<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>thinkrooms &#187; IT</title>
	<atom:link href="http://www.thinkrooms.com/category/it/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.thinkrooms.com</link>
	<description>Web Developer, Web Designer, Internet Solution, Network  and System Integration</description>
	<lastBuildDate>Sun, 08 Nov 2009 04:43:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Metodologi Pengembangan Aplikasi Web</title>
		<link>http://www.thinkrooms.com/2009/06/09/metodologi-pengembangan-aplikasi-web/</link>
		<comments>http://www.thinkrooms.com/2009/06/09/metodologi-pengembangan-aplikasi-web/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2009 08:08:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tyohan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Article]]></category>
		<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[Recommended]]></category>
		<category><![CDATA[Web Developer]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[IT Solution]]></category>
		<category><![CDATA[project management]]></category>
		<category><![CDATA[web]]></category>
		<category><![CDATA[web app]]></category>
		<category><![CDATA[web develop]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.thinkrooms.com/?p=143</guid>
		<description><![CDATA[Metodologi adalah cara-cara yang digunakan oleh seseorang secara rutin dalam menyelesaikan suatu pekerjaan. Itu menurut pemahaman saya. Kata metodologi banyak digunakan dalam manajemen proyek. Karena kesuksesan proyek juga ditentukan oleh pemilihan metodologi yang akan digunakan dalam proyek itu. Demikian juga dalam proyek pengembangan aplikasi website kita memerlukan metodologi yang tepat agar dapat menghasilkan aplikasi web [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Metodologi adalah cara-cara yang digunakan oleh seseorang secara rutin dalam menyelesaikan suatu pekerjaan. Itu menurut pemahaman saya. Kata metodologi banyak digunakan dalam manajemen proyek. Karena kesuksesan proyek juga ditentukan oleh pemilihan metodologi yang akan digunakan dalam proyek itu. Demikian juga dalam proyek pengembangan aplikasi website kita memerlukan metodologi yang tepat agar dapat menghasilkan aplikasi web sesuai yang diinginkan.</p>
<p>Dalam dunia software engineering, metodologi paling klasik terdiri dari 5 fase yaitu:</p>
<ol>
<li>Fase requirement atau penelusuran kebutuhan, pada fase ini kita mencari tau sebenarnya apa sih yang dibutuhkan, tujuan dari suatu proyek pengembangan aplikasi, dan seperti apa hasil yang diinginkan.</li>
<li>Fase analisa, pada tahapan ini berdasarkan hasil penelusuran kebutuhan maka kita akan memutuskan seperti apa aplikasi yang ingin dibuat, feature apa saja yang diperlukan, masalah yang kemungkinan kita hadapi, apa saja yang kita perlukan dalam proses pengembangan, dsb.</li>
<li>Fase perancangan, pada tahapan ini kita akan membuat rencana atau rancangan mengenai aplikasi yang akan dibuat berdasarkan hasil analisa sebelumnya. Misalnya berdasarkan hasil analisa kita akan membuat aplikasi dengan beberapa feature, nah kita perlu merancang table database yang kira-kira diperlukan untuk feature tersebut. Selain itu sesuai dengan hasil analisa kita membuat tampilan dari aplikasi. Struktur aplikasi yang dibutuhkan kayak bagaimana, fungsi apa saja yang akan dibuat, dsb.</li>
<li>Fase pengembangan, tahapan implementasi hasil dari analisa dan perancangan. Pada tahap ini kita akan menulis kode program sesuai yang telah direncanakan sebelumnya pada fase perancangan. Pada tahapan ini juga dilakukan pengujian terhadap suatu fungsi apakah telah berjalan sesuai yang diinginkan.</li>
<li>Fase installasi, setelah memastikan bahwa semua fungsi telah berjalan baik dan telah memenuhi kriteria yang diinginkan pada fase requirement maka aplikasi akan si setup pada server atau komputer yang akan digunakan untuk menjalankan aplikasi ini.</li>
</ol>
<p>Fase diatas adalah fase standar yang bersifat dinamis. Tidak selamanya tiap fase yang dilewati akan ditinggalkan. Terkadang kita perlu kembali ke fase sebelumnya untuk memperbaiki kekurangan yang ada. Beberapa fase juga ada yang digabungkan agar lebih sederhana atau dipisahkan agar lebih detail.</p>
<p>Itu tadi metodologi klasik dalam proyek pengembangan aplikasi. Bagaimana dengan proyek pengembangan aplikasi web. Pada dasarnya karena sama-sama mengembangkan aplikasi maka metodologi diatas juga dapat digunakan. Namun terkadang kita memerlukan metodologi khusus yang bagi kita lebih nyaman. Saya sendiri memiliki metode tersendiri dalam proses pengembangan aplikasi web. Namun sebenarnya mengadopsi metodologi diatas namun dengan beberapa perubahan atau hanya perubahan kata-kata agar cocok dengan cara saya.</p>
<p>Berikut adalah metodologi pengembangan web yang biasa saya gunakan:</p>
<ol>
<li>Fase requirement, sama dengan metodologi diatas. Pada fase ini saya mencoba mencari tahu beberapa pertanyaan berikut:
<ul>
<li>apa yang dibutuhkan?</li>
<li>apa tujuan dari aplikasi ini?</li>
<li>apa yang ingin dicapai?</li>
<li>apakah ada referensi atau contoh?</li>
<li>siapa sasaran penggunaan aplikasi ini?</li>
</ul>
<p>Setelah memperoleh jawaban dari pertanyaan itu maka saya baru memulai fase berikutnya.</li>
<li>Fase penentuan feature dan fungsi, pada tahapan ini berdasarkan hasil penelusuran kebutuhan dari aplikasi maka saya menentukan feature dan fungsi apa saja yang akan dibuat untuk memenuhi kebutuhan yang ada. Feature dibagi menjadi feature utama atau bagian besar terlebih dahulu baru kemudian didefenisikan menjadi bagian yang lebih kecil. Misalnya pada aplikasi CMS salah satu feature utama adalah blog, kemudian feature blog didefenisikan seperti feature tagging, category, comment, dsb. Pada tahapan ini yang perlu diperhatikan adalah apakah daftar feature dan fungsi yang dibuat telah memenuhi kebutuhan yang diinginkan.</li>
<li>Fase pengumpulan data, konten, gambar, dan file lain yang dibutuhkan dalam pengembangan aplikasi. Berdasarkan daftar feature dan fungsi yang akan dikembangkan maka saya akan mengumpulkan data-data dan file yang diperlukan untuk feature dan fungsi tersebut.</li>
<li>Fase analisa dan perancangan, pada tahapan ini saya mencoba menganalisa data yang telah dikumpulkan pada tahapan sebelumnya dan menuangkan hasil analisa kedalam sebuah rancangan. Misalnya berdasarkan feature yang ada maka saya merancang tabel database yang dibutuhkan oleh tiap feature. Berdasarkan konten dan data  yang ada saya juga melakukan perancangan tampilan aplikasi. Selain itu saya juga menyusun struktur aplikasi seperti menu, sitemap, dsb.</li>
