Pengenalan Prado, PHP Component Framework

Framework adalah sekumpulan library dan code program yang digunakan untuk memudahkan pengembangan aplikasi. Yang paling populer saat ini adalah .NET Framework yang digunakan untuk pengembangan aplikasi di platform Windows. Nah di PHP juga ada beberapa framework yang dapat memudahkan pengembangan website ataupun aplikasi web based. Beberapa framework tersebut adalah Prado, CakePHP, Symfony, Zend, dan banyak lagi framework lainnya. Sebagian besar framework PHP menggunakan konsep MVC. Konsep ini memisahkan pengembangan menjadi 3 bagian yaitu pengembangan model/object, visual/design tampilan, dan controller /logika program. Selain framework PHP di dunia pengembangan web juga terdapat Ruby on Rails yang sangat populer. Menggunakan bahasa Ruby dan Rails sebagai frameworknya.

Saya hanya membahas Prado karena framework ini telah saya gunakan selama 1,5 tahun dalam pengembangan website. Framework lainnya hanya saya lihat dan baca reviewnya, untuk mencobanya masih belum tertarik. Prado merupakan framework untuk PHP dimana pengembangan aplikasi web dengan Prado akan mengubah konsep dan alur kerja pengembangan website dari konsep tradisional PHP menjadi berbasis komponen dan event. Contoh paling simple yang menggunakan konsep yang sama adalah pengembagan website dengan ASP.NET atau pengembangan aplikasi desktop dengan Visual Basic dan Delphi. Jadi pengembangan website hampir sama dengan pengembangan aplikasi desktop.

Dokumentasi Prado sangatlah baik, mulai dari manual, dokumentasi class, wiki, contoh kode program, hingga step by step contoh pengembangan suatu aplikasi yaitu tutorial pembuatan blog. Semua itu tersedia melalui website Prado atau file Prado yang dapat didownload. Pada versi 3.1.1 tersedia dokumentasi dengan Bahasa Indonesia. Saya sendiri telah merasakan manfaat Prado. Saya telah menyelesaikan 3 aplikasi web, dan saya merasakan perbedaan waktu pengembangan yang jauh lebih cepat dibandingkan teknik pengembangan web tradisional. Coding juga jadi lebih baik, rapi, dan minim error karena kita tinggal menggunakan komponen yang ada. Bukan membuatnya dari awal.

Prado sangat mudah dipelajari, bahkan oleh orang yang tidak memiliki background PHP. Teman saya bahkan dapat membantu saya menyelesaikan satu aplikasi padahal dia tidak pernah mengembangkan aplikasi web. Dia cuma mengenal Visual Basic sebagai bahasa pemrograman dia. Tidak sampai 1 minggu di bisa mengerti bagaimana mengembangan aplikasi web dengan Prado. Tapi tentu saja background PHP sangat diperlukan bila tidak ingin kesulitan untuk penggunaan fungsi-fungsi tertentu di PHP.

Bila sudah menggunakan Prado terkadang pengembang mengalami kesulitan untuk fungsi tertentu. Dukungan komunitas Prado yang kuat melalui forum sangatlah membantu. Bahkan komunitas lokal seperti sub-forum Indonesia juga cukup aktif. Pertanyaan dengan cepat mendapat respon dari komunitas Prado Indonesia.

Teknologi yang digunakan Prado sangat mengikuti perkembangan web. Ajax, UI Component, SQL Data Mapper, Active Record, PDO, dan banyak lagi adalah teknologi yang ditanamkan kedalam Prado. Dan pengembang Prado dengan mudah menggunakan teknologi tersebut dengan cara Prado tanpa dipusingkan kode program dibalik teknologi tersebut. Itulah Prado, walaupun berbasis PHP tapi teknik pengembangan berbeda dengan PHP. It’s Prado Way not PHP Way. Untuk informasi yang lebih detail langsung aja ke website Prado di http://www.pradosoft.com

We have 44 comments in this post, add more by leave yours below.

