<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Web 2.0 Malah Menyusahkan Pengguna Internet Lambat</title>
	<atom:link href="http://www.thinkrooms.com/2008/04/02/web-20-malah-menyusahkan-pengguna-internet-lambat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.thinkrooms.com/2008/04/02/web-20-malah-menyusahkan-pengguna-internet-lambat/</link>
	<description>Web Developer, Web Designer, Internet Solution, Network  and System Integration</description>
	<lastBuildDate>Sat, 26 Mar 2011 16:57:17 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
	<item>
		<title>By: pemograman ajax &#171; Efrita0910038&#039;s Blog</title>
		<link>http://www.thinkrooms.com/2008/04/02/web-20-malah-menyusahkan-pengguna-internet-lambat/comment-page-1/#comment-1050</link>
		<dc:creator>pemograman ajax &#171; Efrita0910038&#039;s Blog</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Jul 2010 06:39:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://thinkrooms.com/2008/04/02/web-20-malah-menyusahkan-pengguna-internet-lembat/#comment-1050</guid>
		<description>[...] mudah mengupdate kontennya dengan ajax dan menampilkannya dengan javascript seperti tulisan saya di sebelumnya mengenai gmail dan yahoo mail yang terlalu berat diakses pada akses awal. Perhatikan selalu ukuran [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] mudah mengupdate kontennya dengan ajax dan menampilkannya dengan javascript seperti tulisan saya di sebelumnya mengenai gmail dan yahoo mail yang terlalu berat diakses pada akses awal. Perhatikan selalu ukuran [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: tyohan</title>
		<link>http://www.thinkrooms.com/2008/04/02/web-20-malah-menyusahkan-pengguna-internet-lambat/comment-page-1/#comment-473</link>
		<dc:creator>tyohan</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Mar 2009 02:28:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://thinkrooms.com/2008/04/02/web-20-malah-menyusahkan-pengguna-internet-lembat/#comment-473</guid>
		<description>Iya, Makasih sudah mau berkomentar panjang dan berbobot di blog ini. 

Salam kenal,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Iya, Makasih sudah mau berkomentar panjang dan berbobot di blog ini. </p>
<p>Salam kenal,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dani</title>
		<link>http://www.thinkrooms.com/2008/04/02/web-20-malah-menyusahkan-pengguna-internet-lambat/comment-page-1/#comment-472</link>
		<dc:creator>dani</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Mar 2009 11:16:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://thinkrooms.com/2008/04/02/web-20-malah-menyusahkan-pengguna-internet-lembat/#comment-472</guid>
		<description>kadang saya merasa salah memilih akses Internet berbasis volume
sudah gitu, lambat pula krn BTS penuh sesak akibat promosi unlimited barbar

senada dgn komentar ari nexus, walau saya berencana menggunakan unlimited Internet, kini malah terbiasa berselancar dgn disable image, flash, ads, javascript..

saya pribadi berharap teknologi web 2.0+ yg bertaburan ajax itu jg mestinya ramah pengguna berakses Inet lambat, setidaknya tetap mengacu pd standar web, aksesibilitas, usability

bener, mas, tulisannya apik-2
krn valid xhtml, saya permisi, blog ini saya masukkan koleksi situs Indonesia penganut standar web (googling aja ya) :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kadang saya merasa salah memilih akses Internet berbasis volume<br />
sudah gitu, lambat pula krn BTS penuh sesak akibat promosi unlimited barbar</p>
<p>senada dgn komentar ari nexus, walau saya berencana menggunakan unlimited Internet, kini malah terbiasa berselancar dgn disable image, flash, ads, javascript..</p>
<p>saya pribadi berharap teknologi web 2.0+ yg bertaburan ajax itu jg mestinya ramah pengguna berakses Inet lambat, setidaknya tetap mengacu pd standar web, aksesibilitas, usability</p>
<p>bener, mas, tulisannya apik-2<br />
krn valid xhtml, saya permisi, blog ini saya masukkan koleksi situs Indonesia penganut standar web (googling aja ya) <img src='http://www.thinkrooms.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: gatotwibowo</title>
		<link>http://www.thinkrooms.com/2008/04/02/web-20-malah-menyusahkan-pengguna-internet-lambat/comment-page-1/#comment-412</link>
		<dc:creator>gatotwibowo</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Feb 2009 04:39:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://thinkrooms.com/2008/04/02/web-20-malah-menyusahkan-pengguna-internet-lembat/#comment-412</guid>
		<description>Saran aja mas... mungkin untuk lebih baik gunakan telkomnet flash atau indosat brooming... hehehe</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saran aja mas&#8230; mungkin untuk lebih baik gunakan telkomnet flash atau indosat brooming&#8230; hehehe</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: perempuan</title>
		<link>http://www.thinkrooms.com/2008/04/02/web-20-malah-menyusahkan-pengguna-internet-lambat/comment-page-1/#comment-409</link>
		<dc:creator>perempuan</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Feb 2009 02:54:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://thinkrooms.com/2008/04/02/web-20-malah-menyusahkan-pengguna-internet-lembat/#comment-409</guid>
		<description>heemm.. akhirnya ada juga nih orang yg ga &quot;menuhankan&quot; web AJAX+framework nya.. smua hrs pas sesuai porsi kebutuhan website,.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>heemm.. akhirnya ada juga nih orang yg ga &#8220;menuhankan&#8221; web AJAX+framework nya.. smua hrs pas sesuai porsi kebutuhan website,.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: tyohan</title>
		<link>http://www.thinkrooms.com/2008/04/02/web-20-malah-menyusahkan-pengguna-internet-lambat/comment-page-1/#comment-386</link>
		<dc:creator>tyohan</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Feb 2009 03:16:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://thinkrooms.com/2008/04/02/web-20-malah-menyusahkan-pengguna-internet-lembat/#comment-386</guid>
		<description>Terima kasih komentarnya, cukup jarang pengunjung meninggalkan komentar berbobot gini. 

