12 Langkah Menjadi Seorang Web Developer

Tentu anda sudah mengenal apa web itu. Namun mungkin ada yang belum mengerti bagaimana sih membuat web tersebut. Apa yang harus dipelajari untuk menjadi web developer, dan bagaimana untuk hidup dari profesi web developer. Saya mencoba membuat daftar langkah-langkah yang dapat anda tempuh untuk menjadi seorang web developer berdasarkan pengalaman saya sebagai web developer. Semoga daftar ini dapat membantu anda untuk memulai karir sebagai web developer. Tidak panjang lebar inilah langkah-langkah menjadi seorang web developer:

  1. Belajar bahasa pemrograman web, untuk memulainya tentu anda harus menguasai bahasa pemrograman web. Dan bahasa yang dikuasai tidak cukup 1 bahasa pemrograman saja karena web dibangun diatas beberapa faktor pendukung. Bahasa yang sebaiknya anda pelajari untuk menjadi web developer adalah:
    • HTML, merupakan bahasa pemrograman web paling dasar dan mutlak harus dikuasai. HTML adalah bahasa untuk menciptakan tampilan web yang anda lihat di browser. HTML membangun struktur tampilan web seperti header, content, footer, menu, dan sebagainya. Namun untuk menciptakan tampilan yang lebih baik tidak cukup dengan HTML saja masih diperlukan bahasa lain untuk menciptakan tampilan yang lebih baik.
    • CSS, inilah bahasa pelengkap HTML. Tanpa CSS kita tak akan dapat menciptakan tampilan yang indah. CSS adalah bahasa yang mengatur layout dan tampilan dari web tersebut misalnya warna background, tulisan, font, ukuran, dan sebagainya. Dengan kombinasi HTML dan CSS maka kita dapat menciptakan tampilan yang baik dan indah.
    • Bahasa scripting web misalnya PHP, ASP, ColdFusion, Python, dan lainnya. Bahasa pemrograman ini adalah bahasa yang akan kita gunakan untuk membangun aplikasi web. Kalau tadi HTML dan CSS merupakan pembangun tampilan dari web tersebut maka bahasa scripting ini adalah pengontrol logika aplikasi web. Bahasa ini menghubungkan aplikasi web kita dengan database dan mengolah input output dari aplikasi kita. Sebaiknya anda memilih salah satu bahasa untuk didalami. Saya menyarankan menggunakan PHP karena bahasa inilah yang paling banyak digunakan untuk membuat aplikasi web. Dengan sifatnya yang terbuka dan bebas biaya maka kita dengan mudah mempelajari dan membuat aplikasi web dengan mudah. Kelengkapan dokumentasi dan tutorial PHP juga sangat banyak sehingga anda tidak akan kesulitan mempelajari bahasa yang satu ini.
    • SQL, merupakan bahasa scripting database. Database adalah aplikasi pengolah data yang menyimpan data untuk digunakan bersama aplikasi web kita. Database ada bermacam-macam misalnya MySQL, SQLite, Oracle, PostgreSQL, SQL Server, dan database lainnya. Sangat disarankan untuk memilih salah satu untuk didalami. Walaupun SQL merupakan standar bahasa scripting database namun dengan mempelajari salah satu scripting database yang ada maka kita akan dimudahkan dalam menyimpan, mengelola, dan memberikan output data dengan tersedianya fungsi-fungsi yang akan membantu anda bekerja dengan database.
    • Javascript, bahasa scripting yang berjalan di browser. Bahasa ini tidak mutlak dipelajari, namun kalau anda ingin membuat web dengan efek animasi, dan web yang lebih interaktif maka javascript akan membantu anda. Dibandingkan dengan flash untuk membuat efek tertentu, saya lebih memilih Javascript. Kenapa, karena Flash masih memerlukan installasi plugin sedangkan Javascript sudah didukung secara default oleh browser modern.
  2. Pelajari teknik penyelesaian kasus-kasus pemrograman web. Misalnya bagaimana pemrograman yang berhubungan dengan tanggal, bagaimana menghubungkan web dengan aplikasi lainnya, bagaimana mengakses database, dan beragam teknik lainnya. Dengan mengetahui teknik pemrograman dan penyelesaian kasus-kasus pemrograman web maka anda dapat lebih efektif dalam pemrograman aplikasi web anda.
  3. Pelajari metode pengembangan web yang baik. Ada banyak metode pengembangan seperti RUP, Agile, dan USDP tapi pada dasarnya mengfokuskan pada analisa, perancangan, pengembangan, dan pengujian. Lakukan pengembangan aplikasi dengan tahapan-tahapan diatas. Lakukan analisa apa yang diperlukan oleh aplikasi ini, kemudian rancang terlebih dahulu aplikasi anda sebelum melakukan coding, lakukan pengembangan atau coding, dan uji coba terlebih dahulu sebelum dirilis atau didelivery. Anda dapat kembali ketahap sebelumnya bila diperlukan. Yang penting, tentukan sendiri metode yang paling baik seusai dengan diri anda.