  1. Saya tertari dengan prado, tetapi saya masih bingunm karena saya tidak pernah membuat aplikasi web base. Yang saya tanyakan :

    1. Dari mana saya harus memulai ???
    2. Anda punya contoh aplikasi lagi yang lebih sederhana nggak ???

    Terima kasih

  2. Mulai dari website Prado Framework di http://www.pradosoft.com Kemudian download prado framework. Pada download ada banyak contoh aplikasi, dokumentasi, dan contoh kode program. Bahkan dokumentasi sekarang ada bahasa Indonesianya loh. Setelah nyoba dan baca dokumentasi, gabung di forum. Ada khusus pengguna Indonesia juga. Sebaiknya bila belum pernah membuat web anda lebih baik belajar HTML & CSS untuk dasar web terlebih dahulu. Kemudian untuk pemrograman anda juga sebaiknya mempelajari PHP. Memang bisa saja anda memulai belajar Prado tanpa mempelajari HTML, CSS, dan PHP, tapi biasanya akan kesulitan untuk membangun aplikasi yang kompleks. Coba dengan membuat web statis dengan HTML & CSS dulu. Kemudian belajar buat web dinamis dengan PHP. Setelah memiliki dasar baru belajar membuat aplikasi web based dengan Prado. Source untuk belajar bisa dari buku atau dari internet. Lebih jelasnya tentang Prado coba buka websitenya.

  3. saya baru belajar PRADO, dan sepertinya bener lebih mudah kok,
    but kmarin iseng2x ngunduh PRADO 3.1.1, pas dicopy ke webroot, dan di run pd localhost, apachenya malah error, keluar pesen Don’t send (ala windows).

    saya pake XAMPP 1.6 Windows XP SP2….
    tp pas saya ganti PRADO yg versi sbelumnya tdk ada maslah, atau saya ganti XAMPP dgn versi lebih jadul, jg tidak ada masalh
    mohon bantuan

  4. Klo kayak gitu kayaknya emang Xampp-nya yang masalah. Coba pake paket web server lain seperti WAMPP atau XAMPP versi sebelumnya sepanjang gak ada masalah kayaknya find aja klo dipake buat Prado. Klo ada masalah posting aja di forum, dengan senang hati saya dan teman-teman membantu sebisanya. Selamat mencoba Prado. Sukses ya..

  5. Saya mau tanya gimana caranya konversi website yg udsaya buat dengan PHp4 ke we yang pake framework Prado…
    makasih

  6. Kalo konversi web saya pikir pada sisi back end yaitu database tidak akan ada perubahan. Namun untuk sisi aplikasi dan tampilan anda harus mendevelop dari awal website anda sesuai dengan coding Prado. Hingga saat ini belum ada teknik untuk mengubah secara otomatis suatu aplikasi web ke framework PHP apapun.

  7. mohon bantuannya,
    saya baru belajar prado, ada pesan error saat akan menggunakan Prado command line tool :
    Fatal error: Call to undefined function spl_autoload_register() in F:\Xampp\htdo
    cs\prado3\framework\prado.php on line 42
    kira2 apa masalahnya ? terima kasih sebelumnya…

  8. Coba cek requirementnya. Sepertinya masalah server.

    coba buka di browser http://localhost/prado3/requirements/index.php

    Kalau ga ada yang merah berarti aman. Coba download prado terbaru 3.1.2

  9. hallo semua,
    saya baru menggunakan prado, bagi saya prado akan memberikan nuansa baru dalam webbased programming, seperti .Net,
    semula saya belum pernah menggunakan framework, baru hanya menggunakan template enggine Smarty, kira kira apakah prado support penggunaan Template tidak?, sperti yang terdapat pada smarty,

    terimakasih sebelumnya,

  10. Prado punya template engine sendiri, bahkan punya template tag sendiri. Silakan lihat di Quickstart Prado.

  11. TPhpErrorException
    Description
    [Warning] domdocument::domdocument() expects at least 1 parameter, 0 given (@line 385 in file C:\xampp\htdocs\prado\framework\Xml\TXmlDocument.php).
    Source File
    C:\xampp\htdocs\prado\framework\Xml\TXmlDocument.php (385)
    0374: }
    0375:
    0376: /**
    0377: * Loads and parses an XML string.
    0378: * The version and encoding will be determined based on the parsing result.
    0379: * @param string the XML string
    0380: * @return boolean whether the XML string is parsed successfully
    0381: */
    0382: public function loadFromString($string)
    0383: {
    0384: // TODO: since PHP 5.1, we can get parsing errors and throw them as exception
    0385: $doc=new DOMDocument();
    0386: if($doc->loadXML($string)===false)
    0387: return false;