<li>Fase coding, pada tahapan ini saya memulai menulis kode program. Biasanya dimulai dengan mengubah template dari file image Firework ke html. Setelah itu membuat kerangka aplikasi seperti struktur folder dan file dan memulai pengembangan fungsi untuk tiap feature.</li>
<li>Fase setup and testing, pada tahapan ini saya melakukan setup di server dimana aplikasi web nanti akan akan dijalankan. Tentu setelah melakukan testing di komputer lokal terlebih dahulu dan memastikan bahwa semua fungsi berjalan baik. Pada server juga akan dilakukan testing untuk memastikan aplikasi dapat berjalan baik pada server tersebut. Pada tahapan ini juga akan dilakukan beta test dimana beberapa orang akan mencoba menggunakan aplikasi dan memberikan komentar atau feedback terkait dengan fungsi aplikasi.</li>
<li>Fase launching, pada fase ini setelah dipastikan aplikasi berjalan baik pada server maka saya akan melakukan sosialisasi baik di dunia nyata atau maya. Beberapa diantaranya adalah melakukan posting di forum, aplikasi social network seperti facebook, membuat posting di blog, dan sosialisasi lainnya.</li>
</ol>
<p>Itulah metodologi yang saya gunakan dalam pengembangan aplikasi web. Seperti sebelumnya tiap fase tidak bersifat mengikat tapi sebisa mungkin mengikuti alur yang ada. Sebenarnya metodologi diatas juga saya adaptasi dari salah satu metode <a title="Agile Software Development" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Agile_software_development" target="_blank">Agile Development</a> yaitu <a title="Feature Driven Development" href="http://www.featuredrivendevelopment.com/" target="_blank">Feature Driven Development(FDD)</a>. FDD merupakan metode pengembangan aplikasi yang mengfokuskan pada feature atau fungsi yang ingin dikembangkan.</p>
<p>Pada dasarnya metodologi dikembangkan untuk membuat hasil suatu pekerjaan menjadi lebih baik. Namun tentu metodologi yang anda gunakan harus sesuai dengan diri anda sendiri. Gunakan metodologi yang paling nyaman menurut anda dan lihat apakah hasil yang dicapai lebih baik. Bila tidak pertimbangkan metodologi lain namun tetap cocok dengan anda.</p>
<h3>Referensi:</h3>
<ul>
<li><a href="http://www.martinbauer.com/articles/fdd_web_development" target="_blank">http://www.martinbauer.com/articles/fdd_web_development</a></li>
<li><a href="http://www.sitepoint.com/article/successful-development/" target="_blank">http://www.sitepoint.com/article/successful-development/</a></li>
<li><a href="http://www.greynium.com/services/web-development-methodology.html" target="_blank">http://www.greynium.com/services/web-development-methodology.html</a></li>
</ul>
<img src="http://www.thinkrooms.com/?ak_action=api_record_view&id=143&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.thinkrooms.com/2009/06/09/metodologi-pengembangan-aplikasi-web/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Internet Explorer 6 PNG Fix Terbaik</title>
		<link>http://www.thinkrooms.com/2009/04/07/internet-explorer-6-png-fix-terbaik/</link>
		<comments>http://www.thinkrooms.com/2009/04/07/internet-explorer-6-png-fix-terbaik/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Apr 2009 07:23:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tyohan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Web Design]]></category>
		<category><![CDATA[CSS]]></category>
		<category><![CDATA[web]]></category>
		<category><![CDATA[Web Developer]]></category>
		<category><![CDATA[website]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.thinkrooms.com/?p=137</guid>
		<description><![CDATA[Saya menemukan PNG fix untuk internet explorer 6 yang bukan berita baru lagi kalau internet explorer 6 merupakan mimpi buruk untuk web designer manapun. Tidak mendukung tranparansi PNG pada IE 6 dan dukungan terbatas pada IE 7 membuat web designer kudu extra hati-hati dalam membuat design web agar bisa ditampilkan di seluruh browser dengan baik. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya menemukan PNG fix untuk internet explorer 6 yang bukan berita baru lagi kalau internet explorer 6 merupakan mimpi buruk untuk web designer manapun. Tidak mendukung tranparansi PNG pada IE 6 dan dukungan terbatas pada IE 7 membuat web designer kudu extra hati-hati dalam membuat design web agar bisa ditampilkan di seluruh browser dengan baik.</p>
<p>Setelah mencoba berbagai hack yang ada makan saya menjatuhkan pilihan pada script yang saya dapat di <a title="DD Belated PNG fix for Internet explorer" href="http://www.dillerdesign.com/experiment/DD_belatedPNG" target="_blank">http://www.dillerdesign.com/experiment/DD_belatedPNG</a>. Kelebihan yang tidak dimiliki oleh beberapa script PNG hack lainnya adalah transparansi pada background yang berulang. Beberapa script lainnya yang memiliki fungsi yang sama kebanyakan tidak dapat memperbaiki masalah transparansi pada background yang berulang. Tapi script ini melakukannya dengan sempurna.</p>
<p>Cara penggunaannya juga cukup mudah. Cukup meng-include script javascript di halaman yang ingin kita perbaiki dan memanggil fungsi yang akan memperbaiki background dan image pada elemen DOM yang kita inginkan. Kodenya bisa seperti ini</p>
<pre>&lt;!--[if IE 6]&gt;
&lt;script src="DD_belatedPNG.js"&gt;&lt;/script&gt;
&lt;script&gt;
DD_belatedPNG.fix('.png_bg');
&lt;/script&gt;
&lt;![endif]--&gt;</pre>
<p>Kode diatas hanya akan dieksekusi bila browser terdeteksi sebagai Internet Explorer 6. Kita dapat memasukkan parameter pada fungsi fix sama dengan format CSS selector seperti contoh diatas yang akan melakukan perbaikan pada elemen denga CSS class .png_bg.</p>
<p>Saya kira solusi untuk masalah transparansi PNG di Internet Explorer bukan masalah lagi untuk para web designer untuk menciptakan web yang terlihat sama disemua browser. Selamat mencoba.</p>
<img src="http://www.thinkrooms.com/?ak_action=api_record_view&id=137&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.thinkrooms.com/2009/04/07/internet-explorer-6-png-fix-terbaik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menghadapi client yang juga teman</title>
		<link>http://www.thinkrooms.com/2009/02/18/menghadapi-client-yang-juga-tema/</link>
		<comments>http://www.thinkrooms.com/2009/02/18/menghadapi-client-yang-juga-tema/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2009 13:33:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tyohan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Web Design]]></category>
		<category><![CDATA[Web Developer]]></category>