  4. Belajar mengolah gambar. Buat apa? Karena dengan gambar maka kita dapat memberikan informasi lebih cepat dan efektif dibandingkan dengan mendeskripsikan dalam text yang panjang. Cukup pelajari Adobe Photoshop atau Adobe Firework yang merupakan software paling umum untuk keperluan gambar web. Pelajari bagaimana membuat gambar seperti icon, background, patern, dan gambar lainnya. Sebenarnya bukan merupakan keharusan karena untuk menciptakan gambar untuk tampilan web karena hal ini lebih cenderung merupakan pekerjaan web designer. Namun bila anda bs membuat gambar untuk web maka akan lebih membantu dibandingkan anda harus meminta tolong teman anda untuk keperluan gambar web anda.
  5. Gunakan framework, framework merupakan sekumpulan fungsi dan library yang dapat memudahkan pemrograman anda. Gunakan framework sesuai dengan bahasa pemrograman anda. Misalnya ASP menggunakan .NET Framework. Ruby dengan Rails Framework, Python dengan Django Framework, dan PHP yang lebih banyak lagi seperti Prado, Symfony, CakePHP, dan framework lainnya. Lakukan riset dan tentukan pilihan anda framework mana yang akan anda gunakan dan dalami framework tersebut. Jangan terlalu banyak berpindah-pindah framework karena anda tidak akan memperoleh manfaat maksimal karena pemahaman yang terpecah-pecah. Jadi tentukan framework pilihan anda sesuai minat, dan teknik yang anda senangi.
  6. Pelajari teknik-teknik mengoptimalkan aplikasi anda. Agar aplikasi anda dapat berjalan lebih cepat dan responsif maka anda harus dapat melakukan tuning atau optimalisasi. Pelajari teknik pemrograman web yang baik, pemecahan masalah programming yang efektif, tuning dan optimalisasi database, serta optimasi web server.
  7. Pelajari web server, akan sangat bermanfaat bila anda mempelajari web server agar anda dapat mengetahui bagaimana menjalankan aplikasi anda di web server. Atau bagaimana cara mengoptimalkan aplikasi di web server. Misalnya penggunaan module caching seperti APC, eAccelerator, dan sebagainya. Atau penggunaan file .htaccess untuk menciptakan friendly URL atau URL yang lebih enak dibaca. Dengan mempelajari web server maka anda dapat mengoptimalkan dan menambahkan feature aplikasi anda di server.
  8. Pelajari penggunaan control panel hosting. Karena anda akan banyak berhubungan dengan control panel bila anda menyewa hosting untuk web anda. Control panel yang banyak digunakan antara lain Cpanel, Pleks, ISPConfig, dan sebagainya. Dengan memahami penggunaan control panel maka anda dapat mengoptimalkan aplikasi anda di provider hosting anda.
  9. Ikuti perkembangan teknologi web terbaru. Teknologi web selalu berkembang misalnya munculnya teknologi RSS, PODCasting, dan teknologi lainnya. Pelajari bagaimana membuat dan menggunakan teknologi tersebut di aplikasi anda. Karena aplikasi yang ketinggalan jaman akan ditinggalkan penggunanya juga.
  10. Pelajari manajemen proyek. Suatu pengembangan aplikasi merupakan suatu proyek yang harus di atur, direncanakan, dan dilakukan dengan baik. Dengan mempelajari manajemen proyek maka anda dapat melakukan kolaborasi dengan yang lain dalam mengembangkan aplikasi. Anda juga dapat memperoleh efektifitas dan efisiensi waktu dalam menyelesaikan suatu proyek.
  11. Untuk meningkatkan kemampuan anda, selalu asah kemampuan anda dengan mengerjakan aplikasi web. Entah pekerjaan, atau proyek pribadi. Karena makin banyak aplikasi yang anda buat maka kemampuan anda akan makin baik. Kembangkan ide anda dan realisasikan menjadi suatu aplikasi.
  12. Yang terakhir, jangan mau selalu menjadi web developer yang hanya mengerjakan proyek orang lain. Anda harus membuat suatu aplikasi yang dapat dijadikan produk atau layanan anda sebagai wujud kemampuan anda. Produk dan layanan ini dapat anda jual sehingga anda dapat memperoleh hasil dari kemampuan anda dan menikmati hasilnya. Dibandingkan dengan mengerjakan proyek orang lain secara terus-terusan dan dibayar per-proyek tentu akan lebih baik bila anda mengerjakan 1 produk namun anda memperoleh hasil terus-terusan dengan syarat produk anda memiliki nilai jual yang baik.