    kok error yach ? bisa dibantu ? saya pake xampp
    terimakasih

  12. Aktifkan extension domxml di PHP.ini. Cari baris berikut

    extension=php_domxml.dll

    Dan hilangkan tanda titik koma didepannya untuk mengaktifkan extension ini.

  13. kok masih ngga bisa ya mas ?? di file php.ini tyt baris domxml sudah tidak pake titik koma ( default )
    untuk keterangan saya pake prado-3.1.3.r2555 dan xampp-win32-1.6.7

    0382: public function loadFromString($string)
    0383: {
    0384: // TODO: since PHP 5.1, we can get parsing errors and throw them as exception
    0385: $doc=new DOMDocument();–>tanda error masih disini
    0386: if($doc->loadXML($string)===false)
    0387: return false;

    terima kasih.

  14. eh iya itu error ketika saya akan menjalankan contoh demo di “include demos” , yang tidak error hanya pada hello world dan currency converter.

  15. Yang pasti itu sih masalah PHP-nya bukan Prado. Di xampp terkadang ada 2 php.ini. Coba cari dalam folder xampp nama file php.ini dan pastikan semua settingan sama.

    Coba aktifkan semua extension yang berhubungan dengan DOM atau XML. Jangan lupa cek requirement Prado apakah ada yang merah. Jangan lupa juga restart service-nya.

  16. di coba dolo ah…makasih mas :)

  17. wah gak bisa mas, tetep error na sama.btw thanx buat solusinya.tp sekarang xampp nya udah aku ganti, pake yang 1.6.8 trus prado pake yang 3.1.1 ternyata bisa mas..(just 4 sharing) ow ya mas,..laen kali ak klo ada yang gak bisa mo tanya2 lagi nih, dijawab ya mas.hehe.thanxxx

  18. mas tanya, klo mau buat application baru dengan prado apa harus ngetik “php path/to/framework/prado-cli.php” di cmd ???
    kok gak bisa yach ??
    aku ngetiknya di cmd begini :
    C:\xampp\htdocs>php path/to/framework/prado-cli.php
    trus kluarnya ‘php’ is not recognized bla..bla..bla..
    gimana tuh mas ??mohon solusinya
    baru blajar aja sulitnya minta ampun T_T
    thanxxx

  19. itu masalah php-nya ga dikenali ma windows. Harus ngetik path-nya juga. Mungkin kayak gini:
    C:\xampp\php\php.exe path/to/framework/prado-cli.php

    Kalau ada masalah coba search dulu di google. Coba aja keyword pake error yang muncul. Misalnya kayak masalah diatas coba googling dengan keyword “php is not recognized”. Pasti banyak solusinya.

  20. wah ktemu…hehe.tengkyu.lanjut lagi..

  21. Hehehe.. saya baru mulai belajar Prado
    padahal udah beli bukunya sejak 3 tahun yang lalu..

    Masih bingung… soalnya benar-benar “mendobrak” logika pemrograman PHP yang selama ini aku pelajari..

    Kereenn

  22. mas mo nanya, kata temen sy aplikasi yg di buat dgn prado loadingnya berat ya?

  23. boleh tau, knapa dia component based di sebelah mananya?…

    • Penggunaan satu tag untuk menampilkan komponen yang memiliki beragam fungsi. Misalnya kita tidak perlu menuliskan kode html, dan kode javascript untuk membuat input yang dapat divalidasi dan dideteksi event-nya.

      Anda juga tidak perlu menuliskan banyak kode html untuk menampilkan data dalam bentuk grid, fungsi ini bisa digantikan oleh komponen datagrid.