		<category><![CDATA[freelancer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.thinkrooms.com/?p=131</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin seorang teman designer datang bercerita bagaimana dia pusing menghadapi clientnya yang juga temannya. Temannya bisa dibilang gaptek dan kurang mengerti web design. Bagi orang awam macam clientnya itu warna norak, penuh animasi, dan tampilan web jaman dulu merupakan kriteria web yang bagus. Prototype tampilan design web yang dibuat oleh teman saya itu ingin diubah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kemarin seorang teman designer datang bercerita bagaimana dia pusing menghadapi clientnya yang juga temannya. Temannya bisa dibilang gaptek dan kurang mengerti web design. Bagi orang awam macam clientnya itu warna norak, penuh animasi, dan tampilan web jaman dulu merupakan kriteria web yang bagus. Prototype tampilan design web yang dibuat oleh teman saya itu ingin diubah dan membuatnya lebih &#8220;menyala&#8221;. Teman saya pusing menjelaskan bagaimana biar temannya mengerti bahwa hasil akhirnya bakal tidak bagus.</p>
<p>Akhirnya teman saya memutuskan untuk mengikuti kemauannya dan mengiyakan perkataan client yang juga temannya itu. Dia mengatakan akan segera membuat design sesuai keinginan client dan kembali lagi dengan design baru. Dia bingung dan bertanya pada saya, betulkan tindakannya? Apa yang harus dilakukan? Menurut saya inilah yang harus dia lakukan untuk menghadapi client semacam itu yang juga teman dekat dia:</p>
<ol>
<li>Profesional, kerjaan dan teman tidak bisa terlalu dicampur adukkan. Tapi bukan berarti faktor pertemanan harus dilupakan. Jangan karena faktor pertemanan berakibat kita sebagai pekerja menjadi tersiksa bekerja dengan bayaran yang tidak sepadan.</li>
<li>Tegas, sistem kerja dan cakupan kerja harus dari awal ditegaskan. Dengan bayaran sekian maka kita akan memberikan hasil dengan cakupan sekian. Dari awal sebaiknya client dijelaskan bahwa sistem kerja misalnya kita akan membuatkan design sesuai dengan yang dia butuhkan dan punya hak untuk 3 kali  melakukan perubahan mayor, untuk perubahan minor mungkin bisa dilakukan sebanyak 5 kali. Dan untuk bayaran sekian kita hanya bisa membuatkan design web tanpa animasi flash dan cakupan hasil kerja lainnya. Dengan adanya kejelasan sistem kerja dan cakupan kerjaan maka diharapkan pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu.</li>
<li>Kita harus bisa menjelaskan kenapa kita membuatkan design seperti itu. Dasar pertimbangan pemilihan warna dan faktor lainnya harus dijelaskan agar dia mengerti. Walaupun misalnya dia tidak mengerti penjelasan kita paling tidak kita telah menyampaikan kewajiban kita.</li>
<li>Bila client meminta perubahan macam-macam yang menurut kita tidak sesuai dengan estetika dan mungkin hasilnya tidak bagus maka kita harus menegaskan bahwa semua perubahan akan masuk dalam hitungan revisi. Bila jumlah revisi atau perubahan melebihi batas maka biaya pengembangan juga akan bertambah.</li>
<li>Client harus mengerti bahwa setiap pengerjaan dan perubahan yang dilakukan membutuhkan tenaga, waktu, dan sumber daya lainnya pada kita. Sehingga teman yang baik pasti mengerti kesusahan kita sebagai seorang freelancer.</li>
</ol>
<p>Itulah menurut saya yang bisa dilakukan kepada client yang juga merupakan teman. Profesionalisme dan pertemanan memang susah untuk disatukan. Terkadang banyak terjadi perpecahan hubungan pertemanan karena masalah kerjaan. Teman yang baik pasti mengerti akan pekerjaan yang dilakoni temannya.</p>
<img src="http://www.thinkrooms.com/?ak_action=api_record_view&id=131&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.thinkrooms.com/2009/02/18/menghadapi-client-yang-juga-tema/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Trellis Desk, aplikasi web untuk help desk dan technical support</title>
		<link>http://www.thinkrooms.com/2008/12/17/trellis-desk-aplikasi-web-untuk-help-desk-dan-technical-support/</link>
		<comments>http://www.thinkrooms.com/2008/12/17/trellis-desk-aplikasi-web-untuk-help-desk-dan-technical-support/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Dec 2008 05:34:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tyohan</dc:creator>
				<category><![CDATA[IT Solution]]></category>
		<category><![CDATA[help desk]]></category>
		<category><![CDATA[web application]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.thinkrooms.com/?p=122</guid>
		<description><![CDATA[Dalam perusahaan besar dimana terdapat puluhan atau lebih pegawai maka mutlak dibutuhkan technical support atau help desk yang menangani bagian-bagian tertentu. Sistem manual dimana permintaan dukungan melalui telepon dan kemudian dicatat di form akan menambah beban kerja bagian dukungan teknis. Diperlukan aplikasi yang dapat meng-otomatisasi pekerjaan bagian dukungan teknis untuk menerima permintaan dan penelusuran dukungan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam perusahaan besar dimana terdapat puluhan atau lebih pegawai maka mutlak dibutuhkan technical support atau help desk yang menangani bagian-bagian tertentu. Sistem manual dimana permintaan dukungan melalui telepon dan kemudian dicatat di form akan menambah beban kerja bagian dukungan teknis. Diperlukan aplikasi yang dapat meng-otomatisasi pekerjaan bagian dukungan teknis untuk menerima permintaan dan penelusuran dukungan teknis atau lebih populer dengan technical support. Salah satu aplikasi yang cukup baik adalah <a href="http://www.accord5.com/trellis" target="_blank">Trelis Desk</a> keluaran <a href="http://www.accord5.com/" target="_blank">Accord5</a>.</p>
<h3>Feature</h3>
<p>Trelis Desk memiliki feature yang cukup lengkap sebagai aplikasi help desk yang dapat membantu mempermudah pekerjaan bagian technical support. Berikut adalah beberapa feature dari aplikasi Trelis Desk:</p>
<ul>
<li>Pembagian tiket berdasarkan departement<br />
<a href="http://www.thinkrooms.com/wp-content/uploads/image2.png"><img style="border: 0pt none;" title="Trelis Desk multi departement feature" src="http://www.thinkrooms.com/wp-content/uploads/image-thumb2.png" border="0" alt="Trelis Desk multi departement feature" width="519" height="90" align="center" /></a> Dengan feature ini maka semua departement dapat menerima permintaan dukungan dan tidak tertutup untuk bagian IT saja. Misalnya departement Supply Chain Management yang menangani masalah inventaris barang dan sirkulasi barang dapat menggunakan aplikasi ini untuk menangani permintaan barang dari departement atau cabang kantor lain.</li>
<li>Prioritas tiket<br />
