklan sosial mengenai kesehatan dan pendidikan. Sudah saatnya DepKomInfo melakukan sosialisasi media agar masyarakat menyadari penting teknologi. Karena percuma bila teknologi ada namun pengguna tidak ada.</li>
<li>Hukum dan undang-undang yang jelas dan tepat penerapannya sehingga dapat melindungi praktisi dan bisnis di bidang IT. Hal ini dapat meningkatkan industri IT karena terlindungi oleh hukum sehingga praktisi dan penggiat IT di Indonesia tidak takut untuk melangkah maju. Investor juga merasa takut untuk berinvestasi di Indonesia bila mereka tidak merasa aman untuk berinvestasi.</li>
<li>Penghargaan terhadap tenaga IT akan membantu peningkatan SDM IT di Indonesia. Banyak tenaga ahli IT Indonesia memilih bekerja di luar negeri karena tenaga mereka lebih di hargai di luar. Di Indonesia tenaga IT dan buruh kasar seakan-akan tidak ada perbedaan dari segi penghargaan kualitas. Memang sudah ada beberapa yang memberi penghargaan sepantasnya tapi jumlahnya masih sedikit. Masih banyak perusahaan berpendapat bahwa IT hanyalah bagian yang memboroskan dana perusahaan bukan pendukung yang dapat memajukan perusahaan. IT yang memperbaiki bukan mengembangkan masih merupakan pandangan yang banyak dianut oleh perusahaan-perusahaan Indonesia. Hal ini harus dihilangkan dan memberi penghargaan yang sepantasnya bagi SDM IT yang berkualitas sehingga mereka tidak lari keluar negeri.</li>
</ol>
<p>Itulah 10 pandangan saya mengenai langkah-langkah yang bisa kita ambil dalam meningkatkan penetrasi teknologi dan kualitas SDM IT Indonesia. Semoga pemerintah bisa memandang IT sebagai bidang yang menjadi prioritas pengembangan selain bidang-bidang lain seperti pendidikan dan kesehatan. Dukungan masyarakat terhadap pemerintah dalam menjalankan program-programnya juga penting. Karena itu mari kita bersama-sama mendukung dan mengembangkan IT di Indonesia.</p>
<img src="http://www.thinkrooms.com/?ak_action=api_record_view&id=43&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.thinkrooms.com/2007/11/26/10-langkah-meningkatkan-penetrasi-teknologi-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic page generated in 0.474 seconds. -->
<!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2010-07-31 04:45:18 -->