      Jadi component based tuh karena dia memiliki komponen-komponen visual yang dibuat untuk fungsi tertentu dan dapat digunakan dengan mudah tanpa harus menulis banyak kode program

  24. mas maaf neh mau tanya.
    saya buat aplikasi pake prado 2.0.3 dengan xampp 1.5
    semua berjalan dengan lancar.

    pas saya coba jalankan di hosting atau di xampp 1.6 banyak yang tidak muncul seperti gambar dll.

    kenapa ya mas?

    • Wah kalo itu harus ngeliat perbedaan spesifikasi server. Kemungkinan ada perbedaan versi PHP dan dukungan extension. Detailnya kenapa sih saya ga bisa tau karena itu harus mengecek banyak bagian mulai dari server, php, dan settingannya.

  25. mas saya mau tanya, klo buat grafik di prado apa codingnya?buaatin tutornya dong mas..

    • Saya udah beralih ke Yii jadi udah lama ga main-main Prado. Untuk graphic chart anda bisa mencoba pchart. PChart adalah class yang bisa digunakan untuk meng-generate chart dari data yang ada. Coba googling aja untuk tutorialnya.

  26. om, pengen nanya boleh kn?

    gimana ya caranya di prado, bwt kirim variabel ke page lain pke method POST kyk di PHP?

    klo sy coba sih, kelihatannya kyk pke GET.

    dari code ini :
    $url=$this->Service->constructUrl(Anggota, array (‘id’=>4));
    $this->Response->redirect($url);

    di URL tulisannya :
    localhost/Perpus/index.php?page=Anggota&id=4

    gimana ya biar gak terlihat ‘id’-nya di URL ???

    makasih om…

    • Kalau men-redirect ga mungkin ID-nya disembunyikan di URL karena agar bisa mem-passing ID tanpa melalui URL harus melalui HTTP POST. jadi jangan pake redirect tapi lakukan postback seperti event Prado yang biasa. Jadi anda harus melakukannya dalam halaman yang sama.

  27. jadi tetep bisa kirim ke halaman lain kalo pke HTTP POST ??
    tapi sya blum tahu tntang HTTP POST deh..

    maaf om, klo ada, sy minta contohnya ya.contoh coding atau apa aja deh.klo om ada wktu.maaf banget ngerepotin, mksih…

    • bisa tapi lebih ribet karena tidak bisa pake redirect. HTTP POST tuh seperti pada saat kita submit form atau seperti pada saat login. Butuh PHP Curl extension untuk membuat PHP bisa melakukan post pada suatu URL.

      Coba googling aja “php pass variable using POST”

  28. makasih om penjelasannya…

    oia, pengen nanya lagi ya. klo mau upload kn pake method $this->namaID->saveAs() y?
    trus parameternya saya isi nama file/path filenya dan true/false.

    tapi kok gak ngaruh ya? apa ada setting terlebih dahulu?
    sya coba lihat file TUpload, kyknya cma gtu aja.

    makasih y om dah nyempetin jawab pertanyaan saya….

  29. mas…klo mau buat TradioButton untuk nampilin di file .tpl nya source gimana?

  30. mas..saya mau tanya..apakah prado bisa dijalankan di vista??thx..

    • Faktanya prado tidak tergantung pada sistem operasi sama seperti framework lainnya. Sepanjang PHP bisa dijalankan di sistem operasi tersebut maka pasti Prado bisa jalan di sistem operasi itu asal tidak menggunakan php extension yang berhubungan dengan sistem operasi tertentu.

  31. mas, sy br ngenal framework prado ini…
    kl blh tau, bs ga kita mengutak2 wordpress dgn framework prado ini??

    • Sepertinya sedikit susah untuk integrasi Prado ke dalam WordPress karena konsep yang jauh berbeda. Prado menggunakan konsep event driven yang jauh berbeda dengan WordPress. Mungkin bisa namun terpisah dengan WordPress, bukan sebagai plugin atau komponen WordPress

  32. cara instalasi prado gimana yah
    sy menggunakan appserv compatible gak dengan prado dan documentasi prado yg bahasa indoneisa di mana link nya yah
    mohon bantuannya

  33. Wow dude, that’s really good info, thankyou.

Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Connect with us

thinkrooms on Facebook

Related Post