Tiket dapat dibuat dan diberikan prioritas apakah tiket tersebut bersifat penting atau biasa saja. Dengan demikian bagian yang menerima tiket dapat memberikan dukungan dengan tepat sesuai prioritas tingkat kepentingan.</li>
<li>Pengalihan tiket<br />
Tiket dapat dialihkan kepada staff tertentu sehingga tiket tersebut dapat ditangani oleh staff tersebut dan bertanggung jawab atas penyelesaian tiket tersebut.</li>
<li>Pengaturan hak akses berdasarkan group<br />
Aplikasi ini memiliki tingkat akses berlevel yang dibagi berdasarkan group sehingga memiliki tingkat keamanan penggunaan yang baik</li>
<li>RSS tiket<br />
Kita dengan mudah membuat RSS feed pada tiket yang menjadi tanggung jawab kita. Dengan demikian kita dengan mudah mengecek apakah ada tiket baru yang ditujukan pada kita dengan cepat.</li>
<li>Multi Language<br />
Secara default aplikasi ini memiliki tampilan dengan bahasa Inggris. Namun dengan mudah kita dapat menerjemahkan aplikasi ini ke bahasa lain yang kita inginkan. Cukup dengan mengisi terjemahan dari kalimat-kalimat yang digunakan dalam aplikasi.</li>
<li>Knowledge Base<br />
<a href="http://www.thinkrooms.com/wp-content/uploads/image3.png"><img class="alignleft" style="border: 0pt none;" title="Trelis Desk knowledge base feature" src="http://www.thinkrooms.com/wp-content/uploads/image-thumb3.png" border="0" alt="Trelis Desk knowledge base feature" width="535" height="92" align="center" /></a> Memiliki knowledge base atau basis pengetahuan yang terintegrasi. Hal ini memudahkan kita dalam mencari langkah penyelesaian sebelum memasukkan tiket. Dengan feature yang memberikan saran solusi yang tersedia sebelum kita memasukkan tiket akan membantu meningkatkan efisiensi kerja karena mengurangi frekuasi dalam menangani masalah yang sama.</li>
</ul>
<p>Fitur yang cukup lengkap sebagai aplikasi help desk menjadikan Trelis Desk dapat diandalkan menjadi aplikasi help desk diperusahaan anda. Dan yang menarik dengan kelengkapan feature tersebut biaya yang dikeluarkan adalah nol alias gratis. Jadi kenapa anda tidak mencoba mengimplementasikan aplikasi ini di perusahaan anda.</p>
<h3>Link</h3>
<p><a title="http://www.accord5.com/" href="http://www.accord5.com/">http://www.accord5.com/</a></p>
<p><a title="http://www.accord5.com/trellis" href="http://www.accord5.com/trellis">http://www.accord5.com/trellis</a></p>
<img src="http://www.thinkrooms.com/?ak_action=api_record_view&id=122&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.thinkrooms.com/2008/12/17/trellis-desk-aplikasi-web-untuk-help-desk-dan-technical-support/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Website Referensi, Bacaan, dan Tutorial Untuk Web Developer dan Web Designer</title>
		<link>http://www.thinkrooms.com/2008/12/06/website-referensi-bacaan-dan-tutorial-untuk-web-developer-dan-web-designer/</link>
		<comments>http://www.thinkrooms.com/2008/12/06/website-referensi-bacaan-dan-tutorial-untuk-web-developer-dan-web-designer/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Dec 2008 08:54:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tyohan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Web Developer]]></category>
		<category><![CDATA[referensi]]></category>
		<category><![CDATA[web]]></category>
		<category><![CDATA[web 2.0]]></category>
		<category><![CDATA[Web Reference]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.thinkrooms.com/?p=115</guid>
		<description><![CDATA[Setiap pagi saya memulai hari saya dengan segelas kopi dan Google Reader. Google Reader ini adalah aplikasi untuk aggregator RSS dari website yang telah kita pilih sebelumnya. Website dan blog yang saya aggregate untuk dibaca sehari-hari kebanyakan berisi informasi seputar teknologi dan web. Selain untuk mengikuti perkembangan dunia teknologi dan web, bacaan ini juga menjadi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setiap pagi saya memulai hari saya dengan segelas kopi dan <a href="http://www.google.com/reader" target="_blank">Google Reader</a>. Google Reader ini adalah aplikasi untuk aggregator RSS dari website yang telah kita pilih sebelumnya. Website dan blog yang saya aggregate untuk dibaca sehari-hari kebanyakan berisi informasi seputar teknologi dan web. Selain untuk mengikuti perkembangan dunia teknologi dan web, bacaan ini juga menjadi sumber update skill mengenai web development. Melalui blog dan website yang saya baca saya dapat mempelajari beragam teknik pengembangan web dan trend pengembangan yang sedang naik daun.</p>
<p>Berikut adalah beberapa website yang saya aggregate di Google Reader saya yang dapat anda jadikan referensi, bacaan, dan tutorial untuk mengembangkan skill web development anda:</p>
<ol>
<li><a href="http://www.smashingmagazine.com/" target="_blank">Smashing Magazine</a>, salah satu blog favorit saya karena selalu mengumpulkan link-link menarik dan terbaik yang berisi referensi, teknik, dan beragam informasi lainnya yang sangat berguna untuk web development. Salah satu yang banyak dicari adalah theme gratis WordPress, Icon gratis, referensi design web yang menarik, font, tutorial, dan kumpulan informasi lainnya yang sangat berguna untuk mengembangkan skill anda.</li>
<li><a href="http://www.sitepoint.com" target="_blank">Sitepoint</a>, website yang banyak berisi artikel, tutorial, dan referensi buku yang sangat menarik dan berguna untuk pengembangan skill web development.</li>
<li><a href="http://www.webappers.com/" target="_blank">Webappers</a>, website yang banyak memberikan informasi yang menarik untuk para web developer dan web designer misalnya icon gratis, library baru, website menarik, dan beragam informasi seputar dunia web.</li>
<li><a href="http://nettuts.com/" target="_blank">Nettuts</a>, berisikan tutorial web design dan web development. Juga ada beberapa hasil wawancara terhadap para praktisi dunia web yang pengalamannya dapat berguna untuk para praktisi web. Selain itu Nettuts juga memberi informasi resource untuk praktisi web seperti theme, buku wajib, dan lain-lain</li>
<li><a href="http://www.webmongkey.com" target="_blank">WebMongkey</a>, membagi kontennya menjadi 3 kategori yaitu tutorial, artikel, dan kode program. Sangat berguna untuk membantu meningkatkan pengetahuan anda di dunia web development.</li>
<li><a href="http://www.readwriteweb.com/" target="_blank">ReadWriteWeb</a>, blog yang selalu memberikan update informasi mengenai dunia web. Saya biasanya melihat review aplikasi web terbaru di blog ini. Dengan demikian kita dapat mengikuti trend aplikasi web di internet.</li>
<li><a href="http://www.ajaxian.com" target="_blank">Ajaxian</a>, blog yang sangat sering diupdate seputar web programming. Bisa dibilang web ini merangkum informasi yang ada di internet.</li>