Masalah judul tulisan mungkin karena kekesalan saya pada saat mengakses email dengan internet lambat jadi yang terpikir judulnya gitu, eh ternyata berkembang lebih jauh.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih komentarnya, cukup jarang pengunjung meninggalkan komentar berbobot gini. </p>
<p>Masalah judul tulisan mungkin karena kekesalan saya pada saat mengakses email dengan internet lambat jadi yang terpikir judulnya gitu, eh ternyata berkembang lebih jauh.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ari nexus</title>
		<link>http://www.thinkrooms.com/2008/04/02/web-20-malah-menyusahkan-pengguna-internet-lambat/comment-page-1/#comment-385</link>
		<dc:creator>ari nexus</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Feb 2009 12:28:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://thinkrooms.com/2008/04/02/web-20-malah-menyusahkan-pengguna-internet-lembat/#comment-385</guid>
		<description>Sebenarnya, semua ini kembali kepada programmernya sendiri. Bagaimana dia bisa memilah-milah resource yang harus dikeluarkan pada awal dan resource lain yang dikeluarkan hanya saat page tersebut diperlukan.
Kita ambil contoh website 2 yang terintegritas penuh dengan Flash. Banyak komentar 2 yang menyatakan Flash itu lambat lah, harus ada playernya lah, dll......
Tapi menurut saya, yang terpenting dari web flash tersebut, pengaturan 2 yang cukup baik, dengan me -load movie 2 hanya saat 2 diperlukan, itu yang utama. Berapa besar sih KB dari file berformat SWF, yang di load pada HTML yang isinya hanya frame 2 page, dengan alamat 2 yang siap dieksekusi ( tapi tidak aktif bila kita belum menuju kesana ).  Gak beda jauh dengan besarnya suatu Blog berbasis Wordpress bukan? Atau bisa lebih kecil lagi, jika dibandingkankan dengan suatu Blog yang terlalu banyak Plug-in nya pada pembukaan home page.
Dan satu lagi hal yang utama, dunia tidak berjalan mundur, so..bagaimanapun kita akan terus maju, WEB 2.0 ini akan masuk kepada Generasi WEB 3.0, saya setuju dengan pendapat Mas Kresnadi, Hardware dan Software, berjalan bersama, hanya mungkin &#039;timingnya&#039; saja yang sedikit berbeda , biasanya software lebih dulu berkembang. So, masalah ini sebenarnya bukan kepada &#039;WEB 2.0&#039; nya, tetapi kepada Tools pendukungnya, misalkan konesi yang memadai, plug in 2 yang selalu up date dsb,

BTW, kamu punya tulisan cukup bagus, cuma Header nya saja yang salah, dan mungkin ini buat acuan koreksi kedepannya untuk bisa menggunakan kepala artikel itu lebih &quot;kena&quot;...