Itulah langkah-langkah dasar untuk menjadi seorang web developer menurut pengalaman saya. Langkah diatas tidaklah cukup, hanya langkah dasar saja. Semoga daftar diatas dapat menjadi pembimbing anda dan bahkan dapat menjadikan anda web developer yang lebih baik lagi. Anda harus terus belajar dan berlatih terus serta selalu menerima perkembangan yang ada agar kemampuan anda terus terasah.

We have 15 comments in this post, add more by leave yours below.

  1. artikel anda ada di:
    http://internet-web.infogue.com/
    http://internet-web.infogue.com/12_langkah_menjadi_seorang_web_developer

    anda bisa promosikan artikel anda di infogue.com yang akan berguna untuk semua pembaca. Telah tersedia plugin/ widget vote & kirim berita yang ter-integrasi dengan sekali instalasi mudah bagi pengguna. Salam!

  2. Trima kasih sudah submit tulisan ini ke infogue. Terima kasih untuk infonya nanti saya coba.

  3. mayoritas saya setuju dengan point-pont diatas
    untuk point penggunaan framework kayanya dipikirin lagi
    karena kalo kita uda punya pattern sendiri kayanya framework ga terlalu penting,
    ntar kita malah sibuk mempelajari fitur framework itu… gunakan framework kalo bisa membuat kita lebih produktif

    misalnya saya gunakan jquery untuk mempercepat coding javascript

    Btw great post

  4. Terima kasih atas komentar dan pendapatnya. Mungkin anda salah persepsi mengenai framework karena saya merasakan manfaat yang sangat besar untuk produktifitas saya pada saat menggunakan framework walaupun memang pasti memerlukan waktu untuk mempelajarinya. Sebenarnya penggunaan framework bukan berarti harus menggunakan framework orang lain seperti CakePHP, Prado Framework, atau Symfony. Bila anda sebelumnya sudah membuat class sendiri misalnya class database, class template, dan class lainnya berarti anda sudah memiliki framework sendiri.
    Kalau anda tidak menggunakan framework berarti anda masih menggunakan programming procedural dimana anda tidak mengambil salah satu manfaat dari Object Oriented Programming yaitu reusable code. Apakah anda mau menulis kode yang sama untuk suatu pekerjaan yang sama terus menerus untuk setiap aplikasi anda? Saya rasa tidak, anda sebaikny menggunakan class database yang dapat anda cari di internet misalnya ADODB atau anda tulis sendiri. Bila anda memiliki kumpulan class yang selalu anda gunakan dalam aplikasi anda berarti anda telah menggunakan framework. Bagaimana? Itu sih menurut saya. Maaf kalau pendapat saya salah.