<li><a href="http://www.techcrunch.com/" target="_blank">TechCrunch</a>, blog yang memberikan informasi mengenai bisnis di internet. Di blog ini kita bisa menemukan informasi perusahaan-perusahaan yang ada di internet dan perkembangannya.</li>
<li><a href="http://mashable.com/" target="_blank">Mashable</a>, blog yang selalu memberikan update berita dan informasi dunia internet meliputi internet, aplikasi web, programming, online marketing, dan bisnis.</li>
</ol>
<p>Tentu masih banyak resource lainnya, tapi list diatas bisa menjadi langkah awal sumber informasi untuk anda para web maniak. Kalau ada yang ingin menambahkan silakan komentar disini ya. Terima kasih.</p>
<img src="http://www.thinkrooms.com/?ak_action=api_record_view&id=115&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.thinkrooms.com/2008/12/06/website-referensi-bacaan-dan-tutorial-untuk-web-developer-dan-web-designer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips memulai karir sebagai freelancer</title>
		<link>http://www.thinkrooms.com/2008/10/31/tips-memulai-karir-sebagai-freelancer/</link>
		<comments>http://www.thinkrooms.com/2008/10/31/tips-memulai-karir-sebagai-freelancer/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 31 Oct 2008 07:17:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tyohan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Article]]></category>
		<category><![CDATA[Recommended]]></category>
		<category><![CDATA[Web Developer]]></category>
		<category><![CDATA[freelancer]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.thinkrooms.com/?p=109</guid>
		<description><![CDATA[Saya memulai karir sebagai full freelancer kurang lebih sekitar 1 tahun lalu. Hasilnya bisa dibilang cukup untuk usaha saya. Pada dasarnya saya tidak terlalu giat mencari proyek dan terkadang dalam sebulan malah sibuk dengan proyek pribadi. Namun buat saya start awal menjadi freelancer cukup membuat saya puas karena dalam sebulan saya mendapat beberapa client bahkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya memulai karir sebagai full freelancer kurang lebih sekitar 1 tahun lalu. Hasilnya bisa dibilang cukup untuk usaha saya. Pada dasarnya saya tidak terlalu giat mencari proyek dan terkadang dalam sebulan malah sibuk dengan proyek pribadi. Namun buat saya start awal menjadi freelancer cukup membuat saya puas karena dalam sebulan saya mendapat beberapa client bahkan ada yang cukup loyal. Karena itu saya ingin berbagi tips agar bisa memulai karir freelance dengan baik. Berikut tips saya:</p>
<ol>
<li>Sebelum memulai ada beberapa kriteria yang yang sebaiknya anda penuhi agar mempermudah karir anda sebagai freelancer. Bukan syarat mutlak namun sangat berpengaruh akan kemajuan karir freelancer anda. Syarat tersebut antara lain:
<ul>
<li>Menguasai bahasa Inggris, minimal baca tulis. Kalau tidak anda akan kesulitan untuk berkomunikasi dengan client anda.</li>
<li>Memiliki skill yang cukup untuk bersaing dengan freelancer lainnya. Anda harus mempunyai kemampuan yang dapat diandalkan sebelum masuk ke dunia freelancer karena bila anda mengecewakan klien maka akan berdampak pada reputasi anda seterusnya.</li>
<li>Akses internet yang lancar karena semua pekerjaan dan komunikasi melalui internet maka hampir dipastikan syarat ini harus dipenuhi.</li>
<li>Memiliki website sendiri sebagai portofolio anda sehingga klien dengan mudah mengetahui siapa anda. Tidak mutlak tapi sangat membantu untuk meyakinkan klien bahwa anda adalah orang yang dia cari.</li>
</ul>
</li>
<li>Daftar ke website penyedia project. Daftar web yang bisa dicoba bisa lihat di tulisan saya sebelumnya <a href="http://www.thinkrooms.com/2008/10/21/website-untuk-para-creative-freelancer/" target="_blank">“Website untuk para creative freelancer”</a>. Untuk permulaan saya menyarankan menggunakan getafreelancer.com(GAF) karena banyak proyek kecil yang bisa anda coba ikuti. Selain ga ribet harus test, bikin proposal, dan prosedur lainnya yang banyak digunakan di website lain GAF juga tidak terlalu membatasi freelancer dalam jumlah mengikuti penawaran proyek. Tidak seperti website lain yang sangat membatasi jumlah keikutsertaan dalam penawaran proyek untuk account gratis. Untuk memiliki kesempatan lebih ikut dalam penawaran anda harus membayar sekian dollar untuk website lainnya.</li>
<li>Setelah mendaftar, silakan cari proyek yang anda ingin ikuti. Berikut adalah saran dalam memilih proyek:
<ul>
<li>Pilih proyek yang pasti bisa anda selesaikan. Kalau perlu lakukan riset terlebih dahulu sebelum mengikuti penawaran.</li>
<li>Jangan tamak dan langsung ikut menawar pada proyek bernilai besar. Mulailah dengan proyek kecil dengan tujuan mengumpulkan review dan feedback dari client sebanyak mungkin.</li>
<li>Baca secara detail requirement proyek dan pastikan anda memahami apa yang diinginkan oleh pemilik proyek.</li>
<li>Sebaiknya anda memilih spesialis anda, misalnya anda spesialis WordPress, Drupal, atau CMS lainnya. Dengan demikian anda memiliki feedback yang sesuai dengan spesialis anda dan lebih meyakinkan klien lain bila anda menawar proyek serupa yang pernah anda kerjakan sebelumnya.</li>
</ul>
</li>
<li>Setelah memilih proyek, saatnya membujuk klien anda agar memilih anda dalam mengerjakan proyek miliknya. Caranya bisa seperti berikut:
<ul>
<li>Perkenalkan secara singkat diri anda dan kemampuan anda.</li>
<li>Yakinkan klien bahwa anda mengerti apa yang klien anda inginkan.</li>
<li>Berikan saran atau ide yang dapat membuat proyek klien jadi lebih baik.</li>
<li>Tunjukkan apa yang pernah anda buat sebelumnya, sebaiknya tunjukkan karya anda yang kira-kira mirip dengan proyek yang anda tawar.</li>
</ul>
</li>
<li>Bila klien anda tertarik dan membalas pesan anda. Jangan sia-siakan kesempatan. Bujuk rayu dan yakinkan klien bahwa anda tidak akan mengecewakan klien. Namun pastikan requirement, prosedur pengerjaan, biaya, dan pembayaran telah jelas sebelum anda deal dengan klien anda.</li>
<li>Selamat, anda terpilih untuk mengerjakan proyek ini. Bila email pemberitahuan telah sampai di inbox anda, anda harus segera menyiapkan segala sesuatunya untuk memulai proyek anda. Anda bisa menggunakan beberapa tool kolaborasi untuk memudahkan komunikasi dengan klien anda.</li>
<li>Selama pengerjaan proyek, pastikan klien anda mengetahui apa yang anda sedang kerjakan. Minimal 3 hari sekali anda memberikan laporan kepada klien anda. Makin sering makin baik, misalya sehari sekali.</li>