Maju IT indonesia......OK..!!!..:)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sebenarnya, semua ini kembali kepada programmernya sendiri. Bagaimana dia bisa memilah-milah resource yang harus dikeluarkan pada awal dan resource lain yang dikeluarkan hanya saat page tersebut diperlukan.<br />
Kita ambil contoh website 2 yang terintegritas penuh dengan Flash. Banyak komentar 2 yang menyatakan Flash itu lambat lah, harus ada playernya lah, dll&#8230;&#8230;<br />
Tapi menurut saya, yang terpenting dari web flash tersebut, pengaturan 2 yang cukup baik, dengan me -load movie 2 hanya saat 2 diperlukan, itu yang utama. Berapa besar sih KB dari file berformat SWF, yang di load pada HTML yang isinya hanya frame 2 page, dengan alamat 2 yang siap dieksekusi ( tapi tidak aktif bila kita belum menuju kesana ).  Gak beda jauh dengan besarnya suatu Blog berbasis WordPress bukan? Atau bisa lebih kecil lagi, jika dibandingkankan dengan suatu Blog yang terlalu banyak Plug-in nya pada pembukaan home page.<br />
Dan satu lagi hal yang utama, dunia tidak berjalan mundur, so..bagaimanapun kita akan terus maju, WEB 2.0 ini akan masuk kepada Generasi WEB 3.0, saya setuju dengan pendapat Mas Kresnadi, Hardware dan Software, berjalan bersama, hanya mungkin &#8216;timingnya&#8217; saja yang sedikit berbeda , biasanya software lebih dulu berkembang. So, masalah ini sebenarnya bukan kepada &#8216;WEB 2.0&#8242; nya, tetapi kepada Tools pendukungnya, misalkan konesi yang memadai, plug in 2 yang selalu up date dsb,</p>
<p>BTW, kamu punya tulisan cukup bagus, cuma Header nya saja yang salah, dan mungkin ini buat acuan koreksi kedepannya untuk bisa menggunakan kepala artikel itu lebih &#8220;kena&#8221;&#8230;</p>
<p>Maju IT indonesia&#8230;&#8230;OK..!!!..:)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: aldhino</title>
		<link>http://www.thinkrooms.com/2008/04/02/web-20-malah-menyusahkan-pengguna-internet-lambat/comment-page-1/#comment-328</link>
		<dc:creator>aldhino</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Dec 2008 18:33:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://thinkrooms.com/2008/04/02/web-20-malah-menyusahkan-pengguna-internet-lembat/#comment-328</guid>
		<description>setoejoe tuh...
jangan sampe &#039;latah&#039; dalam menggunakan Ajax.
Gunakanlah Ajax pada tempatnya...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>setoejoe tuh&#8230;<br />
jangan sampe &#8216;latah&#8217; dalam menggunakan Ajax.<br />
Gunakanlah Ajax pada tempatnya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: tyohan</title>
		<link>http://www.thinkrooms.com/2008/04/02/web-20-malah-menyusahkan-pengguna-internet-lambat/comment-page-1/#comment-226</link>
		<dc:creator>tyohan</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Oct 2008 16:29:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://thinkrooms.com/2008/04/02/web-20-malah-menyusahkan-pengguna-internet-lembat/#comment-226</guid>
		<description>Setuju.. tapi sepertinya sekarang kebanyakan developer lebih mengutamakan broadband ketimbang dialup soalnya diluar negeri dimana aplikasi web banyak berasal seperti facebook dan gmail pengguna broadband jauh lebih banyak ketimbang dialup. Jadi yang di Indonesia ya nasib masih bergulat dengan dialup dan gprs.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Setuju.. tapi sepertinya sekarang kebanyakan developer lebih mengutamakan broadband ketimbang dialup soalnya diluar negeri dimana aplikasi web banyak berasal seperti facebook dan gmail pengguna broadband jauh lebih banyak ketimbang dialup. Jadi yang di Indonesia ya nasib masih bergulat dengan dialup dan gprs.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: marsonparulian</title>
		<link>http://www.thinkrooms.com/2008/04/02/web-20-malah-menyusahkan-pengguna-internet-lambat/comment-page-1/#comment-225</link>
		<dc:creator>marsonparulian</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Oct 2008 14:31:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://thinkrooms.com/2008/04/02/web-20-malah-menyusahkan-pengguna-internet-lembat/#comment-225</guid>
		<description>Sekedar pendapat: 
Mungkin tdk smua js harus di-load pas awal.
Jadi yg di-load adalah HTML dan javascript (yg diperlukan saja). Juga tidak semua  hrus di-load, sbgian bisa diciptakan dengan fungsi javascript, kayaknya itu lebih cepat drpad harus load semua DOM deh :)
Seminggu ini saya coba bikin aplikasi dng konsep sperti ini, sampai sekarang blum terlihat bermasalah.

Artikel yg bagus! Thanks.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sekedar pendapat:<br />
Mungkin tdk smua js harus di-load pas awal.<br />
Jadi yg di-load adalah HTML dan javascript (yg diperlukan saja). Juga tidak semua  hrus di-load, sbgian bisa diciptakan dengan fungsi javascript, kayaknya itu lebih cepat drpad harus load semua DOM deh <img src='http://www.thinkrooms.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
Seminggu ini saya coba bikin aplikasi dng konsep sperti ini, sampai sekarang blum terlihat bermasalah.</p>
<p>Artikel yg bagus! Thanks.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

