Referensi Web 2.0

Web 2.0 merupakan booming yang terjadi di internet dari sekitar 2006 atau bahkan sebelumnya. Web 2.0 merupakan perubahan konsep, konten, dan teknik yang digunakan dalam berbagi, dan mengakses informasi melalui internet. Pada awal internet atau disebut Web 1.0 (demikian saya menyebutnya walaupun mungkin kita belum pernah mendengar istilah ini) internet bersifat 1 arah dalam pemberian dan pengaksesan konten. Penyedia menyediakan konten dan media melalui internet dan pengguna mengakses dan menggunakannya. Untuk generasi kedua atau disebut Web 2.0 maka penggunalah yang lebih banyak memberikan konten. Penyedia hanya menyediakan media berupa aplikasi internet dan pengguna yang akan mengisi kontennya dan diakses serta digunakan oleh pengguna lainnya. Berikut adalah contoh aplikasi dan konsep yang banyak dikenal dalam awal internet kedua atau Web 2.0:

  1. Blog
    Blog adalah aplikasi web yang memudahkan seseorang untuk mempublish berita, ide, cerita, pendapat, dan tulisan-tulisan di internet agar dapat dibaca kembali oleh orang lain ataupun untuk konsumsi pribadi. Dengan blog seseorang bisa menuangkan semua isi pikirannya kedalam suatu web aplikasi yaitu blog dan dapat diakses darimana saja melalui internet karena blog merupakan website dengan bentuk khusus untuk memudahkan menulis konten. Untuk mengakses blog sama saja dengan mengakses website yang lain yaitu menggunakan browser seperti Internet Explorer, Firefox, dll. Berikut adalah contoh kegunaan blog bagi pengguna internet:

    • Suatu perusahaan menggunakan blog untuk menulis perkembangan perusahaannya baik berita, event, atau review produk terbaru. Dengan blog maka konsumen dapat mengikuti perkembangan perusahaan sehingga konsumen dapat lebih mengenal perusahaan dan tentu dapat membuat seorang konsumen menjadi pelanggan.
    • Programmer menggunakan blog untuk menuliskan teknik dan pengetahuannya dalam pemrograman. Blog ini bukan sekedar berbagi pengetahuan tetapi terkadang juga mencatat info atau ilmu yang baru ditemukan dan bisa dijadikan referensi oleh programmer bila sewaktu-waktu dibutuhkan. Programmer juga bisa menunjukkan kemampuannya dengan menulis pengetahuannya tentang pemrograman sehingga orang lain mengetahui bahwa sang programmer tahu dan mampu melakukan apa yang ditulisnya pada blog. Kegunaan blog seperti ini juga sama dengan praktisi lain seperti arsitek, dokter, teknisi, dan profesi lainnya.
    • Penulis menggunakan blog untuk menuangkan ide, cerita, dan karya tulis yang kemudian di publish di internet untuk dibaca oleh pengguna internet lainnya ataupun hanya sekedar disimpan untuk konsumsi pribadi.
  2. RSS
    RSS merupakan suatu konsep content sharing melalui internet. Konten yang dimaksud adalah tulisan-tulisan yang dibuat melalui blog, website, atau aplikasi web lainnya. Konten di sharing dengan standarisasi bentuk dimana format datanya berupa XML dengan skema sesuai standar RSS yang telah ditentukan. Dengan RSS maka tulisan dapat dengan mudah diakses dengan beberapa aplikasi RSS Reader. Kebanyakan konten dari RSS sebenarnya bisa diakses dari website langsung tapi dengan RSS maka pembaca tidak perlu membuka satu persatu website yang akan dikunjungi cukup dengan RSS Reader seperti Mozilla Thunderbird, Google Reader, dan RSS Reader lainnya maka kita dapat mendownload semua berita terbaru dari setiap website yang menyediakan RSS Service dan telah kita daftarkan sebelumnya pada RSS Reader kita hanya dengan 1 klik. Semua berita terbaru langsung dapat muncul pada 1 window. Tidak perlu membuka website satu persatu untuk mengecek berita terbaru.
  3. POD Cast
    POD Cast merupakan konsep yang sama dengan RSS. Namun bila RSS membagikan konten berupa tulisan maka POD Cast membagikan konten berupa audio. Dengan POD Cast maka kita dapat menerima dan mendengar file Audio yang dibagikan dengan cara yang sama RSS dibagi. Jadi hampir semacam radio tetapi terbagi-bagi dalam beberapa file. Isinya biasanya berupa interview seseorang, pengenalan produk oleh seseorang, atau pidato dan sebagainya.
  4. Video Cast
    Video Cast sama dengan saudaranya POD Cast dan RSS. Namun yang membedakan adalah bentuk kontennya. Video Cast merupakan konsep pembagian konten atau info dalam bentuk video. Contohnya pengenalan sistem operasi handphone yang dilakukan oleh google yaitu OS Android.
  5. Wiki
    Ensiklopedia merupakan suatu media yang merupakan referensi mengenai segala sesuatu yang ada di dunia. Biasanya ensiklopedi berupa buku tebal dan besar karena memuat berbagai informasi mengenai apa, siapa, dan bagaimana sesuatu itu. Untuk internet ensiklopedia yang dibangun dan ditulis oleh pengguna internet secara gotong royong disebut wikipedia. Wikipedia merupakan ensiklopedia terbesar yang ada diinternet. Bila kita mencari sesuatu informasi mengenai apa, siapa, dan bagaimana sesuatu itu maka kita dengan mudah menemukannya di wikipedia. Tidak cuma itu, wikipedia juga menyediakan link ke referensi yang menjadi referensi penulisan kontennya. Bila kita tidak menemukan yang kita cari maka kita dengan mudah menambahkan ke wikipedia sehingga dapat membantu pengguna lain yang mencarinya. Bila konten yang kita peroleh kurang lengkap maka kita juga dapat menambahkan isinya dengan mudah.
  6. VOIP
    Sebenarnya voip sudah lama jauh sebelum booming Web 2.0. Akan tetapi dengan munculnya Skype yang memudahkan orang menelpon kemanapun dengan biaya sangat rendah bahkan gratis membuat VOIP ikut terangkat dengan booming web 2.0. VOIP merupakan cara komunikasi suara dengan dua arah seperti telepon namun melalui media internet sehingga bisa menekan biaya hingga gratis.
  7. Social Networking Application
    Siapa tidak punya account Friendster, Facebook, atau MySpace? Mungkin bahkan beberapa orang memiliki lebih dari satu account untuk layanan social networking melalui internet ini. Social networking merupakan suatu konsep pertemanan melalui internet. Dengan aplikasi yang disediakan para provider diatas maka seseorang dapat berinteraksi dengan pengguna lain seperti chating, kirim pesan, komentar atau testimonial. Pengguna juga dapat mempublish profil dirinya dan melihat profil orang lain kemudian diajak bertaman dan selanjutnya berinteraksi lebih jauh dengan temannya itu. Tiap pengguna bisa mengajak berkenalan orang lain yang ditemuinya di jaringan temannya, atau dari sumber lainnya tanpa benar-benar tahu siapa orang tersebut. Dengan demikian seseorang dapat mengembangkan jaringan sosialnya hanya melalui internet.

Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Connect with us

thinkrooms on Facebook

Related Post