<li>Minta review dan komentar klien anda untuk proyek yang sedang anda kerjakan. Misalnya selesai bagian tampilan, tanyakan komentarnya agar bila ada perubahan tidak perlu dilakukan perubahan besar-besaran bila hal ini anda lakukan di akhir proyek.</li>
<li>Pastikan permintaan klien selama pengerjaan proyek tidak melenceng dari requirement proyek. Bila hanya perubahan kecil maka bisa saja anda penuhi, namun bila perubahan termasuk besar mungkin anda bisa mengajukan perubahan anggaran biaya proyek.</li>
<li>Pastikan klien anda puas dengan pekerjaan anda dengan menyelesaikan proyek tepat waktu dan sesuai dengan requirement proyek. Karena besar kemungkinan klien anda akan meminta anda melakukan pekerjaan lain bila ia puas dengan pekerjaan anda.</li>
</ol>
<p>Demikianlah tips dari saya dalam memulai karir freelance anda. Karena besar kemungkinan bila anda tidak memulai dengan baik dan anda merasakan kegagalan dengan freelance maka anda dapat saja trauma dan tidak ingin melakukannya lagi. Padahal bisa saja kegagalan tersebut bukan karena ketidakmampuan anda, akan tetapi hanya karena kekurangtauan anda bagaimana memulainya dengan baik. Selamat mencoba.</p>
<img src="http://www.thinkrooms.com/?ak_action=api_record_view&id=109&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.thinkrooms.com/2008/10/31/tips-memulai-karir-sebagai-freelancer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bikin komik dengan aplikasi web 2.0 di pixton.com</title>
		<link>http://www.thinkrooms.com/2008/10/28/bikin-komik-dengan-aplikasi-web-20-di-pixtoncom/</link>
		<comments>http://www.thinkrooms.com/2008/10/28/bikin-komik-dengan-aplikasi-web-20-di-pixtoncom/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Oct 2008 14:20:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tyohan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Web Review]]></category>
		<category><![CDATA[Flash]]></category>
		<category><![CDATA[web 2.0]]></category>
		<category><![CDATA[web app]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.thinkrooms.com/2008/10/28/bikin-komik-dengan-aplikasi-web-20-di-pixtoncom/</guid>
		<description><![CDATA[Komik adalah cerita bergambar 2 dimensi yang biasanya digambar dengan tangan atau dengan bantuan aplikasi komputer seperti Corel Draw, Adobe Photoshop, atau aplikasi grafis lainnya. Kalau sekarang sih biasanya komik digambar sketsanya di kertas dulu kemudian di scan, dan diberi warna di Adobe Photoshop atau aplikasi sejenis. Tapi pernah kepikiran gak bikin komik instan cuma [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Komik adalah cerita bergambar 2 dimensi yang biasanya digambar dengan tangan atau dengan bantuan aplikasi komputer seperti Corel Draw, Adobe Photoshop, atau aplikasi grafis lainnya. Kalau sekarang sih biasanya komik digambar sketsanya di kertas dulu kemudian di scan, dan diberi warna di Adobe Photoshop atau aplikasi sejenis. Tapi pernah kepikiran gak bikin komik instan cuma dalam waktu 10 menit dan gak butuh sketsa atau aplikasi grafis. Cukup dengan klik, drag, dan ketik teks jadi deh komiknya.</p>
<p>Adalah <a title="Pixton" href="http://pixton.com" target="_blank">pixton.com</a> yang membuat aplikasi web 2.0 berbasis Adobe Flash yang memungkinkan kita membuat komik secara instan. Tekniknya cukup menarik dan memudahkan kita dalam membuat komik. Orang yang tidak kenal dunia pembuatan komik juga dengan mudah memahami cara penggunaan aplikasi ini. Berikut adalah cara membuat komik dengan aplikasi <a title="Pixton" href="http://pixton.com" target="_blank">pixton.com</a>:</p>
<ol>
<li>Untuk memulai kita diberi pilihan apakah ingin membuat komik dari template atau membuatnya dari awal. Membuat komik dari templete lebih mudah karena kita tinggal mengedit template komik yang telah ada. Kita tinggal memilih template yang mana yang kira-kira mirip dengan cerita kita. Namun bila cerita template tidak ada yang mirip atau kita ingin membuatnya dari awal maka pilih metode advance dimana kita akan membuat komik dari awal.</li>
<li>Konsep membuat dari awal sangat sederhana. Kita akan membuat komik scene demi scene. Scene adalah satu gambar yang merupakan bagian dari cerita kita. Untuk memulai terlebih dahulu kita memilih background. Kita dapat memilih beragam background sesuai cerita kita misalnya background di kamar, di taman, di kantor, di ruang tamu, dan background lainnya.</li>
<li>Selanjutnya adalah memasukkan karakter atau tokoh. Ada 2 karakter dasar yang tersedia yaitu manusia dan binatang. Untuk manusia kita dapat memilih manusia yang biasanya secara default atau standar berupa laki-laki. Namun bila kita dapat mengubah karakter manusia ini sesuai keinginan. Misalnya untuk mengubahnya menjadi perempuan cukup mengubah model rambut, bentuk badan, dan lain-lain. Kita juga dapat menambahkan asesoris seperti topi, kacamata, sepatu, dan lain-lain.</li>
<li>Setelah karakter tersebut masuk kita bisa memilih gaya atau posisi tubuh dari karakter tersebut. Apakah duduk, berdiri, lari, tidur, dan posisi lainnya.</li>
<li>Kita juga dapat menambahkan beberapa benda lainnya untuk menambah detail dari komik kita.</li>
<li>Yang terakhir adalah memasukkan teks. Teks ada 3 macam yaitu teks yang menandakan karakter kita berbicara, berpikir, dan keterangan singkat komik. Seperti komik biasa bentuknya adalah lingkaran, atau gelembung.</li>
</ol>
<p>Berikut adalah contoh komik buatan saya di <a title="Pixton" href="http://pixton.com" target="_blank">pixton.com</a></p>
<p><a href="http://pixton.com/comic/rtlzbk1k" target="_blank"><img style="border-right: 0px; border-top: 0px; display: inline; border-left: 0px; border-bottom: 0px" title="tersesat di jakarta" src="http://www.thinkrooms.com/wp-content/uploads/tersesatdijakarta.png" border="0" alt="tersesat di jakarta" width="594" height="408" /></a></p>
<p>Ini lebih jelas silakan klik pada gambar diatas. Sekarang dengan adanya kemudahan dalam membuat komik, tinggal kreatifitas anda untuk berkarya dan menciptakan karya dan cerita yang unik dan menarik. Anda bisa melihat komik karya pengguna pixton lainnya di web pixton. Selamat mencoba</p>
<h3>Link:</h3>
<p><a href="http://pixton.com">http://pixton.com</a></p>
<img src="http://www.thinkrooms.com/?ak_action=api_record_view&id=99&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.thinkrooms.com/2008/10/28/bikin-komik-dengan-aplikasi-web-20-di-pixtoncom/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Looping object dengan Prototype javascript di Internet Explorer</title>
		<link>http://www.thinkrooms.com/2008/10/12/looping-object-dengan-prototype-javascript-di-internet-explorer/</link>