  5. Sekedar info.. lagi2 konten ini dibajak tanpa permisi dan link ke artikel ini. Kopian tidak bertanggung jawab dari tulisan ini bisa dilihat di http://kaskus.us/showthread.php?p=36464471

  6. Untuk saya pribadi, framework mulai saya pikirkan untuk digunakan karena saya sudah merasakan bagaimana membosankannya pemrograman prosedural di web. Kebanyakan hal yang paling membosankan adalah melakukan perulangan pada desain tampilan template, karena untuk melakukan hal ini kita harus juga mengulang proses generate hasil proses pada UI. Tapi ini bisa ditanggulangi dengan membuat atau menggunakan template engine, saya pribadi sudah menggunakan TinyButStrong di http://www.tinybutstrong.com.
    Akan tetapi kalau menyangkut reuse code, banyak sekali sebenarnya proses yang bisa dibuat librarynya. Saya setuju bahwa disaat kita sudah sering membuat aplikasi web dan telah tercipta pola sendiri, kita bisa melakukan pemrograman library sendiri yang sesuai dengan kita, lalu lahirlah sebuah framework baru yang kita inginkan. Hanya saja pada PHP 4 hal tersebut kurang terasa apabila dibandingkan dengan JSP atau bahasa yang sudah fully OOP. Sebagai contoh, saya begitu kehilangan fungsi inherintance serta Interface yang sangat membantu sekali apabila kita ingin membuat sebuah komponen yang dipakai berulang-ulang, tanpa harus melakukan hacking pada core modulenya. Hal ini benar-benar menyiksa! Thanks GOD sekarang PHP 5 paling tidak bisa mengobati sedikit hal tersebut, walaupun saya menunggu 2 tahun lebih untuk menunggu PHP 5 yang benar-benar stabil dan, tentu saja, banyak tersedia di hosting Indonesia.
    Well … moga tulisan saya gak ditertawakan :-) oleh senior lainnya …
    Salam dari Palangka Raya ;-)

  7. Terima kasih atas opininya. Memang dengan munculnya PHP5 betul-betul sangat membantu programmer untuk menciptakan strong framework dengan dukungan OOP-nya.

    Tulisan ditertawakan, saya rasa tidak karena hanya orang yang ga ngerti yang akan tertawa. Justru para senior di atas kita yang pemula akan membantu berkembangkan komunitas web developer Indonesia. Salam.

  8. Tulisan yang bagus…
    Bisa memberi inspirasi kepada masyarakat :)
    trims..

    Kalo udah jadi web developer dengan spesifikasinya seperti itu, jangan mau digaji rendah ya hehe…

  9. Rekomendasi dong, buku-buku atau link-link dimana kita bisa belajar

  10. Tulisan yang bagus. Sangat membantu untuk php programmer pemula seperti saya.

  11. Terimasih…mungkin buat orang kayak gw yang baru d dunia programer web sangat membantu..coz secara dasar consep lo semua ok

    :d

  12. Memang untuk menjadi seorang web developer kita harus memiliki multiple skill karena dalam web developer selain kemampuan pemograman yang baik juga sangat diperlukan imajinasi dan kreativitas yang tinggi

  13. wah..bagus artikelnya..terima kasih

  14. matur nuwun atas artikel-artikelnya yang inspiratif.
    saya awam mengenai web desain dll, tetapi karena diserahi tugas untuk membuat web dan menjadi adminnya, akhirnya terjun ke dunia web, walaupun ala kadarnya…

  15. thanks atas tipsnya
    kebetulan pengen jadi web development

Connect with us

thinkrooms on Facebook

Related Post