		<comments>http://www.thinkrooms.com/2008/10/12/looping-object-dengan-prototype-javascript-di-internet-explorer/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Oct 2008 08:27:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tyohan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Web Developer]]></category>
		<category><![CDATA[javascript]]></category>
		<category><![CDATA[prototype]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.thinkrooms.com/?p=92</guid>
		<description><![CDATA[Internet explorer punya banyak perbedaan dengan browser lain seperti Firefox atau Safari. Mungkin karena merupakan browser yang paling banyak digunakan di dunia sehingga dengan seenaknya pengembangan browser Internet Explorer tidak mengikuti standar yang sama. Katanya sih ke depan IE akan dikembangkan mengikuti standar, namun hingga IE 7, IE stabil yang terakhir dirilis saat tulisan ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Internet explorer punya banyak perbedaan dengan browser lain seperti Firefox atau Safari. Mungkin karena merupakan browser yang paling banyak digunakan di dunia sehingga dengan seenaknya pengembangan browser Internet Explorer tidak mengikuti standar yang sama. Katanya sih ke depan IE akan dikembangkan mengikuti standar, namun hingga IE 7, IE stabil yang terakhir dirilis saat tulisan ini dibuat masih memiliki perbedaan dengan browser lainnya untuk penanganan CSS dan Javascript. Salah satunya pada penanganan looping object javascript yang bekerja dengan baik di Firefox dan Safari ternyata tidak dapat berjalan di IE7.</p>
<p>Contoh kode looping pada object Javascript dengan bantuan Prototype Javascript:</p>
<pre>var foo = new Array();
foo[0] = "zero";
foo[1] = "one";
foo[2] = "two";

var out = "";
foo.each(function(obj){
out += obj+ " ";
});

alert(out);</pre>
<p>Kode diatas akan menghasilkan ouput “zero one two” pada browser Firefox dan Safari namun pada IE7 tidak akan menghasilkan apa-apa. Sepertinya tidak terjadi looping sama sekali pada IE7. penggunaan fungsi each yang merupakan fungsi tambahan dari Prototype Javascript untuk memudahkan looping juga tidak membantu. Solusinya adalah menggunakan fungsi lainnya pada Prototype Javascript sebelum melakukan looping dengan fungsi each. Fungsi tersebut adalah <a title="compact Prototype javascript function" href="http://www.prototypejs.org/api/array/compact" target="_blank">compact()</a> yang merupakan fungsi pada prototype yang akan menghilangkan nilai null dalam koleksi objek atau array dan mengembalikan objek atau array tanpa nilai null. Jadi sepertinya yang menjadi permasalahan adalah IE7 tidak dapat melakukan looping bila ada nilai null dalam koleksi array atau objek. Kodenya menjadi seperti berikut:</p>
<pre>var foo = new Array();
foo[0] = "zero";
foo[1] = "one";
foo[2] = "two";

var out = "";
foo.compact().each(function(obj){
out += obj+ " ";
});

alert(out);</pre>
<p>Hasilnya adalah output yang sama dengan Firefox dan Safari. Sesuai dengan yang saya harapkan. Solusi ini saya temukan di <a title="http://hamiltonsonline.net/ross/?tag=array-explorer-ie-iterate" href="http://hamiltonsonline.net/ross/?tag=array-explorer-ie-iterate">http://hamiltonsonline.net/ross/?tag=array-explorer-ie-iterate</a> setelah seharian dipusingkan dengan IE7.</p>
<img src="http://www.thinkrooms.com/?ak_action=api_record_view&id=92&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.thinkrooms.com/2008/10/12/looping-object-dengan-prototype-javascript-di-internet-explorer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hasil survey gaji pekerja IT di Indonesia</title>
		<link>http://www.thinkrooms.com/2008/10/09/hasil-survey-gaji-pekerja-it-di-indonesia/</link>
		<comments>http://www.thinkrooms.com/2008/10/09/hasil-survey-gaji-pekerja-it-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Oct 2008 15:52:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tyohan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Article]]></category>
		<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[Recommended]]></category>
		<category><![CDATA[gaji]]></category>
		<category><![CDATA[survey]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.thinkrooms.com/?p=89</guid>
		<description><![CDATA[ZDNETAsia melakukan survey gaji pekerja IT di Indonesia. Survey dilakukan kepada 3.267 responder di Indonesia. Menurut hasil survey, gaji pekerja IT meningkat dibandingkan dengan survey yang sama tahun lalu. Namun hal ini sepertinya disebabkan kenaikan inflasi di Indonesia yang diikuti oleh kenaikan BBM dan kebutuhan pokok di Indonesia. Jadi sepertinya kenaikan gaji pekerja IT tidak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>ZDNETAsia melakukan survey gaji pekerja IT di Indonesia. Survey dilakukan kepada 3.267 responder di Indonesia. Menurut hasil survey, gaji pekerja IT meningkat dibandingkan dengan survey yang sama tahun lalu. Namun hal ini sepertinya disebabkan kenaikan inflasi di Indonesia yang diikuti oleh kenaikan BBM dan kebutuhan pokok di Indonesia. Jadi sepertinya kenaikan gaji pekerja IT tidak terlalu berpengaruh terhadap kesejahteraan pekerja IT. Berikut adalah hasil survey yang menunjukkan gaji rata-rata pekerja IT dalam setahun menurut industri dan fungsi kerjanya.</p>
<p><a href="http://www.thinkrooms.com/wp-content/uploads/image.png"><img style="border-right: 0px; border-top: 0px; border-left: 0px; border-bottom: 0px" title="statistik gaji" src="http://www.thinkrooms.com/wp-content/uploads/image-thumb.png" border="0" alt="statistik gaji" width="432" height="341" /></a></p>
<p>Sedangkan untuk profesi pekerja IT juga terjadi perubahan tren yang sedang laku di dunia kerja. Profesi pekerja IT yang saat ini paling banyak berdasarkan jumlah responder adalah pengembang aplikasi. Berikut adalah tabel profesi responder dan rata-rata gaji pertahun:</p>
<p><a href="http://www.thinkrooms.com/wp-content/uploads/image1.png"><img style="border-right: 0px; border-top: 0px; border-left: 0px; border-bottom: 0px" title="statistik reponder" src="http://www.thinkrooms.com/wp-content/uploads/image-thumb1.png" border="0" alt="statistik reponder" width="439" height="147" /></a></p>
<p>Kalau melihat dari hasil survey diatas bisa dilihat profesi yang saat ini paling banyak dilakoni adalah pengembang aplikasi sedangkan yang paling sedikit adalah administrator sistem. Walaupun paling sedikit namun administrator sistem memiliki gaji yang paling tinggi dibanding 4 profesi IT lainnya. Sepertinya memang karena tanggung jawab administrator sistem lebih vital dibandingkan yang lain.</p>
<p>Itulah hasil survey gaji para pekerja IT yang sebenarnya cukup baik. Namun sepertinya survey dilakukan di Jakarta karena memang rata-rata gaji di Jakarta lebih tinggi dibandingkan di kota lain. Misalnya di Bandung salah satu kota penghasil IT profesional yang cukup banyak tapi gaji profesional IT termasuk rendah dibandingkan statistik diatas. Untuk Staff IT di Bandung masih berada pada kisaran 1,5 juta hingga 2,5 juta untuk staff IT yang fresh graduate.</p>
<p>Tentu pasti banyak yang terheran-heran dan protes “Kok gaji saya jauh dibawah itu?” Ya begitulah dunia kerja, tidak semua perusahaan dapat menghargai kemampuan pegawainya. Tapi banyak juga yang menghargai kemampuan pegawainya.</p>
<p>Statistik diatas jangan dijadikan acuan ya. Cuma informasi aja sebagai referensi pada saat anda melamar pekerjaan baru. Semoga ke depan para profesional IT lebih dihargai di Indonesia.</p>
<img src="http://www.thinkrooms.com/?ak_action=api_record_view&id=89&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.thinkrooms.com/2008/10/09/hasil-survey-gaji-pekerja-it-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Yii Framework, new best performance php framework</title>
		<link>http://www.thinkrooms.com/2008/10/08/yii-framework-new-best-performance-php-framework/</link>
		<comments>http://www.thinkrooms.com/2008/10/08/yii-framework-new-best-performance-php-framework/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Oct 2008 01:45:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tyohan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Prado Framework]]></category>
		<category><![CDATA[Recommended]]></category>
		<category><![CDATA[Web Developer]]></category>
		<category><![CDATA[php]]></category>
		<category><![CDATA[web 2.0]]></category>
		<category><![CDATA[yii]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.thinkrooms.com/?p=83</guid>
		<description><![CDATA[Pengembang Prado Qiang Zue memilih mengembangkan framework baru dibandingkan meneruskan Prado 3 ke versi 4. Framework baru ini yang diberi nama Yii merupakan turunan dari Prado karena meminjam konsep dan kelebihan dari Prado namun dengan beberapa perubahan untuk kemampuan yang lebih baik. Perubahan paling signifikan dari framework ini adalah performancenya. Hasil tes membuktikan bahwa Yii [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pengembang Prado Qiang Zue memilih mengembangkan framework baru dibandingkan meneruskan Prado 3 ke versi 4. Framework baru ini yang diberi nama Yii merupakan turunan dari Prado karena meminjam konsep dan kelebihan dari Prado namun dengan beberapa perubahan untuk kemampuan yang lebih baik. Perubahan paling signifikan dari framework ini adalah performancenya. Hasil tes membuktikan bahwa Yii telah menjadi framework dengan performance terbaik saat ini. Meninggalkan Codeigniter yang selama ini merupakan pemegang sabuk juara performance untuk framework PHP.</p>
<p><img style="max-width: 800px; float: none;" src="http://www.yiiframework.com/images/performance.png" alt="" /></p>
<p>Codeigniter memilih tidak menggunakan seluruh kemampuan Object Oriented Programming(OOP) dengan alasan performance, namun Yii mematahkan anggapan bahwa OOP pasti akan mengorbankan performance. Memang bila dibandingkan dengan structural programming besar kemungkinan OOP tertinggal, namun dengan kemudahan pengembangan aplikasi menjadi nilai lebih bagi pengembangan dengan OOP. Yii yang namanya terisipirasi dari Wii yaitu game console revolusioner merupakan framework murni OOP dan hanya berjalan di PHP 5.1 keatas.<br />
Berikut merupakan beberapa fitur dari Yii:</p>
<ol>
<li>Menggunakan pola MVC, pola standar pengembangan aplikasi yang memisahkan tampilan, logic program, dan model.</li>
<li>Menggunakan database abstraction layer seperti Data Access Objects(DAO) dan Active Record untuk memudahkan interaksi dengan database.</li>
<li>Terintegrasi dengan JQuery Javascript Framework. Walaupun menggunakan JQuery sebagai internal javascript library, namun Yii dapat menggunakan library lainnya tanpa terjadi bentrok.</li>
<li>Mendukung Internationalization (I18N) and localization (L10N) untuk memudahkan pengembangan aplikasi dalam multi bahasa dan lokalisasi seperti penggunaan waktu dan tanggal.</li>
<li>Memiliki layer cache untuk cache data, halaman, sebagian, dan keseluruhan aplikasi sehingga dapat meningkatkan performance dengan beragam pilihan media cache. Penggunaan media cache seperti database, APC, memcache, dan sebagainya dengan mudah diatur tanpa melakukan perubahan besar pada kode.</li>
<li>Fitur penanganan error dan logging, sehingga memudahkan pengembang dalam melakukan debugging aplikasi dalam masa pengembangan aplikasi.</li>
<li>Penggunaan theme, memudahkan pengembang aplikasi dalam merancang tampilan aplikasi.</li>
<li>Console, penggunaan perintah pada console untuk melakukan beragam perintah otomatis seperti meng-generate struktur dasar aplikasi, model, crud, dan sebagainya.</li>
<li>Dukungan authentication dan authorization internal<strong> </strong>sehingga memudahkan pengembangan aplikasi dengan fitur autentikasi.</li>
<li>Widget, seperti pada Prado memiliki komponen pada Yii memiliki widget yaitu semacam kontrol yang memiliki fungsi tertentu seperti autocomplete, datapicker, table, dan lain-lain. Menggunakan JQuery sebagai javascript client sidenya.</li>
<li>Dukungan form input dan validasi. Memudahkan pengembang untuk bekerja dengan form pada aplikasi dan melakukan validasi input dari form.</li>
<li>Modular dan mudah ditambahkan dengan dukungan extensi dan komponen tambahan sehingga beragam fitur tambahan dengan mudah dimasukkan.</li>
</ol>
<p>Saat ini Yii masih dalam versi 1 alpha. Namun menurut pengembang framework ini sudah cukup stabil untuk digunakan dalam produksi. Namun karena framework ini masih baru sehingga penggunanya juga masih sangat sedikit. Namun melihat fitur, kemampuan dan merupakan turunan dari Prado saya tidak ragu untuk memulai menggunakan framework ini.</p>
<p>Reference</p>
<ul>
<li><a title="Prado Forum" href="http://www.pradosoft.com/forum/index.php/topic,11022.0.html" target="_blank">http://www.pradosoft.com/forum/index.php/topic,11022.0.html</a></li>
<li><a title="yii framework" href="http://www.yiiframework.com" target="_blank">http://www.yiiframework.com</a></li>
</ul>
<img src="http://www.thinkrooms.com/?ak_action=api_record_view&id=83&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.thinkrooms.com/2008/10/08/yii-framework-new-best-performance-php-framework/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic page generated in 0.487 seconds. -->
<!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2010-07-31 05:15:41 -->
